Demonstrasi anti pemerintah di Bangkok, Sabtu (20/3), melumpuhkan lalu lintas di ibukota Thailand itu.
Puluha ribu demonstran mengendarai mobil, truk dan motor memadati jalan-jalan di Bangkok yang memang sudah sangat padat.
'Karavan Merah' menjadi slogan protes baru menentang Pemerintah Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva yang dimulai akhir pekan lalu. Para demonstran merah tersebut menyatakan tetap akan terus melancarkan aksinya sampai pemerintah pimpinan perdana menteri Abhisit jatuh.
Sebelumnya sempat diberitakan bahwa perwakilan dari dua kubu akan berunding. Seorang menteri akan mewakili pemerintah dalam perundingan awal.
Menurut para demonstran yang semuanya berpakaian merah, pemerintah berkuasa dengan cara yang ilegal karena terbentuk setelah kudeta militer pada 2006. Para pendukung Mantan Perdana Menteri Sinawatra menuntut mundurnya Abhisit dan meminta dilakukan pemilu. Namun demikian Perdana Menteri Abhisit menolak tuntutan tersebut.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.