Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Bram van der Kolk
Avatar Robert Chesal
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Orang Belanda Salah Satu Penggagas MegaUpload.com

Diterbitkan : 10 Februari 2012 - 3:40pm | Oleh Robert Chesal (Foto: ANP/ Daniel.Costa)
Diarsip dalam:

Belum lama ini hanya segelintir hacker yang mengenal nama Bram van der Kolk. Kini, laki-laki Belanda 29 tahun tersebut, terkenal sebagai kepala programmer MegaUpload.com.

Polisi federal Amerika FBI menahan Van der Kolk 19 Januari silam di Selandia Baru dan menutup situs web MegaUpload.com. FBI menangkap laki-laki ini atas tuduhan pembajakan internet. Amerika Serikat ingin dia diekstradisi.

Belanda terkejut seorang warganya terlibat perusahaan sukses itu. Lima tahun lalu, Van der Kolk masih menjalankan kegiatannya dari kamar tidur di rumah orangtuanya di Zwolle, Belanda timur. Tak lama kemudian ia menjalani gaya hidup idaman banyak orang.

Hidup mewah
FBI mengabarkan Van der Kolk memiliki 2,5 persen saham MegaUpload. Untuk tahun 2010 saja, pendapatannya sudah melebihi dua juta dolar. Kehidupannya terutama berlangsung di sekitar rumah mewahnya di Selandia baru, tempat ia dan mitra bisnisnya bekerja, makan dan tidur.

Di kompleks itu terlihat banyak mobil mewah dan kapal pesiar. Mereka sering melancong ke Hong Kong, Filipina dan Amsterdam.

Sejak 2009, Van der Kolk menikah dengan perempuan bahenol Filipina, Asia Agcaoili. Beberapa weblog melaporkan suami-isteri itu dikaruniai seorang putra yang kini berusia dua tahun.

Kepada Radio Nederland, Marcus Koppen, fotografer fashion di Amsterdam, yang baru-baru ini melakukan foto shoot dengan nyonya Agzaoili, mengatakan isteri Van der Kolk saat ini tidak bisa dihubungi “karena masalah yang sedang dihadapi dia serta suami.” Juga nomor HP Agzaoili di Belanda tak dapat dihubungi.

Hakim Selandia Baru memvonis Van der Kolk bebas dengan jaminan Kamis (09/02). Ia harus tinggal di sebuah tempat di Auckland dan dilarang berkomunikasi dengan orang-orang lain yang didakwa dalam kasus ini. Van der Kolk dan isterinya dilarang menggunakan internet.

Ambisi
Ketika masih menjalani hidup biasa di Belanda, Van der Kolk membangun situs web di mana para pengguna bisa mendownload musik secara cuma-cuma. Suatu ketika ia mulai berkenalan dengan Kim Schmitz, alias Kim Dotcom, sangat berambisi.

Kedua laki-laki ini dan beberapa teman lain akhirnya melaksanakan rencana luar biasa, yaitu membangun situs web yang bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Van der Kolk dan Kim Dotcom mulai berkenalan dalam acara lomba balap mobil Gumball 3000. Dalam acara ini, para jutawan memamerkan mobil balap mewah dalam lomba yang berlangsung di Amerika Serikat dan Eropa.

Tahun 2004, Van der Kolk bertolak ke Paris untuk merekam perlombaan itu. Rekaman ini menarik  perhatian Kim Dotcom. Dua lelaki tersebut mulai chatting dan berteman.

Sistem bonus
Dari teman, Van der Kolk dan Kim Dotcom, kemudian menjadi mitra bisnis. Surat kabar Belanda, De Volkskrant juga menulis bagaimana Van der Kolk “lenyap” untuk beberapa tahun kemudian muncul di kediaman Kim Dotcom di Selandia baru.

Di sana ia menjadi otak pengembangan sistem bonus di Megaupload.com. Lewat sistem ini para pelanggan diberi kompensasi finansial jika mendownload sejumlah besar data. Kegiatan ini, menurut pihak kejaksaan Amerika, membuktikan bahwa perusahaan tersebut mendanai aktivitas pembajakan internet.

Waktu masih online, MegaUpload memiliki 180 juta pelanggan terdaftar dan dengan demikian menjadi situs web terpopuler ke-13 di dunia. 

Menurut dakwaan juri federal, Van der Kolk dan enam orang lainnya meraup keuntungan neto lebih dari 175 juta dolar dengan memfasilitasi kegiatan downloading ilegal film dan musik dengan hak cipta, film porno dan konten media lainnya.

Pihak kejaksaan Amerika berniat mengadili semua yang terlibat. Mereka dituduh bersekongkol melakukan pemerasan, pencucian uang, pelanggaran hak cipta dan kejahatan lain yang terkait pembajakan internet.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET