Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Penghitungan Kembali Pemilu Irak

Diterbitkan 21 Maret 2010 - 2:14pm
Diarsip dalam:

Perdana menteri Irak Nuri al-Maliki ingin agar hasil pemilu dihitung kembali. Menurut partai Syi'ah Iraqiya pimpinan mantan perdana menteri Iyad Alawi, al-Maliki bersalah dengan ancaman komisi pemilu.
Minggu lalu al-Maliki masih mengatakan bahwa keluhan atas penghitungan suara, tidak beralasan dan tidak akan mencampuri hasil pemilu. Tapi kini al-Maliki menegaskan bahwa penghitungan kembali diperlukan untuk menjaga kestabilan politik.

Mantan perdana menteri Alawi mencurigai sikap Mailiki yang menuduh dan mengancam komisi pemilu, justru disaat partai Iraqiya nampaknya akan memenangkan pemilu. Dua minggu setelah pemilu parlemen, 92% suara sudah dihitung. Partai Iraqi unggul tipis, setelah koalisi perdana menteri al-Mailiki selama ini mengumpulkan suara terbanyak.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET