Setelah mengadakan pemungutan suara sebanyak lima putaran, akhirnya organisasi kebudayaan PBB Unesco berhasil menentukan sekjen baru. Mantan Menlu Bulgaria Irina Bokova menang dari saingan terberatnya Menteri Kebudayaan Mesir Farouk Hosni.
Awalnya diperkirakan Hosni yang menang, tapi ternyata dia terlalu kontroversial. Hosni tidak bisa diterima banyak negara barat karena tahun lalu Hosni mengatakan ingin membakar semua buku Israel. Sebuah lobi keras menentang Hosni membawa hasil, yang menyebabkan Bokova meraih posisi sekjen. Perempuan mantan komunis berusia 57 tahun ini adalah perempuan pertama yang menjabat sekjen Unesco.
Foto Wikipedia


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.