Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum, bekerja sama dengan SBM - School for Broadcast Media, akan melakukan pelatihan bagi radio mitra di Indonesia, dan radio-radio lain yang membutuhkan.
Dengan dana dari pemerintah Belanda, program pelatihan yang meliputi berbagai bidang penyiaran ini akan berlangsung 3 tahun. Radio Nederland Wereldomroep menghubungi Sirtjo Koolhof, Kepala Siaran Indonesia Radio Nederland, yang hari ini menghadiri Seminar Pembukaan Program pelatihan tersebut di Jakarta.
Sirtjo Koolhof [SK]: Ini seminar sehari yang judulnya SBM Dialog: Tantangan Industri Penyiaran Radio. Dan itu memang pembukaan program training untuk industri radio di Indonesia, khususnya untuk stasiun-stasiun radio mitra Radio Nederland. SBM, School for Broadcast Media, akan melatih beberapa orang di empat daerah di Indonesia; di Surabaya, Makassar, Banjarmasin dan Medan. Di situ ada beberapa trainer yang akan dilatih SBM dan orang dari Radio Nederland Training Centre. Mereka akan memberi training kepada stasiun-stasiun mitra, juga stasiun radio lain yang perlu meningkatkan SDM-nya. Program itu akan berjalan selama 3 tahun.
Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Dari setiap angkatan atau setiap gelombang pelatihan itu diikuti oleh berapa orang?
SK: Pada awalnya ada 12 trainer dari seluruh Indonesia yang akan di-training oleh SBM. Itu disebut Training of Trainers. Nanti ada 12 orang di Indonesia yang akan menyelenggarakan training untuk stasiun-stasiun radio. Isi training-nya juga tergantung pada kebutuhan stasiun-stasiun radio, khususnya stasiun mitra kami. Itu bisa di bidang manajemen, bisa di bidang marketing, juga radio-broadcast dan jurnalistik. Dan mereka yang akan menentukan kebutuhan stasiun-stasiun radio itu.
Klik tanda panah di bawah untuk mendengarkan wawancara selengkapnya:






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.