Polusi udara dapat menyebabkan asma pada anak. Demikian hasil penelitian Institute for Risk
Assessment Sciences (IRAS) Universitas Utrecht.
Menurut penelitian polusi udara karena asap buangan dapat memperparah keluhan penyakit asma. Pertama kalinya IRAS menemukan hubungan antara pengeksposian anak-anak dengan udara yang terkena polusi dan munculnya penyakit asma.
Peneliti, Ulrike Gehring dan koleganya meneliti 4000 anak. Penelitian dimulai ketika anak berusia 0 tahun dan selesai ketika mereka berumur 8 tahun. Tiap tahunnya orang tua melapor apa anak mereka memiliki keluhan asma. Setelah 8 tahun tes fungsi paru-paru dan alergi dilakukan.
Hasilnya adalah adanya kaitan kuat antara pemaparan anak dengan polusi udara dan gejala dan penyakit asma. Semakin sering anak menghirup gas buangan semakin tinggi risiko menderita penyakit asma.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.