Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Enter a description of the photo here
Avatar Redaksi Indonesia
Map
Culemborg, Belanda
Culemborg, Belanda

Ribut di Culemborg: Maluku - Maroko

Diterbitkan : 5 Januari 2010 - 8:03am | Oleh Redaksi Indonesia
Diarsip dalam:

Pusat sebuah kota kecil di Belanda tengah bernama Culemborg lagi-lagi diwarnai aksi perkelahian antara dua etnis minoritas. Ahad lalu terjadi bentrokan antara pemuda keturunan Maluku dan Maroko.
 

Para pembuat onar di daerah pemukiman Terweijde itu saling melempari batu, botol dan memecahkan banyak kaca rumah penduduk. Hari Senin kemarin kondisi sudah mulai membaik, namun belum total. Kesatuan polisi masih terlihat berjaga-jaga disekitar pemukiman. Selama dua minggu ke depan Pemda setempat menempatkan barikade di ujun-ujung jalan.

Bulan September lalu sebuah polisi juga harus turun tangan ketika sebuah kericuhan antar dua kelompok masyarakat ini berakhir kisruh. Perkelahian antara kelompok pemuda keturunan Maluku dengan gang-gang pemuda keturunan Marokko ini tampaknya sudah berlangsung lama.

Rekonsiliasi

Merespon kejadian ini, pemda Culemborg mengadakan pertemuan rekonsiliasi untuk mendamaikan kedua kubu, dan ini cukup berhasil. 'Pelatih Jalanan' diperkenalkan untuk memonitor kelakuan para pemuda dan mempromosikan komunikasi antar pemuda dengan latar belakang berbeda.

Meski demikian, pada pergantian tahun, Culemborg kembali dionari kerusuhan dan vandalisme. Perkelahian merebak antara dua kelompok yang berselisih setelah sebuah mobil dibakar orang tak dikenal. Satu mobil lain diserudukkan ke kerumunan orang, polisi pun dilempari batu dan kembang api. Enam pemuda ditangkap karena terlibat kerusuhan tersebut.

Kedua kubu ini adalah anak dan cucu para migran asal Maluku dan Maroko. Gelombang imigran asal Maluku mulai masuk ke Belanda sekitar tahun 1950-an. Para migran asal Maluku adalah orang-orang Maluku yang keluar dari Indonesia karena keberadaannya di Indonesia terancam, akibat pernah membantu Belanda di periode Hindia Belanda dan semasa revolusi kemerdekaan Indonesia. Migran Marokko mulai masuk Belanda di tahun 1960-an untuk menjadi buruh industri.
 

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET