Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Minggu 19 Mei  
Avatar Belinda van Steijn
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Proyek Air Bersih Dunia: Tiap Tetes Berarti

Diterbitkan : 26 Mei 2012 - 8:00am | Oleh Belinda van Steijn (Foto: RNW)
Diarsip dalam:

Aneh tapi nyata; Setengah dari air minum yang langka di negara-negara berkembang bocor di tengah jalan. Hal ini disebabkan oleh retaknya pipa air, penyedotan air secara ilegal dan perusakan. Banyaknya pelanggan yang tidak membayar rekening air semakin menambah lemahnya infrastuktur. Perusahaan-perusahaan air di Belanda pun turun tangan membantu memperbaiki fasilitas air minum di berbagai tempat di dunia.  

Dalam skala besar, Belanda mendukung perusahaan-perusahaan lokal supaya lebih banyak orang bisa mendapat akses ke air bersih. Mereka juga dibantu agar dapat mengurangi kerugian akibat bocornya pipa dan memperkuat kinerja organisasi.  Perusahaan-perusahaan air Belanda tidak memandang hal tersebut sebagai upaya mengembangkan bisnis, melainkan upaya menjalin kerja sama dengan perusahaan air lokal. Mereka sendiri yang harus berinisiatif meminta saran atau mengajukan kerja sama. 

Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan air Belanda telah aktif dalam puluhan proyek air bersih. Proyek-proyek tersebut disubsidi oleh Belanda dan negara-negara Eropa atau melalui pengumpulan dana (dari perusahaan dan warga Belanda). Beberapa proyek di bawah ini adalah contoh proyek luar negeri yang dijalankan perusahaan-perusahaan air Belanda.

Mozambik
Perusahaan Belanda Vitens Evides International memiliki proyek di sembilan negara. Salah satu proyeknya berada di Mozambik, yaitu di kota Angoshe dan Nampula. “Kami menyarankan untuk membentuk struktur organisasi yang baru serta pendidikan. Kami ajarkan cara memperbaiki pipa saluran air dan pembuatan sistem tagihan rekening air”, ungkap Marco Schouten van Vitens Evidens.

Di Mozambik, mereka harus menyediakan akses air bersih untuk ratusan ribu orang. Schouten mengatakan: “Di beberapa tempat, ada beberapa rumah atau rumah sakit yang memiliki sambungan air minum sendiri. Namun di beberapa daerah miskin ada juga sumur umum di alun-alun yang dapat digunakan oleh warga. Untuk mengambil air, mereka pun dikenakan biaya.  

“Awalnya 50% air bersih yang ada bocor begitu saja. Kini jumlah kebocoran menyusut menjadi 20%. Kebocoran diakibatkan sambungan-sambungan air ilegal. Mereka pun harus menemukan letak semua sambungan-sambungan tersebut. Selain itu, kran-kran di sumur umum harus dibuat hufterproof karena rentan terjadinya perusakan”.

Rwanda
Perusahaan air Belanda Aquanet bekerja sama dengan biro-biro kosultasi teknik di Rwanda dalam proyek di berbagai wilayah. Mereka aktif beroperasi di daerah gunung berapi di perbatasan Kongo dan Rwanda.

“Pada tahun 2020, pemerintah Rwanda ingin menyediakan air bersih dan fasilitas sanitasi seperti toilet. Kami telah membantu mereka memulai rencana tersebut. Sekarang jumlah para pekerja mencapai 45 orang. Kami pun membantu dengan pinjaman, kredit dan sumbangan”, kata Leo Commandeur, direktur Aquanet.

Indonesia
Di pulau Jawa, perusahaan air Waternet menjalankan proyek produksi air minum di provinsi Banten.

“Kerugian akibat kebocoran saluran cukup besar. Sebanyak 40-50% air minum tidak menghasilkan keuntungan akibat saluran air ilegal dan penunggakan rekening. Perusahaan-perusahaan air lokal pun menderita kerugian. Tidak hanya produksi air, tapi juga struktur pembayaran yang harus diperbaiki supaya perusahaan bisa terus berjalan”, jelas Ferf Jentink dari Waternet.

Nikaragua
Pada tahun 2005 perusahaan-perusahaan air Belanda dimintai pertolongan dari Nikaragua. Pihak kotamadya Matagalpa terpaksa menghentikan pasokan air sungai saat panen kopi karena para petani kopi mencemari air.

Louis Bijlmakers dari perusahaan air De Dommel menuturkan: “Kami mendukung para petani kopi besar dalam bentuk pengembangan teknik pemurnian air. Kini air yang mereka gunakan tidak terlalu kotor. Dengan begitu, kualitas air minum pun menjadi lebih baik. Dari air bekas yang telah digunakan juga dihasilkan gas yang kemudian dapat mereka gunakan”.

Perusahaan-perusahaan air Belanda akan ikut membantu dalam penanggulangan banjir dari dua sungai di Matagalpa serta perbaikan saluran pembuangan. Setelah hujan deras, jalan-jalan kerap digenangi air akibat buruknya sistem saluran pembuangan”.

Tidak terawat
Dari semua pembicaraan yang telah dilakukan, terungkap sebuah fakta; Negara-negara berkembang kurang memberikan perhatian terhadap perawatan dan pengelolaan sistem perairan.

Marco Schouten dari Vitens Evidens menuturkan: “Ini memang tidak semenarik rencana investasi baru. Namun dalam jangka panjang, anda bisa mengambil langkah yang lebih besar lagi. Kami harus terus menerus mengingatkan. Mereka harus tahu di mana letak infrastrukturnya. Kapan mereka boleh atau tidak boleh mengganti suku cadang serta dari mana asal kebocoran. Persediaan suku cadang juga harus selalu diperhatikan”.

Menurut Otto Ferf Jentink dari Waternet, nilai tambah perusahaan air Belanda terletak pada stimulasi dalam perawatan jangka panjang. “ Kami justru kuat dalam hal organisasi,  dan dibandingkan negara lain kami memiliki lebih banyak pengetahuan soal sistem perairan”. 

 

  • Proyek air di Mozambik<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • Proyek air di Rwanda<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • Masyarakat mengambil air di Rwanda<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • Para petani kopi dalam Proyek Air Belanda, Nikaragua<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • &copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • Proyek saluran air di Mozambik<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl
  • Proyek air di Mozambik<br>&copy; Foto: RNW - www.rnw.nl

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...