Rumah Anda beratap seng dan berlantai batu? Lupakan Pinjaman Mikro, jika Anda orang Indonesia. Tapi di India, orang seperti itu tidak otomatis kaya. Kapan seorang pengusaha kecil layak mendapat Pinjaman Mikro? Berikut observasi atas dua contoh kasus.
Contoh 1 - Pooja Rai dari Orissa, India
Pooja tinggal di kawasan miskin India timur. Seumur hidup dia bekerja keras untuk bisa memberi makan, membelikan pakaian dan membayar uang sekolah kelima anaknya. Penghasilan suaminya hampir tidak cukup menanggung seluruh keluarga. Pooja berencana membuka warung kecil yang menjual sembako.
Pejabat Investasi Gauke Andriesse dari Cordaid Microkrediet:
“Pemberi modal lokal, MFI, bagaimanapun harus mengetahui latar belakang Pooja. Jika tidak, permohonan langsung dicoret. Oleh karena itu mereka akan bicara dengan orang-orang di sekitar Pooja. Lebih baik lagi jika dengan buku tabungan di tangan, dia membuktikan bahwa dia bisa menabung. Jika dia hidup di jalanan, Pooja juga tidak layak. Dia harus bisa dilacak. Harus ada semacam prospek akan pembayaran kembali pinjaman.”
Terlalu kaya
Nah, seandainya Pooja tinggal di Indonesia dan rumahnya beratap seng serta berlantai batu, mungkin dia akan dicap ‘terlalu kaya’. Definisi kata tersebut memang berbeda antara tempat dengan tempat lain. Banyak pemohon yang dikategorikan ‘terlalu kaya’ untuk Pinjaman Mikro, tapi terlalu miskin untuk pinjaman bank. Seperti buah simalakama. Kategori sulit, karena untuk mereka yang miskin sekali, masih ada badan amal: kucuran dana konvensional, tanpa syarat apapun.
Andriesse:"Usahanya juga harus tercatat baik dan punya kans untuk berhasil. Jadi pengasong nanas potong di daerah yang tidak menanam nanas akan sulit mendapat persetujuan. Pinjaman Mikro bertujuan agar Pooja mendapat sejumlah penghasilan ekstra per hari dengan cara yang relatif mudah dan pasti. Kedengarannya sepele, tapi penghasilan ekstra itu bisa jadi penyelamat di masa sulit, misalnya jika sakit keras. Itu maksudnya, bukannya untuk membuat Pooja dan keluarganya punya vila dengan kolam renang dalam waktu lima tahun.”
Cerita soal Pooja adalah rekaan.
Paket Kejutan
Contoh 2 – Jessica van Egmond dari Oudenbosch, Belanda:
Jessica van Egmond ingin memproduksi paket suvenir untuk perusahaan. Sebuah paket kejutan berisi gadget dan sampel barang dari pengusaha untuk pengusaha. Ini adalah cara orisinil untuk saling kontak satu sama lain. Setelah bekerja sebagai karywan, Jessica bermimpi untuk punya usaha sendiri. Ibu muda ini tidak bisa menunggu hingga pinjaman 2500 euro tiba di rekening banknya. Jumlah ini dibutuhkan untuk membayar biaya awal: beriklan dan membeli setumpuk kantong untuk paket.
Angka itu jelas. 80% pengusaha Belanda yang mengajukan permohonan Pinjaman Mikro, tidak diloloskan. Mereka yang minta bantuan Henk Ras dari Microkredietloket Brabant-Barat (loket tempat orang mengajukan permohonan pinjaman kredit), punya kans lebih besar untuk sukses: Ras dan koleganya bisa meloloskan tiap satu dari dua permohonan.
Rancangan bisnis buruk
Henk Ras: “Jessica punya sejumlah faktor kuat. Saya yakin dia pasti berhasil.”
Penilaian Ras sangat ketat. “Para pemimpi dan mereka yang rancangan bisnisnya buruk, langsung dicoret. Sudah lama orang tidak bisa membuat rencana bagus. Para profesional seringkali sangat brilyan dalam bidangnya, tapi untuk usaha sendiri, banyak hal yang harus diperhatikan. Situasi di sejumlah sektor industri saat ini juga buruk dan membuat para penanam model sangat kritis. Misalnya saja sektor transportasi, horeca (hotel, restauran dan kafe), dan makelar properti.”
“Jessica punya mental wiraswastawan asli. Dia pantang mundur, ingin menghasilkan sesuatu. Idenya lumayan unik dan di kawasan ini hampir tidak ada saingan. Dalam rancangan bisnisnya dia sudah memikirkan soal masa depan keuangan, wilayah kerja dan kemungkinan perkembangan usaha. Singkatnya: cocoklah.”
Hutang?
Bank umum dengan senang hati memberi van Egmond saran, tapi bukan kucuran dana.
Ras: “ Jumlah kecil ini sangat tidak menguntungkan bagi bank. Mereka tidak mau berurusan dengan itu. Bank juga sangat kritis melihat masa lalu: misalnya apakah kamu pernah punya hutang yang telat atau tidak dibayar? Apa pernah di penjara? Kalau iya, mungkin sebaiknya kamu lupakan saja. Pemberi modal Qredits dan saya melihat ke masa depan. Apakah seseorang punya mental wiraswasta? Ini adalah kriteria yang menentukan keberhasilan.”
Anda punya pengalaman dengan permohonan Pinjaman Mikro? Apakah rancangan bisnis Anda ditolak atau diterima? Beritahu kami!
Links:
Cordaid microkrediet
Qredits















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.