Empatpuluh tujuh pengungsi Sri Lanka yang selama berminggu-minggu menolak meninggalkan perahu Australia di Indonesia, telah dikirim ke Australia dan Rumania. Demikian dilaporkan seorang pejabat Indonesia pada hari Rabu. Ke-78 pengungsi itu adalah sebagian dari warga Sri Lanka yang diselamatkan kapal dinas imigrasi Australia di perairan Indonesia Oktober lalu. Ketika itu mereka mencoba untuk mencapai Australia.
"Enam belas orang telah bertolak ke Australia kemarin, sementara 31 lainnya pergi ke Rumania untuk diproses untuk pemukiman kembali di negara ketiga," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah. Dia juga menambahkan, Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menetapkan status para imigran itu sebagai pengungsi sejati. Pejabat UNHCR di Jakarta tidak bersedia memberi komentar.
Limabelas orang dari kelompok pertama yang diselamatkan telah dikirim ke Australia dan Rumania awal bulan ini. Enam belas orang lainnya masih diproses di pusat penahanan imigrasi di Tanjung Pinang, pulau Bintan, Indonesia. Tempat itu didanai oleh Australia.
Pemerintah Australia menawarkan mempercepat aplikasi pengungsi migran itu jika mereka sepakat meninggalkan kapal bea cukai yang sudah tiga minggu mereka duduki.














Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.