Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Minggu 19 Mei  
tank Leopard
Avatar Dina Wiyasti
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Parlemen Belanda Masih Bingung Soal Leopard

Diterbitkan : 17 Februari 2012 - 5:27pm | Oleh Dina Wiyasti (Foto: MATEUS_27:24&25)
Diarsip dalam:

Pemerintah Belanda tidak menutup kemungkinan akan menjual tank Leopard tuanya ke Indonesia. Demikian pernyataan Menteri Uri Rosenthal (Luar Negeri) dan Hans Hillen (Pertahanan) Rabu (15/02) menanggapi pertanyaan tertulis yang diajukan parlemen Belanda medio Januari lalu.

Arjan El Fassed, anggota parlemen dari Partai Kiri Hijau (GroenLinks), pertengahan Januari melayangkan pertanyaan tertulis kepada kabinet setelah laporan berbagai media, baik media Belanda maupun Indonesia, menunjukkan bahwa negosiasi mengenai kesepakatan transaksi belum dihentikan, meski telah ada himbauan dari Parlemen.

Radio Nederland menanyakan komentar El Fassed akan tanggapan yang diberikan kabinet.

Belum bertindak
Anggota parlemen El Fassed kepada Radio Nederland mengatakan, parlemen belum mengambil tindakan karena belum ada kesepakatan apa-apa. Namun jika kesepakatan sampai diambil, kabinet harus tetap menginformasikannya dulu kepada parlemen.

Dan saat itu akan ditinjau kembali apakah situasi hak asasi manusia masih terancam di Indonesia.

Sebelum Kementerian Pertahanan diizinkan melakukan transaksi alat utama sistem senjata (alutsista) dengan negara tertentu, mereka harus meminta rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri mengenai situasi terkini di negara tersebut.

Rekomendasi tersebut lalu harus disampaikan ke Parlemen. Stempel "kondusif/ tidak kondusif" dari Kemenlu sangat berperan dalam menentukan kelanjutan transaksi.

"Mayoritas anggota parlemen telah meminta pemerintah Belanda untuk tidak menjual tank Leopard ke Indonesia karena keterlibatan militer Indonesia dengan pelanggaran hak asasi manusia. Di Belanda berlaku bahwa transaksi alusista senilai di atas 2 juta euro harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari parlemen. Yang terjadi saat ini adalah mayoritas anggota parlemen sepakat bahwa situasi Indonesia tidak kondusif untuk membeli tank-tank kami."

Jangan gegabah
"Indonesia dan beberapa negara lain telah menunjukkan minatnya membeli tank Leopard. Pembicaraan tertutup telah dilakukan dengan negara-negara tersebut yang dapat berujung pada kesepakatan penjualan,'' kata menteri Rosenthal dan Hillen.

Jika proses telah sampai pada tahap tersebut, para menteri sebelumnya diharuskan melaporkan hal ini pada Parlemen.

"Kalau pada akhirnya kabinet Belanda memutuskan mengikat kesepakatan dengan Indonesia, tetap saja harus dilihat kemungkinan adanya pelecehan hak asasi manusia. Saat ini, sampai saat ini, kebanyakan dari kami merasa transaksi tidak boleh dilakukan. Adanya penjualan bisa diartikan sebagai sinyal yang salah dari pemerintah Belanda, jika kita melihat situasi di Papua Barat saat ini," demikian El Fassed menjelaskan kepada Radio Nederland.

Ketika ditanya apakah Belanda akhirnya tidak rugi kalau begitu saja melewatkan kemungkinan transaksi senilai 213 juta dollar yang sanggup dikeluarkan pemerintah Indonesia demi rongsokan tanknya, El Fassed mengatakan Belanda tidak boleh gegabah dan harus tetap berpegang pada peraturan yang ada.

"Yaaah, kalau mengenai masalah itu kita kembali lagi ke debat tak berujung; uang atau moral. Tapi kami (parlemen, Red.) berpegang pada ketetapan Eropa yang mengatakan dalam transaksi senjata kita harus mencermati risiko pemakaiannya di kemudian hari."

Menghalau demonstrasi
Indonesia dinilai masih sangat kurang menghormati hak-hak asasi manusia, terutama di Papua Barat. Parlemen mengkhawatirkan Indonesia akan menggunakan tank Leopard untuk menekan rakyatnya. Apakah Indonesia sebegitu tidak dipercayanya untuk diperbolehkan membeli tank?

"Begini, keberatan bukan hanya datang dari parlemen Belanda. DPR Indonesia sendiri juga tidak seluruhnya sepaham kok. Mereka meragukan apakah tank ini cocok untuk situasi di sana. Apakah dana yang dialokasikan tidak ketinggian. Tapi itu urusannya parlemen Indonesia, bukan urusan saya," tegas anggota parlemen Belanda dari GroenLinks ini.

"Lagipula Indonesia itu terdiri dari banyak pulau. Tank semacam ini bukanlah senjata yang efektif digunakan di situasi kepulauan. Karena itu menurut kami hanya ada satu alasan mengapa mereka mau membeli tank ini; digunakan di kota besar untuk memadamkan pemberontakan-pemberontakan seperti yang Anda lihat terjadi di negara-negara Arab. Kemungkinan inilah yang ingin kami cegah."

Tidak kecolongan lagi
Bagaimana dengan desakan untuk berhemat bagi Kementerian Pertahanan, seperti layaknya bagi semua institusi pemerintahan di Belanda?

"Ya betul. Tapi walaupun demikian transaksi tidak harus buru-buru dilakukan. Nilai pakai tank tidak akan lantas berkurang. Menurut kami langkah penghematan tidak boleh dijadikan alasan untuk begitu saja berkelit dari peraturan yang telah ditetapkan Eropa atas penjualan senjata," lanjut El Fassed.

Menurutnya Belanda harus lebih berhati-hati agar tidak dipermalukan lagi seperti yang terjadi tempo hari di Bahrain dan Mesir, juga Libya. Melalui layar televisi kita melihat tank-tank Belanda digunakan untuk menghalau para demonstran.

Saat itu Den Haag kecolongan karena mereka tidak menyelidiki perihal ini dengan cermat. Demikian Arjan El Fassed kepada Radio Nederland.

Diskusi

Extrimist 17 Mei 2012 - 11:00am

londo bingung karena bokek !!! Tapi mau duit !!! Dasar penjajah !!!

Extrimist 17 Mei 2012 - 10:30am

Yang pasti cikal bakal TNI itu sudah usir Inggris dari Surabaya.. Usir Londo dari Nusantara. Kalau dekat tuh negeri Belanda tentu sudah kita jajah balik.

Extrimist 17 Mei 2012 - 10:22am

Arjan gila !!! Kalau eloe emang bener keturunan Palestine.. kenapa elu kagak urusin aja tuh Palestine.. Eloe Yahudi kali !!!!

haruskah terus kau menoreng aib 28 Februari 2012 - 11:28am

terus typical javanese bafoonery alias badutnya yg terkenal karna baru ada diindon disedunia belum pernah ada polisi joget ala india indian wannabe lagi belum arab wannabe belum whitey wannabe belum chinoise wannabe pusing kepala ditunggu nih susilobangbangeyudon sby jogetnya sitambun

haruskah terus kau menoreng aib 28 Februari 2012 - 11:02am

mas sadar mas tau malu dikit jawa pimpin nkri sudah lama gagal kadaluarsa berapa puluh tahun dari 45 ke 2012 tank aja masih ngemis ngemis orang laen udah ke angkasa luar kalo di amerika sini orang bilang indonesia langsung mereka tanya wow gimana sodaramu apa baik baik aja gakena sunami rampok bom sebab di televisi sini disiarkan tayangan babu yg dipancung terus kakinya diikat dichopper / helikopter dgn kepala yg udah lepas ?????????????????????????????????????????????????????????????

Extrimist 17 Mei 2012 - 10:34am

Sorry mas.. Indonesia itu sudah bercampur baur.. Jawa yg mana yg gagal ??? Soekarno ada darah Bali.. Keluarga Soeharto, SBY, Habibie dan Gusdur pun sudah kawin dengan bermacam suku !!! Indonesia itu satu !!!!

maxalvin 28 Februari 2012 - 9:57am / BELANDA

WOIII Anonymus!!!!! PERASAAN LU AJA YANG SUKA COMENT DI RNW NI... dah tunjukin deh ke jakarta.. entar gue cincang LU!!! gerem juga nengok comentmu!!! mati sahidpun jadi!!! dasar BIANG LU!!! gue tunggu di SENEN YA???

Bung Leo 27 Februari 2012 - 12:39pm

Kita semua mau sepaham dan sehati membela Indonesia dalam bentuk apa saja, kapan dan dimana saja. tapi pertanyaannya ialah, Apakah NKRI itu benar benar negara merdeka dan berdaulat mutlak ataukah tidak? Ada pembuktiannya yang bisa menjamin yang menyatakan bahwa NKRI itu negara merdeka dan berdaulat dari Sabang sampai ke Maroke? Agar tidak saling mencurigai dan meragukan, buktikanlah dengan terang dan jelas bahwa NKRI itu negara merdeka dan berdaulat mutlak. kalau tidak ada, maka NKRI benar benar adalah negara palsu dan ilegal. kalau ada pembuktiannya, maka sekarang inipun aku bersedia dan meminta maaf atas semua ketelanjuranku tentang NKRI dan bersama sama kita memperjuangkan hak kebangsaan kita bersama. Silakan.

tjap gomeh 24 Februari 2012 - 5:17pm

HATI2.....ORANG RMS GILA LAGI PADA COMMENT...KEEP CALM...MEREKA CUMA SEKUMPULAN GELANDANGAN DI BELANDA. MUNGKIN ADA JUGA BEKAS ANGGOTA PKI. UDAH JELAS BICARA NGAWUR KAYAK ORANG GILA (CRAZY). TNI DI Afganistan ???? PERANG DENGAN TALIBAN...??? 'KALAH' DI TIMTIM ??? HAHAHAHAHA
DASAR RMS GILA DAN FRUSTASI (CONFUSED)

Extrimist 17 Mei 2012 - 11:04am

RMS pemalas.. mabuk saja kau sampai mati.. Kalah sama orang2 Maroko dan Turki buat rajin bekerja dan berusaha !!!! TIMTIM sekarang mau mati karena aussit gak mau bantu lagi.. Loe tau gak.. Sekarang malah minta ekonominya di intregasikan dengan Indonesia !!

anak maluku 28 Februari 2012 - 12:03am

heh capgomeh JAWA UDAH DISUNAT BELUM, SINI DISUNAT GRATIS NANTI BUAT IDUL ADHA KONTOL LU DICAMPUR KERUPUK KASIAN BANYAK ANAK JALANAN DI JAWA YG KELAPARAN , SBY DULUAN TUH DISUNAT DULU KASIH CONTOH RAYAT

Mansyur Tuli 24 Februari 2012 - 7:36pm / Indonesia

Sudah lihat dan dengar pembicaraan reporter tentang TNI di Afghanistan ataukah tidak? Rupanya belum lihat jadi berikan komentarnya juga mirif orang sakit jiwa. Ke google lalu tilis "dokumenter satuan kusus tni di afganistan" dan anda bisa saksikan sendiri bagaimana Taliban kerjain TNI lari abu naik. Untuk itu jangan marah dulu, tapi selidikilah kebenarannya. kan anda yang bertanya, dimana buktinya, sekarang diberikan bukti, malah menjadi jadi seperti FPI melarang minuman keras diberbagai sudut dan toko.

Anonymous 24 Februari 2012 - 9:25pm

Saya ingin meluruskan. berita soal satuan itu adalah murni hoax. entah dari pihak mana yang membuatnya. setelah di check, itu hanya isu tak berdasar yg dihembus2kan pihak tertentu. thx.

Anonymus 25 Februari 2012 - 10:42am

Pada waktu belum adanya computer, siapa saja dicap PKI, RMS OPM GAM dan semua itu asalnya dari peraturan dari Jawa. Pada hal, kalau ditanya asal mulanya semua ini, dibilang itukan separatis. Asal dan awal mulanya semua ini, adalah dari JAWA. Kesalahan yang dibuat di Jawa, orang lain yang bukan Jawa dianiaya dan dipenjarakan sementara untuk menjawab persoalannya, dibilang separatis. JAWA yang ingin berkuasa menguasai seluruh territorial orang lain yang bukan Jawa. Kan DASAR INDONESIA itu, adalah JAWA. Itu dasarnya Indonesia. Lalu bagaimana sampai Indonesia itu bisa sampai mencapai Sabang sampai Maroke? Coba kalau anda sekalian jujur dan sopan lalu mari kita sama sama membicarakan kebenarannya, apakah anda tidak heran melihatnya? Bukankah, Indonesia TIMUR ada PRESIDENTNYA dan Bendera Negaranya? lalu kenapa semua ini dimusnahkan tanpa ada suatu penjelasan yang masuk akal dan harmonis? Jadi tidaklah mengherankan lagi, bila anda memberikan komentar tentang "Satuan Kusus TNI di Taliban" itu tidak benar, itulah kebiasaan orang Jawa sedari dulu. Yang benar dibilang salah dan salah dibilang benar. Indonesia itu adalah landasan merdekanya JAWA. Bukan yang lain.

Anonymus 25 Februari 2012 - 10:38am

Pada waktu belum adanya computer, siapa saja dicap PKI, RMS OPM GAM dan semua itu asalnya dari peraturan dari Jawa. Pada hal, kalau ditanya asal mulanya semua ini, dibilang itukan separatis. Asal dan awal mulanya semua ini, adalah dari JAWA. Kesalahan yang dibuat di Jawa, orang lain yang bukan Jawa dianiaya dan dipenjarakan sementara untuk menjawab persoalannya, dibilang separatis. JAWA yang ingin berkuasa menguasai seluruh territorial orang lain yang bukan Jawa. Kan DASAR INDONESIA itu, adalah JAWA. Itu dasarnya Indonesia. Lalu bagaimana sampai Indonesia itu bisa sampai mencapai Sabang sampai Maroke? Coba kalau anda sekalian jujur dan sopan lalu mari kita sama sama membicarakan kebenarannya, apakah anda tidak heran melihatnya? Bukankah, Indonesia TIMUR ada PRESIDENTNYA dan Bendera Negaranya? lalu kenapa semua ini dimusnahkan tanpa ada suatu penjelasan yang masuk akal dan harmonis?

Stealth 25 Februari 2012 - 5:54pm

saya lihat bicara anda ngawur sekali. kesana kemari tidak jelas konteksnya. hanya memaki saja. perkenalkan, saya bukan jawa, dan saya adalah warganegara indonesia. politik adu domba gaya kolonial belanda, devide et impera, tidak akan mempan sekarang buat org indonesia. nusantara sebagai cikal bakal indonesia telah ada sejak jaman sriwijaya (sumatera) jauh sebelum voc datang dgn muslihatnya. lingua franca nusantara telah ada dan digunakan sebagai bahasa bersama sejak dulu. jika anda merasa sebagai warganegara belanda ya tinggal saja dibelanda, tak perlu bicara tak menentu tentang indonesia. right or wrong indonesia is my country. by the way, sebaiknya kembali ke konteks, ini membahas tentang tank, bukan lainnya. sekian, terimakasih. bye.

Anonymous 28 Februari 2012 - 4:24am

Indonesia negara palsu, indonesia by the way. Indonesia negara palsu Indonesia far a way.

inlander tajir 24 Februari 2012 - 9:15pm

sepertinya kamu yang sakit jiwa. mengarang cerita buruk tentang indonesia. sudah saya cari dengan koneksi internet bebas dan high speed. jawabnya : NOL alias zero. ngawur aja kamu sinting!

inlander tajir 24 Februari 2012 - 9:15pm

sepertinya kamu yang sakit jiwa. mengaran cerita buruk tentang indonesia. sudah saya cari dengan koneksi internet bebas dan high speed. jawabnya : NOL alias zero. ngawur aja kamu sinting!

Mansyur Tuli 24 Februari 2012 - 7:34pm / Indonesia

Sudah lihat dan dengan pembicaraan reporter tentang TNI di Afghanistan ataukah tidak? Rupanya belum lihat jadi berikan komentarnya juga mirif orang sakit jiwa. Ke google lalu tilis "dokument satuan kusus tni di afganistan" dan anda bisa saksikan sendiri bagaimana Taliban kerjain TNI lari abu naik. Untuk itu jangan marah dulu, tapi selidikilah kebenarannya. kan anda yang bertanya, dimana buktinya, sekarang diberikan bukti, malah menjadi jadi seperti FPI melarang minuman keras diberbagai sudut dan toko.

tjap gomeh 24 Februari 2012 - 9:19pm

setuju sama sodara inlander. tapi ini apa hubungannya dgn FPI ya??? dasar gak waras. anda memang LSM gak waras. anda BUKAN ORG INDONESIA pastinya. liat aja bahasanya ngaco. bikin dongeng aja. bodoh.

tjap gomeh 24 Februari 2012 - 5:11pm

HATI2.....ORANG RMS GILA LAGI PADA COMMENT...KEEP CALM...MEREKA CUMA SEKUMPULAN GELANDANGAN DI BELANDA. MUNGKIN JUGA BEKAS ANGGOTA PKI. UDAH JELAS BICARA NGAWUR AKAYK ORANG GILA (CRAZY). TNI DI AFAGNISTAN ???? PERANG DENGAN TALIBAN...??? HAHAHAHAHA DASAR RMS GILA DAN FRUSTASI (CONFUSED)

BANGGAR SINERO 19 Februari 2012 - 12:08pm / Indo Nesia Pantatsila

Ala, beli ajalah agar TNI bisa tau bagaimana bisa tembak menembak. DiTIM TIM dulu, TNI hanya bisa menembak Rakyat TIM TIM di Pekuburan Rakyat di DILI, karena tidak bisa berhadapan dengan PRETELIN Pimpinan GUSMAU, akhirnya tembak Rakyat TIM TIM. Jumlah TNI dan POLRI di Indonesia, bisa 10x rakyat TIM TIM. tapi kenyataannya, TNI kalah buat Tentara PRETEILN TIM TIM. Sementara PRETELIN tidak memiliki Tank, vanser, Kapal Perang, Pesawat tempur maupun Helikopter, tidak ada, tapi kenyataannya, TNI kalah total. Kenapa dan? Jadi kalau mau beli, beli saja dan bisa buat besi tua digudang. Orang Indonesia belum mampu membuat senjata berkekuatan yang dibuat Belanda, karena laras dari senjata yang dibuatnya, pada waktu ditembak, larasnya berbalik kearah yang berlawanan. Untuk itu haruslah membeli dari Belanda. Tapi sama juga, karena tetap saja, Tank tank itu pasti dirampas musuhnya. lalu semua TNInya diikat secara tertawan jalan tanpa sepatu dan disuruh pulang seperti di TIM TIM 1991.

Ancol Pri.... 24 Februari 2012 - 9:46am / Half Indo

Aku telah berusaha mendapatkan Tni Pasukan Khuusu di Afghanistan kebobolan. Saya mengajak saudara untuk ke GOOGLE lalu tulis " dokumenter satuan khusus tni di afganistan " dan anda bisa menyaksikannya dan mendengar sendiri reporte membicarakanya tentang lemahnya pasukan khusu dimedan lagak yang bersenjata lengkap. Silakan. Aku tidak bermaksud membela siapapun, hanyalah ingin tau tentang kebenarannnya saja.

Anonymous 23 Februari 2012 - 1:17pm / Indonesia

Semuanya omongkosong melompong. Persoalan Leopard ini, hanyalah merupakan ceritra penipuan menhilangkan jejak dari pembelian senjata yang jauh lebih menguntungkan dari Amerika. Sekarang, Amerika lagi sibuk membangun sebuah fabrik di Bogor demi mendatangkan berbagai peralatan persenjataan mutakir bagi TNI. Bangunan itu menelan biaya sebesar 3,3 juta Dolar Amerika. Jadi masihkah senjata Belanda dibelikan ataukah tidak, itu bukan soalnya. Sekarang ada kesempatan lain, yang bukan beli tapi atas kerjasama dibidang politik. Akhirnya UUD 1945 menjadi program tinggal landas. UUD 1945 paling berarti sekali kepada para petinggi Indonesia di Jakarta dengan USA. UUD 1945 menjadi Ujung Ujungnya Duit.

Anonymous 22 Februari 2012 - 1:19pm

heh bego, tank leopard itu bukan buatan belanda tapi jerman tahu!!!, belanda itu cuma bisa bikin keju doang dasar tolol

Ancol Pri.... 24 Februari 2012 - 8:50am

Buat apa kita semua menjadi pusing dan panik, kalau TNI mau membeli Leopard dari Belanda itu, belilah. Supaya bisa berhadapan dengan Westerling dan Rakyat jelata. Westerling sudah mati, yang hidup sekarang hanyalah Rakyat jelata dan TNI.

Anonymous 25 Februari 2012 - 8:25am

lu ngomong apa sih ????????

Bung Leo 22 Februari 2012 - 11:21am / RMS

Bukan senjata, bukan juga dialog, bukan juga janji janji Surga, bukan juga rencana perbaikan OTUS atau KULTUS, bukan juga instruksi President, bukan juga anggaran belanja dan pendapatan daerah, bukan juga Tap tap MPRRI dari Jakarta, bukan juga gagasan DPRD, melainkan sekarang ini, Rakyat bangsa Papua pada umumnya menuntut REFERENDUM. Mereka mau hanya satu, MERDEKA dan BERDAULT keluar dari negara palsu dan ilegal NKRI. NKRI adalah wujud dari revolusi kriminal Jakarta 1950. Jadi NKRI banar banra adalah negara Palsu dan Ilegal. Hidup basudara Rakyat Bangsa Papua. Rakyat Bqangsa Papua. Katakanlah kepada dunia bahwa, kami Rakyat Bangsa Papua mau merdeka dan bukan bahagian dari NKRI, karena NKRI adalah negara Palsu dan Ilegal. "Mena Muria" Maju terus pantang mundur. Sekali menuntut Referendum, tetap mempertahnkan Referendum. Undure, undure, kata jangan undure, apa datang dari muka kata jangan undure. NKRI palsu dan Ilegal. Itu adalah fakta hukum dan ketentuan hukum serta perundang undangan PBB. NKRI adalah wujud dari revolusi kriminal Jakarta, NKRI adalah bukti dari pelanggaran hukum dan pemalsuan semua Dokument PBB dan negaranya sendiri.

Anonymous 20 Februari 2012 - 10:31pm

Hei kamu cuma besar mulut, siapa bilang TNI kalah di Timtim, si Gusmao saja berhasil ditangkap apalagi cuma menghadapi fretilin2 cecunguk itu. Kalau cuma menghadapi orang seperti kamu, di gertak saja pasti sudah lari terkencing-kencing dan sembunyi di ketiak australia.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...