Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
ADO Den Haag, Gemeentemuseum
Avatar Philip Smet
Map
Den Haag, Belanda
Den Haag, Belanda

Museum dan Klub Sepakbola Belanda Bekerja Sama

Diterbitkan : 19 November 2011 - 8:00pm | Oleh Philip Smet (Foto: Philip Smet, RNW)
Diarsip dalam:

Olahraga dan budaya bagus untuk perkembangan. Demikian klub sepakbola ADO serta Gemeentemuseum (museum kotapraja) di Den Haag. Mereka bekerja sama mengembangkan kegiatan untuk anak. Gemeentemuseum membuat tur khusus untuk anak-anak.

Suara anak-anak terdengar di lobi museum. Suara itu berasal dari sekelompok anak laki-laki berusia sekitar tujuh tahun, semuanya mengenakan baju hijau muda bertuliskan SEV. "Artinya Sport En Vriendschap (Olahraga dan Persahabatan, Red.)," tutur Lucas.

Tim sepakbolanya adalah tim pertama yang ikut tur khusus ADO di Gemeentemuseum. Baik direktur museum Benno Tempel maupun pemain ADO, Ramon Leeuwin membimbing tim.

Anak-anak diberi buku hijau-kuning berisi peta museum, foto lukisan dan pesepakbola. Lalu ada beberapa pertanyaan dan tugas yang harus mereka buat. Apa warna ADO? Hijau dan kuning. Apakah kamu juga melihat warna itu di lobi? Ya. Pertanyaan yang mudah.

Kelompok anak-anak masuk ruangan lain museum. Di ruangan gelap, terpajang sebuah lukisan menggambarkan pertandingan sepak bola. Matahari bersinar terik dan terlihat beberapa pohon kelapa. Anak-anak menyimpulkan pertandingan berlangsung di negara tropis.

Di bawah lukisan terpajang sebuah foto Johan Cruijff dengan nomor punggung 10. "Itu aku," teriak salah seorang anak dengan bangga.

Ingin Belajar
"Adalah ide kami untuk membuat kerja sama seperti ini," cerita direktur museum Benno Tempel. "Suasana saat latihan sebenarnya juga sama: jika dibuat semacam permainan, mereka selalu antusias. Anak-anak ingin belajar."

Sama seperti kebanyakan lembaga budaya lain, Gemeentemuseum sudah lama menyelenggarakan kegiatan khusus untuk anak-anak. Namun kerja sama museum dengan klub sepakbola adalah suatu hal baru.

"Peran organisasi olahraga semakin sosial. Para pemain misalnya mengunjungi rumah sakit anak," kata Tempel menjelaskan. "Masuk akal bahwa ADO dan Gemeentemuseum bekerja sama, menaruh perhatian pada anak muda. Kami ingin tahu bagaimana kami bisa saling memperkuat satu sama lain."

Pemain Bintang
"Lukisan ini adalah 'pemain bintang' kami," kata direktur Tempel kepada anak-anak. "Lukisan ini mendapat perhatian terbanyak." Ia kemudian menjelaskan bagaimana Mondriaan memperlihatkan peta jalan New York di lukisannya. "Kotak-kota kuning adalah taksi."

Di depan lukisan, anak-anak berfoto bersama pemain Ramon Leeuwin. Dalam tur semacam ini, biasanya tidak hadir pemain sepak bola. Jadi ini kesempatan emas. Selain tur sepakbola untuk pesta ulang tahun, anak-anak juga bisa merencanakan tur ADO secara individual.

Keren?
Leeuwin membagi-bagikan tandatangannya kepada para pesepakbola cilik. "Mereka sangat antusias. Saya dulu juga diajak ibu dan nenek ke museum, tapi kombinasi dengan sepakbola memang sangat bagus. Anak bisa belajar banyak. Ini bagus untuk perkembangan," kata Leeuwin. 

Seusai tur keliling ADO, anak-anak juga diberi poster sepakbola - tim profesional dengan lukisan Mondriaan sebagai latar belakang. Mereka juga bisa menang tiket pertandingan ADO.

Hidup tanpa sepakbola? Anak-anak ini tidak bisa membayangkannya. Hidup tanpa seni? Sejujurnya bisa. Dan siapa yang paling keren? Direktur atau pemainnya? "Pemain! Pemain!"

  • ADO Den Haag, Gemeentemuseum<br>&copy; Foto: Philip Smet, RNW - http://www.rnw.nl
  • ADO Den Haag, Gemeentemuseum<br>&copy; Foto: Gemeentemuseum - http://www.gemeentemuseum.nl
  • ADO Den Haag, Gemeentemuseum<br>&copy; Foto: Gemeentemuseum - http://www.gemeentemuseum.nl
  • Gemeentemuseum<br>&copy; Foto: Philip Smet, RNW - http://www.rnw.nl

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET