Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Ayaan Hirsi Ali
Avatar Jannie Schipper
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Kristen di Negara Arab Jadi Korban Genosida

Diterbitkan : 8 Februari 2012 - 11:20am | Oleh Jannie Schipper (Foto: ANP)
Diarsip dalam:

Di negara-negara Islam tengah berlangsung genosida terhadap umat Kristiani. Demikian Ayaan Hirsi Ali, politikus dan publisis Belanda berdarah Somalia sewaktu diwawancara majalah Newsweek.

Hirsi Ali mengatakan, sejak Revolusi Musim Semi Arab, pemerintah dan media Barat terlalu memandang umat Muslim sebagai pahlawan atau korban. Pada waktu bersamaan mereka lupa ribuan orang Kristen di negara-negara Arab dibunuh atau ditindas karena agama yang dianutnya.

Islamofobia atau ketakutan terhadap Islam, tidak sebanding dengan apa yang disebut Hirsi Ali “kristofobia”: penindasan minoritas Kristen di negara-negara Islam. “Orang harus berhenti bungkam tentang intoleransi religius ini yang berbentuk kekerasan,” ujar Hirsi Ali.

Menurut mantan politikus Belanda yang kini tinggal di Amerika Serikat, nasib minoritas Kristen dan minoritas agama lainnya dipertaruhkan.

Dari Nigeria hingga ke Pakistan
Intoleransi beragam bentuknya. “Di beberapa negara bahkan pemerintah sendiri yang menindas dan di negara lain, kelompok-kelompok pemberontak dan milisi mengusir warga Kristen dari wilayah-wilayah yang ditinggali berabad-abad.”

Warga Kristen di Nigeria hidup dalam ketakutan. Sekte Islam Boko Haram, membunuh 54 orang Januari silam. Di Mesir sedikitnya 30 orang tewas dalam unjuk rasa Maspero Oktober 2011. Di Pakistan, seorang perempuan Kristen divonis mati dan terjadi serangan mematikan terhadap regu bantuan. Di Sudan, kristofobia sudah bertahun-tahun menelan korban jiwa. Ayaan Hirsi Ali masih menyebut lebih banyak contoh lain yang menunjukkan warga Kristen makin terancam nyawanya di negara-negara Islam.

Bukan yang pertama
Ayaan Hirsi Ali bukan orang pertama yang memperingatkan pengejaran terhadap warga Kristen, sesuatu yang semakin sering terjadi. Tahun lalu, politikus liberal Belanda Frits Bolkestein dan Hala Naoum Nehme menyampaikan hal serupa di media Belanda.

Di daftar negara-negara, tempat orang Kristen menjadi korban pengusiran, sedikitnya separuh dari negara-negara tersebut berpenduduk mayoritas Islam. Indonesia menduduki peringkat ke-43 dalam daftar tersebut. Sementara Korea Utara menempati posisi I. Di sana situasi orang Kristen paling buruk.

Tapi ada beberapa catatan pada contoh-contoh yang diberikan. “Banyak sekali contoh dari negara-negara di mana masalah sosial dan politik dirasakan oleh semua kelompok masyarakat,” kata Taoufik Benyahia dari Argan, organisasi pemuda di Amsterdam.

“Jika sebuah negara ditimpa masalah, maka kelompok-kelompok minoritas selalu ekstra rentan.”

Menurut Petra Stienen, pakar Arab dan mantan diplomat, tidaklah benar bahwa posisi kaum Kristen kurang diperhatikan. "Di parlemen, orang malah ingin tahu lebih banyak soal nasib minoritas Kristen ketimbang posisi kelompok-kelompok korban penindasan lain di negara-negara Arab.”

Duta HAM
Dalam kebijakan HAM, Kementerian Luar Negeri Belanda memberi perhatian khusus pada minoritas agama.

“Yang penting adalah keyakinan dan kebebasan beragama: Belanda akan tetap secara aktif mendukung setiap upaya untuk melindungi kelompok minoritas agama. Sikap ini diambil antara lain setelah meningkatnya kekerasan terhadap warga Kristen di beberapa negara,” demikian tercantum dalam salah satu nota tahun 2011.

