Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Aksi demo di luar gedung Bella Centre, Kopenhagen
Avatar Willemien Groot
Map
Kopenhagen, Denmark
Kopenhagen, Denmark

Kritik Pada KTT Iklim Kopenhagen

Diterbitkan : 17 Desember 2009 - 1:17pm | Oleh Willemien Groot
Diarsip dalam:

Kepala Urusan Iklim PBB Yvo de Boer, meragukan penyelenggaraan perundingan iklim pada masa mendatang.

Jumlah besar akreditasi di KTT Kopenhagen ini ternyata merupakan risiko keamanan yang tidak diperhitungkan. Rabu malam waktu setempat, para demonstran menduduki ruang konferensi.

Banyak terlihat bungkusan-bungkusan yang mencurigakan di gang-gang, ganguan terhadap rapat dan orang-orang yang naik di podium. Terlepas dari demo di luar yang kadang berlangsung sangat keras, di dalam ruang sidang pun, di Bella Center, banyak terjadi kericuhan.

Salah sendiri
Sebagian masalah disebabkan oleh PBB sendiri. Panel Iklim UNFCCC ingin agar sebanyak mungkin organisasi dan LSM diberi kesempatan untuk hadir.

Selain itu beberapa bulan lalu tidak terduga bahwa hampir 120 pemimpin pemerintahan dan kepala negara akan datang ke Kopenhagen. Ini merupakan jumlah terbesar dalam sejarah konferensi iklim. Dan mereka tidak datang sendirian, tapi membawa rombongan.

Terlepas dari hal-hal yang tak terduga, mengeluarkan 46.000 kartu masuk ke ruangan konferensi yang berkapasitas 15.000 orang, jelas tidak bijaksana. Meskipun tidak semua peserta, akan hadir terus selama dua minggu penuh.

Tidak proporsional
Tapi, andaikan  tidak ada masalah logistik, gangguan yang terjadi Rabu lalu sudah melampaui batas. "Saya tidak pernah mengalami ini," kata Kepala Urusan Iklim PBB Yvo de Boer dengan nada agak kaget. Ia juga sempat dicemooh organisasi lingkungan Friends of the Earth yang ditolak masuk atas alasan keamanan. Padahal mereka memiliki kartu masuk.

Ia membandingkan KTT ini dengan KTT G8. Seluruh pusat kota ditutup dan kapal perang dikerahkan di pantai. PBB tidak menghendaki ini, tapi Yvo de Boer ragu. "Insiden Rabu lalu menguji batin saja. Saya ragu apakah kita bisa terus dengan cara begini."

Yvo de Boer: "Saya sebenarnya menghadapi dilema pelik. Bangga, karena saya kira, kami menyelenggarakan salahsatu proses paling terbuka di dunia, mengajak masyarakat sipil ikut berpartisipasi, berperan dan mengamati, sejauh yang bisa kami lakukan. Namun, bagaimanapun, saya bertanggung-jawab bagi keamanan anda sekalian dan semua peserta lainnya. Dan itu, suatu pertimbangan yang amat sulit."

Memang ada organisasi yang terlalu banyak meminta akreditasi. Rabu lalu sudah 500 orang dari Friends of Earth berada di lobi, sementara dari Federation of Liberal Youth delegasinya 100 orang.

Tidak ada limit
Menurut ketua International Federation of Liberal Youth  Bart Woord, remaja liberal semestinya tidak perlu mengirim sedemikian banyak wakil. Tapi, tidak ada yang membatasi mereka.

Bart Woord: "Ini semacam bencana biasa yang sering terjadi, karena PBB bodoh tidak menentukan batasan jumlah delegasi. Di sini ada organisasi yang mengirim 500 orang. Meskinya harus dibatasi sampai 50 orang. Kita bakal senang kalau diberitahu hanya bisa mengirim 50 orang. Tapi semua orang bisa masuk."

Perunding alot
Menurut Bart Woord, ribuan wakil NGO dan berbagai organisasi lainnya punya fungsi tersendiri. Kelompok pemuda liberal Kanada misalnya, menekan perunding alot dari negeri mereka, dan membanjiri media nasional dengan berbagai informasi.

Dana Cagar Alam Dunia, WNF, menempatkan diri sebagai pengamat. Wakil-wakil mereka berusaha agar setiap peserta, memperoleh informasi yang sama. Terutama wakil-wakil dari negara-negara yang sedang berkembang. Pada umumnya anggota delegasi mereka tidak banyak, dan dengan demikian, tidak bisa selalu ikut hadir dalam setiap pembicaraan.

Masalah keamanan
Walaupun keterbukaan memang penting, tapi Yvo de Boer menghadapi masalah keamanan serius. Apalagi, pada saat tibanya Presiden Amerika, Barack Obama, Jum'at besok. Atas pertimbangan keamanan, jumlah kartu tanda masuk bagi pihak-pihak yang tidak terlibat langsung dalam perundingan, untuk Jum'at besok dibatasi hingga 90 saja.

"Itu berarti, saya harus bergantian memakai kartu, dengan direktur kami," kata Donald Pols dari WNF.

Diskusi

user avatar
Egi Dilianda 19 Desember 2009 - 2:52pm / Indonesia

selamat untuk rekan-rekan disana yang dapat berjuang langsung demi kepentingan lingkungan dan umat manusia sendiri.
namun alangkah lebih baik dan bijak, jika aksi-aksi yang cenderung anarkis tersebut, digantikan dengan duduk bersama-sama sebagai sesama LSM pejuang lingkungan guna memunculkan satu roadmap baru yang kemudian dapat diusulkan kepada negara-negara di KTT kopenhagen, jangan jadikan momen ini menjadi sia-sia dan hanya buang-buang tenaga saja.
satu lagi "kalau demo jangan buang sampah sembarangan, apalagi bertidak vandalis" :)

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET