Proses pengadilan mantan jenderal Sri Lanka Sarath Fonseka dimulai. Dia dituduh melakukan aktivitas politik ilegal selama menjabat sebagai pimpinan militer.
Jika terbukti bersalah dia dapat divonis sampai lima tahun penjara. Dia menobatkan dirinya sendiri sebagai pahlawan yang berhasil menumpas Macan Tamil tahun lalu dan akhirnya memutuskan untuk masuk dunia politik demi meningkatkan popularitas di antara rakyat Sri Lanka.
Pada pemilihan presiden bulan Januari lalu, Fonseka adalah salah satu kandidat. Dia kalah dari Presiden Mahinda Rajapakse.
Dua minggu setelah pemilihan presiden, Fonseka ditangkap. Menurut Fonseka ada unsur politik dalam penangkapannya.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.