Perundingan perdamaian secara tidak langsung antara Palestina dan Israel kembali gagal.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas membatalkan pertemuan tersebut untuk memprotes rencana Israel membangun 1600 pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Demikian penjelasan, Amir Moussa, pimpinan Liga Arab, setelah berdiskusi dengan Abbas lewat telefon.
Rencana Israel untuk tetap membangun pemukiman di daerah pendudukan menimbulkan berbagai reaksi dari seluruh dunia, antara lain dari wakil presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang sedang berkunjung ke Israel. Biden menjelaskan keputusan tersebut akan menghilangkan kepercayaan terhadap Israel dan menggagalkan proses perdamaian.
Senin (08/03) kedua partai bertikai kembali memutuskan kembali untuk mengadakan perundingan tidak langsung mengenai perdamaian. Pihak Palestina menyebut ajang ini sebagai 'kesempatan terakhir untuk berdamai'.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.