Hari ini di Berlin berlangsung peringatan jatuhnya tembok Berlin dua puluh tahun silam. Tembok itu memisahkan Berlin Barat dan Timur. Jatuhnya tembok Berlin bermuara pada akhir Perang Dingin. Di ibukota Jerman, terutama di Brandenburger Tor, simbol penyatuan Jerman, berlangsung berbagai perayaan selama sehari penuh.
Tengah hari ini, Kanselir Angela Merkel akan berjalan menuju Bornholmer Strasse, pos perbatasan pertama yang dibuka pada 9 November 1989, sesudah aksi protes berminggu-minggu. Merkel akan didampingi mantan pemimpin Uni Sovyet Mikhail Gorbachev dan Lech Walesa. Walesa adalah pemimpin serikat buruh Polandia Solidaritas yang pertamakali menantang para penguasa komunis di Eropa Timur.
Tidak hadir dalam peringatan ini adalah mantan kanselir Jerman Barat Helmut Kohl. Karena alasan kesehatan, Kohl tidak hadir. Sejumlah besar pemimpin pemerintahan Eropa dan Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton hadir di sana.
Tembok Berlin, yang panjangnya mencapai 155 kilometer dibangun pada 13 Agustus 1961. Dengan tembok itu, rejim komunis Jerman Timur ingin mengakhiri arus pengungsi warganya ke Berlin Barat. Sekitar seratus orang diperkirakan tewas ketika berupaya menyebrangi tembok pembatas menuju Berlin Barat.

















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.