Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dapat memahami kekecewaan atas hasil KTT Iklim Kopenhagen. Dalam wawancara televisi, Obama mengatakan semua negara harus mengurangi cukup banyak emisi gas rumah kacanya tahun-tahun mendatang, tapi KTT Kopenhagen tidak mampu memastikan hal itu.
KTT hanya menghasilkan pernyataan tekad dari para negara peserta untuk melakukan sesuatu terhadap emisi CO2. Tapi secara hukum, kesepakatan itu tidak ada artinya.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.