Koperasi Perumahan di kota Culemborg, Belanda mencabut surat peringatan terhadap sejumlah keluarga Maroko-Belanda di pemukiman Terweijde.
Itu dilakukan menyusul kemarahan masyarakat Maroko. Mereka menolak berbicara lebih jauh dengan walikota mengenai permasalahan di pemukiman itu.
Dalam surat tertera bahwa para keluarga akan diusir dari rumah apabila anak-anak mereka berperilaku buruk sekali lagi. Kepada televisi Belanda NOS, direktur koperasi perumahan, Van Dam mengatakan salah menangani dan akan mengeluarkan surat baru dengan usulan untuk berdialog kembali.
Masyarakat Maroko marah terhadap nada dari surat bersangkutan, serta kenyataan bahwa keluarga-keluarga Maluku tidak mendapatkan surat serupa.
Di pemukiman Terweijde, para pemuda Maluku dan Maroko telah lama saling bermusuhan. Situasi memanas sekitar pergantian tahun lalu.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.