Sejumlah perusahaan dan peneliti Belanda tengah mengembangkan pesawat terbang model baru yang akan menjadi revolusi di dunia penerbangan.
Bentuk pesawat terbang model baru yang ramah lingkungan ini sudah bisa dilihat dari rancangan kertasnya. Oktober mendatang akan dilakukan uji terbang pertama pesawat tersebut. Walau begitu, Ronald van Gent sempat ragu. Tapi akhirnya bangga juga.
Peneliti Universitas Teknik Delft mengambil sebuah kardus di belakang standnya pada pekan raya penerbangan Le Bourget, dekat Paris. Dari kardus dikeluarkannya pesawat terbang kecil terbuat dari kertas.
Kotak-kotak
"Ini sebenarnya print tiga dimensi", ujarnya kepada koresponden Frank Renout. "Dirancang pada komputer dan dibuat dengan mesin printer khusus tiga dimensi. Terbuat dari kertas, itu betul. Kami sebenarnya ingin memperkenalkan rancangan ini kalau sudah rampung."
Di tangannya, Van Gent memegang pesawat miniatur terbuat dari kertas, berbentuk kotak-kotak, sayapnya ganda dan mesin elektronya empat.
"Kami berusaha membangun pesawat yang bisa terbang tanpa suara, tanpa mengeluarkan gas rumah kaca dan pada waktu yang sama bisa terbang sangat cepat. Pesawat ini akhirnya harus bisa terbang 250 mil, yakni sekitar 460 kilometer per jam."
Komersial
Itu sebuah terobosan. Pesawat yang terbang tanpa suara tanpa mengeluarkan gas asam arang sebenarnya sudah ada, tapi biasanya tidak terbang lebih cepat dari 100 sampai 150 kilometer per jam.
Dengan kecepatan yang bisa dicapai pesawat terbang buatan Universitas Teknik Delft, terbang 'ramah lingkungan' untuk pertama kali juga menarik secara komersial. Dan dengan demikian menjadi alternatif serius untuk pesawat terbang boros bahan bakar dan berisik.
Dalam beberapa bulan mendatang, dilakukan uji terbang pertama tanpa awak. Dengan cukup bantuan finansial, dua tahun mendatang pesawat berawak sudah bisa terbang, kata Van Gent. "Itu revolusi dalam dunia penerbangan, sama seperti 100 tahun lalu ketika penerbangan bermotor untuk pertama dimulai."
100.000 pekerja
Bukan kebetulan Universitas Delft sedang mengembangkan pesawat ini. Industri penerbangan Belanda yang mempekerjakan sekitar 100 ribu orang ingin menekuni bidang 'penerbangan sinambung'.
Bukan itu saja: seluruh cabang perusahaan harus berfokus pada bisnis 'ramah lingkungan', kalau perlu menyekolahkan stafnya lagi.
"Motor hemat, suara berisik berkurang. Belanda ingin unggul di semua bidang itu. Pelanggan harus tahu, kalau ingin punya pesawat terbang ramah lingkungan, maka datanglah pada kami," ujar Frank Jansen, direktur Netherlands Aerospace Group, organisasi payung industri penerbangan Belanda.
Ambisi
Semua ini juga dapat dibaca dalam apa yang disebut nota inovasi dan pengetahuan yang dalam waktu dekat akan diserahkan kepada Menteri Perhubungan Camille Eurlings. Nota ini disusun bersama oleh dunia usaha dan pemerintah. "Semua industri Belanda ingin agar penerbangan lebih ramah lingkungan dan sinambung. Itulah ambisi kami", demikian Jansen.
Dalam kunjungan ke pekan raya penerbangan di Le Bourget, Menteri Perhubungan Eurlings telah menyatakan dukungannya pada ambisi itu. Sampai-sampai disediakan anggaran khusus. "Pemerintah mendukung ambisi ini, karena menguntungkan perekonomian Belanda. Saya yakin pemerintah menyediakan dana tambahan."
'Inovatif'
Eurlings menyebut penerbangan Belanda 'sangat inovatif'. Maskapai penerbangan KLM misalnya sedang mengembangkan bahan bakar kerosin yang terbuat dari alga yaitu semacam jamur. Tahun 2040 Bandara Schiphol harus 'iklim netral". Artinya pancaran gas asam arang harus dikurangi dan sisanya dikompensasi misalnya dengan menanaman pohon.
"Kesinambungan, itulah masa depan", kata Menteri Perhubungan Camille Eurlings. "Pesawat terbang akan lebih hemat. Teknologi lebih bersih. Maskapai penerbangan yang sudah mulai dengan itu, adalah pemenang hari esok.''






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.