Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Belinda van Steijn
Map
Uruzgan, Afghanistan
Uruzgan, Afghanistan

Petugas Bantuan: Maju Terus Pantang Mundur

Diterbitkan : 10 Agustus 2010 - 4:02pm | Oleh Belinda van Steijn (Foto: ISAF Media)
Diarsip dalam:

Petugas bantuan Belanda di Afghanistan tetap melaksanakan tugas di tengah pembunuhan delapan dokter Barat akhir pekan lalu. Penarikan pasukan Belanda dari Uruzgan belum berdampak bagi para petugas di sana.

Pembunuhan delapan dokter dan dua penerjemah akhir pekan lalu sangat memukul para petugas bantuan. Sekelompok tim dokter dari Misi Bantuan Internasional dibunuh Jumat lalu di Afghanistan timur laut. Taliban menyatakan telah membunuh mereka karena mereka melakukan kristenisasi.

Sebanyak lima organisasi bantuan Belanda aktif di Afghanistan, di bawah nama Konsorsium Belanda: Cordaid, Save the Children, Zoa Vluchtelingenzorg, Healthnet TPO dan the Dutch Committee for Afghanistan. Di samping itu masih ada pula organisasi swasta seperti Dokter Nir Batas dan Palang Merah.

Keamanan
Menyusul pembunuhan, para petugas bantuan kembali berpikir mengenai keselamatan mereka. Demikian dikatakan Paul van den Burg dari Cordaid. Ini terutama berlaku bagi petugas bantuan barat atau ekspat. Sejauh ini berbagai insiden yang terjadi tidak menyebabkan mereka pergi secara massal.

Michael Hofman, kepala misi Dokter Nir Batas di Afganistan mengatakan tidak terkejut mengenai kematian para petugas bantuan itu. "Dalam hal ini, aksi tersebut sampai ke media karena dokter-dokter asing ada dalam tim. Padahal itu sudah biasa. Tiap bulan terjadi berbagai serangan terhadap pos-pos medis atau rumah sakit."

Organisasi ini menarik diri dari Afghanistan tahun 2004 sesudah kematian lima petugasnya. Tahun lalu, mereka kembali ke sana. "Sekarang kami hanya pergi ke tempat-tempat yang bisa dicapai dengan pesawat," kata Hofman. "Semua pihak yang berperang harus memberi jaminan bahwa dokter, rumah sakit, dan pasien tidak boleh diganggu, dan kami melaporkan siapa saja yang bekerja untuk kami. Dengan demikian tidak akan ada kesalahpahaman."

Kontrak
Perginya tentara Belanda dari Uruzgan tidaklah menganggu bantuan Belanda di sana. Kelima organisasi yang bekerjasama itu memiliki kontrak sampai 2013. "Ini terpisah dari kehadiran tentara Belanda," kata Ven den Burg dari Cordaid. Menurutnya, organisasi-organisasi itu dengan sadar beroperasi terlepas dari tentara supaya tidak terikat saat tentara dipulangkan.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET