Kartunis Mesir, Sherif Arafa menyembunyikan dengan rapi karyanya berupa gambar karikatur diktatur Husni Mubarak. Ia ketakutan ditangkap dinas rahasia. Namun setelah Mubarak lengser, dan saat ini kendati sakit tetap menjalani proses pengadilan, Arafa (1980) menjadi berani.
Dalam kartun seri pertamanya terlihat gambar laki-laki botak, dan secara samar itu adalah gambar presiden Mesir. Arafa takut dirinya bakal mengalami nasib yang sama seperti penulis Mesir yang diculik, disiksa dan ditinggalkan telanjang di tengah gurun. Kini gambar Mubarak dapat terlihat di karya-karya Arafa, seorang dokter gigi yang juga penulis buku sukses.





















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.