Presiden terpilih Sri Lanka Mahinda Rajapakse telah membubarkan parlemen dan menuntut secepatnya digelar pemilihan parlemen.
Keputusan ini muncul karena dua hari lalu rival terbesarnya Sarath Fonseka diseret ke pengadilan dengan tuduhan melakukan "pelanggaran militer". Mantan militer Fonseka adalah rival terbesar Rajapakse pada Pemilu 26 januari lalu.
Rajapakse ingin mempercepat pemilu parlemen agar partainya Freedom Alliance bisa mendapat lebih banyak kursi dan dengan begitu akan memperkuat kedudukannya di pemerintahan Sri Lanka.
Pemilu tadinya akan digelar April mendatang, namun sekarang KPU Sri lanka harus menentukan tanggal baru.

















