Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Selasa 18 Juni  
Avatar Yunita Rovroy
Map
Purwokerto, Indonesia
Purwokerto, Indonesia

Ranesi, Tetap Ada Walau Cuma dalam Mimpi

Diterbitkan : 11 Juni 2012 - 9:00am | Oleh yunita rovroy (Foto: WorldIslandInfo.com/FaceMePls)
Diarsip dalam:

Akhirnya, sesudah 65 tahun setia menemani pendengar dan pembaca, Radio Nederland Siaran Indonesia dengan berat hati mohon diri. Kali ini untuk waktu tak terbatas. Menandai berakhirnya era Ranesi, kami siapkan berbagai artikel khusus tentang Ranesi, mitra, dan tentu saja pendengar.

AG Paulus adalah seorang dokter pemerhati radio sejak kuliah. Ia mulai bergabung dengan Ranesi sekitar tahun 2000 dan sejak itu bisa dikatakan pendengar setia Ranesi. Acara yang paling gemar diikuti adalah acara Dimensi. “Saya cari di gelombang pendek waktu itu dan saya terkesan karena membumi dalam arti up to date.”

Dihubungi Ranesi
Ranesi seringkali menghubungi AG Paulus untuk memberikan tanggapan tentang topik yang saat itu dibahas. Suaranya misalnya sering bergema dalam Dimensi, acara yang menyajikan anekaragam topik disusun dan disampaikan oleh tim aktualita dan pengasuh acara.

Selain itu ia juga beberapa kali diwawancara untuk Suara Perempuan, acara yang membahas soal hak-hak perempuan. AG Paulus berharap pengetahuan dia sebagai dokter bermanfaat untuk pendengar di Indonesia.

Budaya Belanda
Dokter yang tinggal di Purwokerto, Jawa Tengah ini, paling suka acara-acara yang membahas soal budaya, khususnya budaya Belanda. “Saya mimpi untuk sampai di Belanda sebetulnya. Seharusnya tahun 2008, tapi ada sesuatu waktu itu dan dana saya tidak bisa sampai.”

AG Paulus sangat menyayangkan tanggal 29 Juni adalah siaran terakhir Ranesi.

Hiburan di sore hari
“Saya sedih terus terang karena Ranesi salah satu hiburan saya di sore hari. Selesai jenuh di rumah sakit saya bisa mengakses Ranesi, terutama waktu itu ada gelombang pendek. Kepulauan Indonesia sangat luas. Dengan gelombang pendek, di desa kecil pun, saya bisa menikmati Ranesi,” tutur laki-laki ini kepada Radio Nederland.

Kesedihannya itu, dituangkan dalam puisi berjudul “Dalam Mimpi”.

 

Dalam Mimpi - Oleh AG Paulus

 

65 tahun sampai hari ini
Ranesi membahana di jagat raya

Kalau kau tutup hari ini
Seribu nuansa bagi anak bangsa
Sejuta pesona sarat makna
Tak terlupakan bagi semua

Selamat jalan Ranesi

Kau tetap ada dalam hidup kami
Walau cuma dalam mimpi

Unduh
Wawancara dengan AG Paulus, pendengar setia di Purwokerto

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...