Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Kamis 20 Juni  
Avatar Redaksi Indonesia
Map
Jakarta, Indonesia
Jakarta, Indonesia

Maksimalkan Potensimu, Cermin Nasionalismemu

Diterbitkan : 12 Agustus 2010 - 10:28am | Oleh Redaksi Indonesia (foto: Ranesi)
Diarsip dalam:

Cita-cita proklamasi itulah yang telah menjiwai Republik kita ini. Cita-cita itu adalah Pancasila. Karena Pancasila itulah, Indonesia memperoleh indentiteit nasionalnya di dunia. Pancasila bukan hanya registrasi kepribadian sendiri, tapi juga daya pemberi arah buat masa depan.

Mengingkari cita-cita Pancasila adalah sama dengan mengingkari hakekat dan tujuan proklamasi dan revolusi nasional kita. Sesuatu ide yang telah menggerakkan perjuangan suatu bangsa ke arah kemerdekaannya menunjukkan berakarnya ide tersebut secara mendalam ke kehidupan bangsa tersebut. Pancasila adalah jawaban atas tantangan kehidupan bangsa kita, yang telah kehilangan indentiteit nasionalnya sejak gugurnya Majapahit. ”

(Cak Roes )

Perjuangan mengisi kemerdekaan terasa lebih berat dibandingkan dengan merebutnya dari penjajah.    65 tahun belum memperlihatkan kematangan sebagai bangsa yang mampu berdiri tegak diatas kaki sendiri. Terbukti, pendidikan belum merata, prestasi olahraga terpuruk, daya saing bangsa melemah, kemiskinan bertambah, banyak generasi muda belum mendayagunakan potensinya. Mampukah Indonesiaku berubah?

Mari renungkan. Sudahkah kita mengamalkan sila-sila Pancasila dalam keseharian ? Sudahkah kita menghargai pluralisme ? Sudahkah seluruh rakyat Indonesia memperoleh kesempatan belajar ? Sudahkah anarkisme kita kikis ? Sudahkah hasil pembangunan menyejahterakan rakyat kecil, atau justru menjadi ladang uang kaum penguasa ?

Jika masih banyak kata belum terbersit di pikiran kita, mari jadikan momentum 65 tahun kemerdekaan ini sebagai momen perubahan. Berubah dari diri kita sendiri, lalu tularkan semangat tersebut kepada siapa saja. Tanpa aksi, mustahil tujuan tercapai.

Maksimalkan potensi diri, jangan sering membuang waktu. Dayagunakan potensi tersebut untuk menolong orang-orang yang membutuhkan. Itulah kontribusi sederhana kita untuk mengisi kemerdekaan.

Mengentaskan kemiskinan, mengatasi kebodohan adalah cita-cita proklamasi yang harus terus kita upayakan. Mampukah Indonesia berubah ? Tanyakan pada diri kita masing-masing seberapa besar usaha yang telah kita perbuat untuk bangsa ini, sebelum kita menanyakan apa yang telah bangsa ini perbuat untuk kita ? Dirgahayu Indonesiaku. Berubahlah negeriku.

Oleh: Ricky Septian Wijaya

Artikel ini diikutsertakan dalam sayembara Cita-cita Proklamasi. Demi menjaga keaslian, artikel diterbitkan tanpa proses editing dari redaksi. Dalam beberapa kasus, Ranesi hanya mengubah judul untuk keperluan teknis. Isi dan format di luar tanggung jawab Ranesi.


Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...