Regilio Jacobs, mantan blok pertahanan FC Oss mungkin ke Liga Primer Indonesia (LPI). Pria kekar ini sedang menimbang tawaran main di liga baru Indonesia yang bergulir Januari 2011.
Untuk petualangan pertama ke tanah leluhurnya ini, kemungkinan ia datang bersama ayahnya Januari 2011, bertepatan awal liga LPI. Regilio tidak ingin pergi sendiri seperti ketika ujicoba di klub Israel, September lalu. Ia kecewa dengan kondisi stadion dan fasilitas yang ditawarkan.
Keputusan mencari petualangan di luar negeri ini terdorong oleh penghentian kontrak di FC Oss. Klub lamanya terkena degradasi ke liga lebih bawah. Salah satu alasan dia membuka hati untuk Indonesia karena publik Indonesia yang fanatik dan massal. "Saya dengar di Indonesia dukungan publik sangat massal, sampai 30-40 ribu penonton di stadion. wah itu sangat luar biasa."
Belum Naturalisasi
Regilio juga sangat kagum dengan sambutan hangat dari fans bola Indonesia di Facebooknya. Dengan sangat menyesal dia tidak bisa menjawab karena tidak menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Ia juga mengikuti perkembangan Irfan Bachdim di timnas Indonesia. Untuk saat ini Regilio belum berpikir untuk pindah menjadi WNI dan bermain di timnas. "Pertama-tama ingin merasakan dan melihat kompetisi Indonesia dulu," ungkapnya.
Bukan PSSI
Senin 13 Desember lalu Regilio Jacobs bertemu utusan LPI di Rotterdam. Ia mendapat kesan baik dan sekarang sedang mencari kemungkinan mendapatkan tiket untuk ayahnya. Ia tidak masalah dengan kontrak setahun yang disodorkan. Yang utama adalah pengaturan secara profesional, dan jaminan akan mendapat gaji, tempat tinggal dan juga transport. "Ini liga yang baru ya, bukan milik PSSI," uangkapnya serius.
Plus Minus
Bermodal kekuatan passing dan fisik sekuat badak, ia yakin bisa meredam gempuran lawan. Dengan tinggi badan 187 cm ia pun percaya bisa menang duel-duel di udara. Tentu saja ia juga menyadari kelemahannya adalah speed. Dia tidak punya kecepatan yang menonjol. Selain itu dia merasa agak kegemukan, tapi berjanji akan menurunkan 5 kg lemak di tubuh, dari 92 ke 87 kg. Posisi idamannya centre back.
Doyan Kartu
Di Liga Jupiler, bek kelahiran 12 Agustus 1987 itu dikenal sering mendapat kartu kuning karena permaninannya yang dipandang kasar. Menjawab soal koleksi kartu Kuning ini, Regilio kepada Radio Nederland mengatakan "Saya ingin selalu menang, dan kalau tidak dapat bolanya ya pakai cara lain untuk menghentikannya." Jawabnya sambil tertawa renyah.
Update 20-01-2011
Tanggal 19 Januari lalu Regilio Jacobs resmi dipinang Tangerang Wolves. Hari itu ia menandatangani kontrak di Tangerang. Regilio menuliskan di Facebooknya yang mendapat sambutan antusias dari keluarga dan kerabat di Belanda.























Sebaiknya Pemain Indo-Belanda bermain di klub ISL kalau ingin membela Timnas Indonesia,cuma ISL yang di akui FIFA !
jangan LPI aja di ISL telat melulu bayar gaji. pake APBD lagi
program naturalisasi cuma akal-akalan si nurdin doang. dia pake cara instan buat memperkuat timnas dalam rangka suksesi dirinya jadi cawapresnya si Bakrie. itu sudah keliatan waktu nurdin nurunin harga yang katanya atas perintah si Bakrie. ketauhuan banget kalo dia tuh ngejilat.
Salam kenal Bung Tanjung. Saya sangat tertarik dengan program naturalisasi. Terbukti menjadi vitamin utk timnas. Saya mau tanya, apakah Stefano Lilipaly sudah masuk program naturalisasi timnas? Bagaimana juga dgn naturalisasi van Beukering apakah jadi atau batal? Tks sukses selalu
Salam kenal kembali Dody,
Semoga program naturalisasi membantu mendongkrak sepakbola Indonesia. Taktis dan teknis mereka bisa menulari rekan-rekan di Indonesia. Stefano menjadi bagian dari pemain berbakat yang diharapkan mau memperkuat timnas Indonesia. Apakah pihak di Belandanya bisa melepas, FC Utrechtnya dan Stefanonya sendiri masih belum jelas, tapi pendekatan sudah ada. Kalau kami, tapi pasti langsung dipasang di Ranesi.nl Hal yang sama juga dengan Van Beukering, karena dia masih terikat kontrak di Feyenoord minimal sampai akhir musim kompetisi ini, Juni 2011.
Sepakat sama bang Tanjung. Dua-duanya milik Indonesia.Atmosfir sepakbola jadi semakin kompetitif. Awas aja kalau Nurdin Halid sama antek2nya memberangus dan main ancam pemain-pemain,dan pelatih yang ada di LPI.Kalau Si Nurdin mengaku ingin memajukan sepakbola tanah air. Dia harus membiarkan LPI berkembang.
Saya melihat prestasi timnas pada AFF 2010 ini, ada kesamaan dengan prestasi PSSI (ISL) setelah datang LPI. Pemain asli Indonesia selama ini main buruk, dan mereka bangkit dan sadar ketika ada 'ancaman' saingan dua pemain dari luar (Irfan dan El Loco). Seakan Firman Utina dkk mulai bersungguh-sungguh membela posisinya takut digeser.
Nah sama halnya akan terjadi dengan ISL dan PSSI, dengan munculnya LPI. PSSI akan lebih serius menangani ISL, karena takut posisinya tergeser. Semoga itu yang terjadi.
Aduh seneng deh aku kalo Bang Tanjung ikutan ngobrol di forum ini ..jadi apa yang diberitakan dan diinformasikan lebih jelas dibanding informasi yang kita dapat disini .. kalo dijakarta kadang beritanya suka didramatisir .. Bang tanjung udah tau belum kalo di jakarta ini berita yg lagi huge itu bukan pertarungan sepak bola .. tapi pertarungan managementnya .. PSSI(ISL) vs LPI .. kebetulan saya pro ke LPI, bang .. bayangkan saja, kemarin abang saya yg berusia 43 tahun datang ke rumah .. kita ngobrol alias gosip ttg pssi dan lpi .. dia bilang .. itu, si nugraha besoes .. sudah ada di PSSI sejak dia masih di SD !!! gak turun2 .. apalagi nurdin halid .. dan gosip yang beredar disini dan saya rasa udah bukan rahasia lagi .. konon katanya dulu itu kalo mau jadi pemain bola harus setor uang dulu ke PSSI !!!
Buat saya .. mendingan Bachdim balik ke klub persema aja, biarpun PSSI mengancam akan mencoretnya dari timnas .. tp saya percaya pelatih Riedl tetap memerlukannya di timnas .. Tuhan Maha Adil ...
Kirim2 berita tentang pemain keturunan lagi yg banyak ya Bang ... maklum di indonesia ini lagi pada demam bola ...
Sebelumnya thanks ya Bang atas info2nya ... Cheers !!! :D
Halo Dewi,
Kemarin nonton dua pertandingan satu LPI dan lainnya ISL lewat mivo.tv.
Ada beberapa hal yang aku catat. Duel LPI. Solo FC menjamu Persema di stadion Manahan. Sejak awal sudah tampak Irfan dan kawan-kawan dominan, akhirnya tercermin pada hasil akhir 1-5 untuk tim tamu. Pemain juga sangat bersahabat, tidak terjadi kekerasan berarti. Tampak beda kelas antara Persema dan Solo FC. Pemain tuan rumah tampak girang bisa bermain kejar-kejaran dengan Irfan Bachdim. Aku tidak akan heran kalau mereka minta tandatangan dari pemain Blasteran Belanda-Indonesia yang jadi idola itu. Wasitnya tenang dan bagus, tidak banyak intervensi. Penontonnya ramai sekali dan meriah.
Berbeda dengan laga ISL di ketika Pelita Jaya menjamu Deltras, berakhir 3-0 untuk tuan rumah. Pertandingan liga berpengalaman ini ternyata diwarnai banyak kekerasan dan pelanggaran. Wasit tampak kewalahan, dan akhirnya menebar kartu. Dibanding dengan jumlah kekerasan yang terlihat, kartunya sangat sedikit. Dengan tackle keras dari belakang dan saling meludahi dan intimidasi sangat mengejutkan. Penonton di stadion juga ramai dan riuh, sangat menakjubkan.
Sempat terbesit di benak, bahwa dukungan 20-30 ribuan penonton ini sebenarnya yang membuat pemain keturunan Belanda ingin merumput di liga Indonesia. Tidak terbayangkan mereka akan mendapat sambutan semassal itu di Belanda. Jadi kalau saja para bakat di Belandai itu noton mereka akan ngeces dan ngiler kepingin juga.
Bang Eka turunkan berita tentang Mark van Der maarel dan Oliver Rifai dong. Khusus buat Rifai, apa benar mau perkuat timnas indonesia?
Tenang .. tenang .. kan kontrak cuma setahun ... ya lo liat aja dulu. By the way anyway busway, koq sekarang jadi banyak ya pemain indo belanda yg pada mau jajal ke klub di sini ? kemaren ada berita katanya ada pemain indo belanda yg namanya oliver rifai yang kayanya minta dinaturalisasi ...Waduh ... jangan sampe kebanjiran naturalisasi ya !!!
Bersandar informasi yang berhasil disusun Radio Nederland, Oliver Rifai tidak pernah menyatakan ingin bergabung dengan timnas Indonesia. Paling tidak bukan untuk saat ini. Oliver sekarang berkonsentrasi kepada klubnya AZ dan juga timnas U-18 Belanda.
Sejak April lalu Oliver sempat cedera pada turnamen di Groningen, tapi sekarang mulai berlatih kembali dengan AZ Alkmaar. Berita tentang harapan dinaturalisasi itu menurut sumber Radio Nederland, TIDAK BENAR.
Untuk Rgilio sebaiknya liat perkembangan kompetisi diIndonesia, karena budaya rata2 org Indonesia(apalagi petinggi) tdk mau menerima kesalahan(tdk fair/Licik)dan selalu ada yg dikorbankan (dijadikan kambing hitam),selama pengurus PSSI masi ada Nurdin Halid dan andi Darusalam semua adalah kebohongan, coba simak acara rabu tgl 22/12/2010 di TV one Andi T. Darusalam keliatan menutupi dan tdk terbuka soal TIMNAS, karna andi tu su ketahuan belangnya ketika bersama Nurdin Halid berseteru dengan Peltih Timnas,Harus ada rEformasi di tubuh Pengurus KONI sampai PSSI. Pengurus PSSI kalo bisa sebaiknya dilakukan pemilihan langsung. h h h
Iiih ngapain lo ke Indonesia? Cari sengsara aja, nanti gak dikasih gaji baru tau. LPI belum teruji coy. Ikut ISL aja sama babe Ical dan Mr. N. Halid. Aman dan terjamin.Hidup PSSI yang sesunguhnya cinta Indonesia, lainnya palsu!
PSSI EMANG TOP..TAPI YG MIMPINNYA KAYAK TAI KUCING..GO LPI,,BIAR MAMPUS SKALIAN SI NURDIN MA SI ANDI,,SI BESOES SKLAIAN,,,
Kenapa harus mempermasalahkan LPI sebuah upaya untuk memajukan sepakbola Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan adanya persaingan sehat antara ISL dan LPI maka akan saling mengungguli dalam kebaikan. Semoga tidak terjadi kecurakan dan main kayu. ISL bisa baik dan LPI juga demikian, dua-duanya milik Indonesia.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.