Pelecehan seksual yang dilakukan oleh pater Salesianen di asrama Katolik 's-Heerenberg, propinsi Gelderland, sudah diketahui sejak tahun 1967. Ketua pengurus Salesianen, Quintus Muth, saat itu sudah melakukan penyelidikan, demikian NRC Handelsblad dan Wereldomroep.
Sekretaris pengurus saat itu dijabat oleh Ad van Luyn, yang sekarang menjadi ketua konferensi Uskup. Van Luyn mengaku tidak tahu kalau diadakan penyelidikan dan beralasan tahun 1966 dia sudah pindah. Tapi kepada Wereldomroep jubir Uskup menegaskan sebelumnya bahwa saat itu van Luyn masih bekerja di 's-Heerenberg. Wereldomroep juga melihat bahwa surat pengalaman kerja van Luyn yang ada di halaman internet Keuskupan Rotterdam diubah beberapa hari yang lalu. Alasannya tidak jelas.
NRC dan Wereldomroep mempunyai informasi detail mengenai tuduhan pelecehan seksual dan aniaya fisik terhadap 137 pater, bruder dan biarawati. Pelecehan tersebut selalu dari dulu selalu ditutup-tutupi. Sebuah komisi dibawah pimpinan bekas mentri Deetman akan mengajukan pemintaan kepada Keuskupan Belanda untuk meneliti skandal pelecehan di tubuh gereja Katolik.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.