Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Rina Sitorus
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Perpustakaan Anak Belanda

Diterbitkan : 9 Agustus 2010 - 4:52pm | Oleh Rina Sitorus (foto:cnpd.nl)
Diarsip dalam:

Martha Dwi Susilowati adalah seorang pustakawati di perpustakaan umum Arnhem cabang Kronenburg Belanda Timur. Di Belanda, perpustakaan anak bagian lumrah dari perpustakaan umum.

Sebelum tinggal di Belanda, Martha sebenarnya tidak punya latar belakang perpustakaan. Berkat suka membaca dan kontak dengan anak-anak, ia akhirnya dekat dengan perpustakaan.

Di Belanda Martha harus mulai pendidikan dari awal. Diawali dengan studi Informatie Dienstverlening Openbare Bibliotheken di Den Haag. Dilanjutkan dengan studi untuk menjadi jeugdbibliothecaris (pustakawati untuk anak & remaja).

Sejak akhir 2008 Martha menjalani fungsi penuh sebagai jeugdbibliothecaris. Menjadi pustakawati di Belanda, tidak gampang.

Tugas Martha antara lain pembentukan/pemeliharaan koleksi buku anak/remaja, tata ruang, presentasi, menerima/mengorganisir kunjungan anak sekolah dan administrasi (mengumpulkan data utk keperluan statistik).


Usaha Serius Pemerintah

Menurut Martha, pemerintah Belanda sangat serius dalam usaha menumbuhkan minat baca di kalangan anak-anak. Di Belanda membaca dan menulis sudah merupakan gaya hidup dan dimulai sejak awal.

Walaupun anak-anak kecil belum bisa membaca, banyak cara lain yang dilakukan agar mereka dekat dengan buku. Pembacaan dongeng atau cerita sebelum tidur, adalah salah satu ritual penting bagi hampir seluruh anak Belanda.

Di Belanda pemerintah bekerja sama dengan perpustakaan, taman bermain, taman kanak-kanak dan sekolah dasar, menyelenggarakan sejumlah kegiatan gemar membaca yang berlangsung reguler seperti misalnya: Nationale Voorleesdagen (Hari Membacakan Buku Nasional), Kinderjury (Juri Anak-anak), Kinderboekenweek (Minggu Buku Anak).


Voorleesdagen
diselenggarakan untuk anak usia 4-6 tahun. Yang menarik, anak-anak ini dibacakan buku pada waktu sarapan. Untuk Kinderjury, anak usia 6-12 tahun bertindak sebagai juri, memilih buku yang paling mereka suka dan paling bagus, terbitan tahun sebelumnya. Dengan ini anak-anak distimulasi untuk membaca sebanyak-banyaknya. Di akhir program akan ada undian, dan ada penghargaan untuk tim juri serta sekolah mereka.

Pendekatan Struktural
Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan minat baca di Indonesia? Menurut Martha, harus ada perencanaan yang struktural, tidak bisa sporadis. Peran pemerintah juga sangat diharapkan dalam hal ini.

Karena untuk membangun sistem yang berjalan baik, perpustakaan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan ini bisa didapat salah satunya dengan subsidi pemerintah. Perpustakaan umum Arnhem misalnya, mendapat subsidi sekitar 3 juta euro per tahunnya.

Yang bisa dilakukan oleh individu sebenarnya pertama mengenali anak yang jadi target sasaran kita, lalu punya tujuan. Misalnya, untuk anak-anak di desa, tentu buku yang disuka beda dengan anak-anak di kota besar. Selain itu tujuan, bagi anak jalanan misalnya, membaca bisa jadi satu bentuk hiburan, sementara untuk anak di kota besar, membaca salah satu bentuk belajar.

Buku = Mainan
Menurut Martha, sebenarnya tidak sulit menumbuhkan minat baca anak. Karena anak itu sangat ingin tahu dan punya daya fantasi yang besar. Dengan melihat gambar-gambar yang menarik, mereka juga sudah tertarik. Tidak perlu harus langsung membaca, tapi biasakan anak mengenal buku. Jadikan buku bagian dari mainan anak-anak.

Tapi bahkan di Belanda pun, tidak semua orang tua berpendapat menumbuhkan minat baca sejak kecil itu penting. Pada akhirnya ini adalah pilihan, demikian Martha. Setelah besar, anak-anak bebas mengembangkan minatnya. Cuma, anak kecil bagaikan kertas putih, yang mudah menyerap apapun. Mengapa tidak mulai distimulasi untuk suka membaca sejak masih kecil?

Links:
Gambaran kegiatan di perpustakaan anak di Arnhem
Penutupan Pekan Bacaan Anak

Klik untuk dengarkan wawancara:

Unduh

Diskusi

sandirasta 14 Januari 2012 - 6:18pm / indonesia

mengenai perpustakaan saya sangat senang dengan buku-buku yang disajikan, tetapi saya sangat ingin tahu atau memiliki tentang sejarah indonesia pada umumnya, terutama sejarah tentang kemerdekaan indonesia, yang saat ini masih diklaim oleh orang-orang tertentu, tentang kemerdekaan indoensia.

terima kasih

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET