Pada triwulan pertama Philips jauh lebih berhasil ketimbang dugaan para analis. Perusahaan ini meraih laba bersih 201 juta euro. Sementara tahun lalu Philips merugi 57 juta euro.
Pada triwulan pertama omset Philips naik 12 persen. Terutama divisi lampu dan elekronika berprestasi baik. Sebagai reaksi terhadap krisis ekonomi, tahun lalu Philips melakukan penghematan besar-besaran. Ribuan karyawan kehilangan pekerjaan. Berkat tindakan itu, pada triwulan akhir tahun lalu Philips mulai pulih di semua sektor. Perusahaan ini juga ikut menikmati pertumbuhan pesat yang dialami Cina dan India.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.