Setelah pemberitaan kekerasan di Nigeria Januari silam, Menlu Uri Rosenthal langsung mengatakan negeri ini harus segera dikunjungi Duta HAM Belanda.

Perhatian terhadap hak-hak minoritas agama harus menjadi syarat untuk mencapai kesepakatan dagang dan menerima bantuan dari negara-negara Barat. Demikian Hirsi Ali.

Benyahia merasa ini adalah “sinyal yang salah”. “Sama konyolnya jika seorang pemuka Islam menyerukan hanya mau menjalin hubungan dengan negara-negara yang menghormati hak-hak kaum Muslim. Yang penting adalah untuk menghormati hak-hak semua penduduk di sebuah negara, bukan satu kelompok tertentu.”

Prioritas
Petra Stienen menambahkan: "Kami harus waspada supaya orang tidak eksplisit melihat ke satu kelompok saja. Pertanyaan penting bagi negara-negara Arab seperti Mesir adalah: bagaimana mereka menangani pluriformitas. Harus terbentuk negara sipil yang memungkinkan perbedaan etnik, agama dan yang lainnya.”

Dalam Newsweek Hirsi Ali berkata: “Mari kita menetapkan prioritas yang tepat.” Ia tidak menyangkal bahwa minoritas Islam di negara-negara Barat tidak perlu dilindungi, tapi juga mengatakan bahwa “kartun, film dan naskah berbeda dengan pisau, senjata api dan granat”.

Diskusi

yahya 19 Mei 2012 - 3:56pm / Indonesia

Saya hanya sedih,katanya kita Umat Tuhan;tetapi cermin ketuhanan agak sulit kita lihat.Yang kita lihat hanya cacimaki,kecurigaan,ketidakharmonisan dan ketidakselarasan yang lain.Mari kita coba merenung sejenak,senangkah Tuhan Kita dengan kehidupan seperti ini?Jujur,rendahkan diri,katakan kepada Tuhan" SENANGKAH ENGKAU DENGAN CARA HIDUPKU"?

setiawan 18 Mei 2012 - 8:15am / Indonesia

Islam ingin menguasai dunia dgn hukum Syariah & Khilafah.
Di mana ada Muslim di situ ada Jihad.
Di mana ada Islam di situ ada teror bom, teroris & bom bunuh diri.

COBRA 29 Februari 2012 - 5:55am / INDONESIA

Hey, negara kita ini adalah negara islam terbesar di DUNIA,YOU KNOW??? jadi perbandingannya adalah 1 orang kristen maka 1000 orang islam,SO tausahlah banyak cingcong masih untung kita hidup tenang walaupun beda agama :)
BHINNEKA TUNGGAL IKA

kodapulo 9 Februari 2012 - 1:10pm / Indonesia

Sangat disayangkan kalau itu terjadi, tapi itu hanya halusinasi orang-orang yang membenci islam. Mana ada warga minoritas di negara Islam yang dibrangus HAM-nya. Contoh kecil Indonesia, Yang membuat kekacauan itu umumnya tokoh-tokoh kristen sendiri yang memprovokasi jemaatnya untuk berbuat ulah dan keculasan. Misalnya Gereja Yasmin Bogor. Kita tahu bahwa untuk membangun tempat ibadah yang suci harus dengan hati yang suci pula, bukan dimuali dengan kebohongan dan manipulasi seperti tokoh-tokoh GKI yasmin. Ujung-ujungnya mereka membuat keonaran, ya ummat Islam yang tadinya tenang, ya diganggu, maka merekapun bangkit. Muncullah tokoh-tokoh Theosphi yang mengaku dirinya Islam membela mati-matian buat yang yang berbohong dan culas. Apakah mereka tidak menyadari bahwa Semua orang Islam pasti menghormati saudaranya beragama kristen baik dalam kegiatan ibadahm sosial dll, selama tidak melanggar aturan yang berlaku. Ada hajjah yang mengaku dan berani mati untuk membela Hak GKI Yasmin. Apakah dia tida sadar bahwa seandainya dia benar mati, bahwa dia mati dalam kekafiran, karena membela kebohohangan dan keculasan bukan membela saudara kita yang beragama kristen.

Sansudin 9 Februari 2012 - 7:04pm / Indonesia

Aku sungguh menyesal membaca tulisanmu kodapulo. Sebegitu nekatnya sampai anda memberikan informasi yang penuh dengan benih tipu dan kebohongan. Hirsi Ali itu seorang wanita Islam terkenal didunia asal Somalian itu bukan orang bodoh seperti anda. Jangan anda membandingkan cara berpikirmu yang karuang adat itu mencoba menetang keterangannya, anda tak mampu membela semua kejahatan Islam dari keterkaitannya dengan Osama bin laden. Itu namanya NEKAT. Apakah anda itu ketua MUI, apakah anda itu mentri agama, tapi kalau kalian bersifat menipu dan berbohong, maka itu artinya nekat. Sejak peristiwa menjatuhkan 2 pesawat di New York USA itu, kata NEKAT menjadi bahagian dari semua ajaran Islam. Hal mana hampir bersamaan dengan prajurit Jepang dalam perang dunia ke 2. Nekat saja. jadi apakah dengan keteranganmu diatas ini, engakupun Nekat untuk membela Islam? Bogor itu buktinya dimana Islam mulai menunjukan Nekatnya. Jenis ini namanya Nekat tipu, Nekat berbohong, Nekat mati, Nekat membunuh, Nekat, Nekat, Nekat dan terus Nekat sampai mati.

AnakLembang 9 Februari 2012 - 10:32am

Mari kita doakan mereka yang bertikai

Anonymous 10 Februari 2012 - 8:45pm

Agama yang benar itulah agama KRISTEN. Yehua berhubungan langsung dengan umat pilihannya yaitu ISRAEL. Berbagai jabatan dalah bangsa ISRAEL, itu asalnya dari Yeua Tuhan Serwa sekalian alam. Nabi, Raja, Hakim, Rasul, Yesus Kristus, dan Nebia bagi sang wanita dan TABERNAKEL semuanya asalnya dari JEHOVA.
*
Selain dari umat pilihan Jehova ISRAEL, maka jabatan nabi dan hakim serta rasul itu semuanya palsu dan bukan berasal dari JEHOVA. Hanya bangsa Israel itulah, yang menjadi uamt pilihan Tuhan Jehova. Selain Israel, tidak ada jabatan nabi dan rasul serta raja seperti raja Daud dan Soleman ada di Arab Saudi.

masalah 9 Februari 2012 - 1:16am / traveler

Pengembangan agama kristen yang salah. Kalau cara begitu mereka lakukan tentu akan mendapat masalah dimana-mana. Tuuuu kristenkan saja orang eropa sana yang tidak mau menjadi kristen lagi.!!! Katanya kristen itu milik eropa, tahu-tahu muncul di benua lainnya. Kristen adalah agama yang mengacau negeri orang lain karena mereka kebanyakan masuk dari sisi dunia miskin karena dimiskinkan oleh pemerintahan kristen di dunia. Akhirnya melalui agama juga bisa menjajah. Kebanyakan pastor-pastor eropa itu sumber pertama memberikan informasi tentang sebuah daerah yang akan dijadikan sasaran. Dulu cerita itu bisa membohongi rakyat eropa yang memang kehilangan informasi, sekarang mereka yang ilmu yang lebih tinggi mulai sadar bahwa uang mereka makan/tempat bekerja mereka adalah hasil dari perampokkan. Makanya mereka meninggal agama mereka. Cuma masih tinggal bagaimana untuk survivel tanda menjalankan kehidupan yang susah. Maka system perbudakan tetap dipertahankan dalam cara modern. Mengakali pimpinan yang mau disogok, menimbulkan perang saudara, akan jalur uang masuk tetap jalan tanpa terputus. Jika anda lihat masalah sampai saat ini didunia, dibelakangnya pasti ada CIA,mossad,dll yang datangnya dari orang eropa asli. Cuma yang dipegangnya pemimpin, maka tidak mudah dibongkar karena mereka juga melindungi & membantu. Sekarang game mereka di timur tengah, dimana diakhir cerita si kristen group membawa pulang minyak-minyak kekampungnya. !!!

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET