Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Rabu 22 Mei  
Avatar Sergio Acosta
Map
Havana, Kuba
Havana, Kuba

Pendidikan Seks ala Belanda Ditiru Kuba

Diterbitkan : 17 Juni 2011 - 11:27pm | Oleh Sergio Acosta (© RNW)
Diarsip dalam:

Kuba bisa banyak belajar dari cara Belanda memberikan penyuluhan seksual, kata Mariela Castro Espín. Putri presiden Kuba ini sedang mencari jalan untuk mendobrak tabu seksualitas di negaranya.

Sebagai direktur Pusat Pendidikan Seksual Kuba, Castro menghadiri konferensi mengenai kesehatan seksual di Glasgow. Ia mempresentasikan laporan mengenai perbaikan posisi transseksual di negaranya, di mana semua lapisan masyarakat masih berprasangka buruk terhadap transseksual.

Metode
Dalam wawancara dengan Radio Nederland, Castro menyatakan, statistik dari laporan PBB telah meyakinkannya bahwa "metode Belanda" bekerja dengan baik. Dengan penerangan seksual dini, keterbukaan mengomunikasikan seksualitas dan kampanye penggunaan kondom, kehamilan dan penyakit seksual di kalangan anak muda relatif sedikit, selain itu jumlah aborsi juga rendah. Selain itu, anak muda Belanda mulai aktif secara seksual di usia yang lebih tua dibandingkan anak muda di negara-negara di mana seks masih tabu.

Mariela: "Metode Belanda bisa ditiru. Sejak tahun 50-an orang Swedia melakukan hal serupa. Sekarang, metode Belanda ini diadopsi banyak negara. Situasi di beberapa negara kembali mundur setelah sempat maju. Namun di Belanda penanganannya berkesinambungan. Itu juga yang akan saya terapkan di Kuba."

Info Seks Online
Tak lama lagi Mariela Castro berencana datang ke Belanda untuk berdiskusi dengan pemerintah Belanda dan sejumlah organisasi mengenai penanganan terbaik dalam penyuluhan seksual. Ia juga penasaran dengan gagasan di balik Love Matters, situs berbahasa Inggris milik Radio Nederland yang memuat semua informasi mengenai seksualitas:
 
"Di Kuba kami sedang mendiskusikan penyuluhan seksual dengan Kementrian Pendidikan dan lembaga-lembaga lain. Dengan Kementrian Kesehatan kami bisa melakukan sejumlah hal, namun dengan Kementrian Pendidikan lambat sekali perkembangannya."


Presiden
Mariela tidak menampik bahwa ia terbantu dengan posisi ayahnya, Raul Castro, yang menjabat presiden. Atas jasa ayahnya, sekarang partai komunis - satu-satunya partai yang diizinkan di kuba - mendiskusikan pengakuan homoseksualitas secara hukum dan kebijakan menentang diskriminasi. Dengan cara itu partai tersebut berhasil "menyentuh" sebagian besar penduduk.

"Ayah saya memperingatkan bahwa hal-hal tertentu tertanam kuat dalam budaya kami, bahwa kami harus bisa menerangkan duduk perkaranya kepada penduduk. Karena itulah, kami harus memulai perlahan, setidaknya sampai kongres partai Januari mendatang."

 

Diskusi

Anonymous 19 Juni 2011 - 9:31am / Indonesia

Kalau ada anggota DPR yang berpikir sekotor itu terhadap rakyatnya, usir dia keluar dari keanggotaan DPR. Itu manusia bejad moral. Ini namanya kaki tangan Osama bin laden dalam DPR. Pecat dia dan bila perlu dipenjarakan. Pikiran kotor, durhaka dan biadab. Bilang dia agar cepat bertobat, kalau tidak, dia bisa mencelakakan semua orang. Masakan anak gadis harus dites keperawanannya. Niat jahat dan pikiran Bin laden dalam anggota DPR. Ini benar benar ajaran bin laden atau terrorist.

Anonymous 19 Juni 2011 - 9:31am / Indonesia

Kalau ada anggota DPR yang berpikir sekotor itu terhadap rakyatnya, usir dia keluar dari keanggotaan DPR. Itu manusia bejad moral. Ini namanya kaki tangan Osama bin laden dalam DPR. Pecat dia dan bila perlu dipenjarakan. Pikiran kotor, durhaka dan biadab. Bilang dia agar cepat bertobat, kalau tidak, dia bisa mencelakakan semua orang. Masakan anak gadis harus dites keperawanannya. Niat jahat dan pikiran Bin laden dalam anggota DPR. Ini benar benar ajaran bin laden atau terrorist.

Anonymous 18 Juni 2011 - 8:05pm / Indonesia

Tapi, kalau aku pikir pikir, lebih baik belajar sex daripada mentes keperawanan gadis. Di Indonesia, sampai kepada anggota DPR di Jakarta berasumsi untuk mentes keperawanan anak anak gadis sebelum melanjutkan sekolahnya ketingkat lebih tinggi. Saya juga mau mengetes karena bagi saya juga enak dan menyenangkan sebaliknya, bagi anak gadis itupun jauh lebih aman bila dengan cara yang dianuti DPR di Jakarta. Tapi apakah itu bukannya suatu pernyataan kotor dari pemikiran bejad? Lelaki yang omongannya seperti itu, namanya lelaki kurang ajar, siapapun dia. Itu biadab dan bangsat. Tidak tau malu. itu sama saja dengan kera dan anjing.

Anonymous 18 Juni 2011 - 8:20pm

Apa lagi ?
Entah catatan Anda kurang di-edit atau memang benar DPR sudah mengurusi keperawanan ?
Capek deh dengan DPR kita.

Anonymous 18 Juni 2011 - 8:20pm

Apa lagi ?
Entah catatan Anda kurang di-edit atau memang benar DPR sudah mengurusi keperawanan ?
Capek deh dengan DPR kita.

Anonymous 18 Juni 2011 - 8:05pm / Indonesia

Tapi, kalau aku pikir pikir, lebih baik belajar sex daripada mentes keperawanan gadis. Di Indonesia, sampai kepada anggota DPR di Jakarta berasumsi untuk mentes keperawanan anak anak gadis sebelum melanjutkan sekolahnya ketingkat lebih tinggi. Saya juga mau mengetes karena bagi saya juga enak dan menyenangkan sebaliknya, bagi anak gadis itupun jauh lebih aman bila dengan cara yang dianuti DPR di Jakarta. Tapi apakah itu bukannya suatu pernyataan kotor dari pemikiran bejad? Lelaki yang omongannya seperti itu, namanya lelaki kurang ajar, siapapun dia. Itu biadab dan bangsat. Tidak tau malu. itu sama saja dengan kera dan anjing.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...