Dalam pembicaraan bilateral Selasa (09/11) di Istana Merdeka Jakarta, presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Barack Obama sepakat untuk meningkatkan kerja sama. Mulai dari sektor perdagangan, energi, pendidikan, pemberantasan terorisme, isu-isu global dan internasional, seperti situasi di Timur Tengah. Pendek kata suatu kemitraan yang komprehensif, demikian presiden SBY di awal konferensi pers di istana Merdeka.
Yang diupayakan Amerika adalah membangun jembatan dan meningkatkan aktivitas dengan negara-negara Muslim dengan tidak hanya memusatkan perhatian pada masalah-masalah keamanan. Indonesia, misalnya, dengan penduduk Muslim terbesar di dunia punya kepentingan lain.
Isu keamanan penting, tapi Amerika ingin berhubungan dengan sebanyak mungkin pihak dengan sebanyak mungkin isu. Hal tersebut meningkatkan hubungan dan kepercayaan, hubungan antarnegara, hubungan antarmanusia: baik untuk keamanan tapi juga untuk saling mengingkatkan kepercayaan antara Amerika dengan dunia Muslim.
Dalam prakteknya masih banyak yang harus dilakukan. Demikian presiden Barack Obama dalam jumpa pers di istana negara di Jakarta.
Silakan klik tanda panah di bawah untuk mendengarkan laporan lengkap:






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.