Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Minggu 12 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Mesin fotokopi
Avatar Frank Renout
Map
Paris, Prancis
Paris, Prancis

Kredit Mikro, Bahkan di Pinggiran Kota Prancis

Diterbitkan : 11 Maret 2010 - 10:19am | Oleh Frank Renout (foto: Frank Renout)
Diarsip dalam:

Bukan cuma uang, tapi terutama konsultan usaha yang membantu para wirausahawan pemula di kawasan pinggiran kota Prancis, yang disebut banlieue.

FinanCités tidak memberi kredit mikro, tapi menanam modal di perusahaan-perusahaan kecil di mana setelah lima tahun, pemilik perusahaan bisa membeli kembali saham mereka. Berikut kisah dua pemuda kawasan pinggiran yang punya ide cemerlang. Saat ini mereka bahkan sudah berpikir untuk go international. Laporan Frank Renout.

Sebastien Haziza turun dari motor, mencopot helm dan masuk ke gedung universitas besar di pusat kota Paris. Dia berlari naik tiga lantai, masuk ke sebuah lorong dan berhenti di depan sebuah mesin foto kopi warna merah. "Voilà!", katanya. “Benda ini sekarang salah satu milik kami.” 

Di mesin itu tertera besar-besar tulisan 'Copies gratuites' atau fotokopi gratis. “ Mesin fotokopi kami saat ini ada di 70 persen kampus di seluruh Prancis. Tahun lalu saja mahasiswa membuat tiga juta lembar kopi. Dan perusahaan kami baru berdiri dua tahun!”

Penanggulangan AIDS
Haziza dan partner usahanya Malik Brachemi punya ide brilyan. Mereka ingin menempatkan mesin fotokopi di universitas-universitas supaya mahasiswa bisa memfotokopi secara gratis. Ini dimungkinkan dengan sponsor perusahaan yang beriklan di balik kertas fotokopi.

Seorang mahasiswa yang datang untuk mengkopi catatan menunjukkan kertas tersebut. Di bagian belakang tercetak iklan penanggulangan AIDS. “ Gak papa,kan?” katanya sambil tergelak. Haziza: “Saat ini kami masih banyak bekerjasama dengan pemerintah, karena tentu saja kamu juga harus hati-hati dengan apa yang tertera di kertas. Kami tidak mau dapat masalah akibat iklan yang menghina.”

Tapi sebelum jadi seperti sekarang, Haziza dan Brachemi butuh uang. Dan waktu itu perusahaan mereka – Dopad Media – tidak punya.
 
Dukungan
”Kami sudah mendekati para investor, bank, malaikat bisnis, semualah,” kata Haziza. “Mereka pada dasarnya bersedia, tapi yang kami inginkan adalah mitra, yang bisa membantu kami sebagai perusahaan baru. Kami kan baru saja mulai sebagai pengusaha.”  Akhirnya keduanya bertemu dengan organisasi FinanCités, anak perusahaan PlanetFinance, organisasi kredit mikro internasional.

 
FinanCités berdiri tahun 2007 dengan tujuan membantu perusahaan baru dan kecil di pinggiran Prancis: yaitu kawasan yang sering menimbulkan masalah di sekitar Paris dan kota besar lain. Tingkat pengangguran di sana tinggi dan kesempatan berkembang hampir tak ada, jadi para wirausahawan kecil-kecilan ini butuh arahan yang benar.

Sejak kerusuhan di daerah pinggiran 2005 lalu, pemerintah Prancis mengambil berbagai tindakan untuk membantu pemulihan kawasan-kawasan bermasalah. Pelbagai bank dan perusahaan juga dihimbau untuk berpartisipasi. Sejak itu banyak inisiatif bermunculan, terutama dari organisasi kecil dan baru. Kredit mikro menjadi jalan yang disukai untuk memberi sedikit dukungan kepada para orang muda ambisius dari pinggiran kota.
 
Modal mikro
"Seringkali investasi kecil saja sudah cukup untuk membantu. Tapi bagi bank tradisional, hal itu seringkali tidak menarik. Institusi finansial tidak tertarik berkecimpung di daerah pinggiran,” kata Bianca Fischer Lethanh dari FinanCités. “Selama dua tahun terakhir kami sudah menanam modal di 30 perusahaan kecil dari kawasan tertinggal, dengan jumlah seluruhnya 1,4 juta euro. Ini berarti rata-rata 45.000 euro per perusahaan.”

Syaratnya luwes: memang harus punya rencana bisnis yang bagus, tapi tidak perlu jaminan. Para wirausahawan harus dari pinggiran kota dan perusahaannya minimal sudah berumur setahun.

“Kami tidak mengucurkan kredit mikro, melainkan modal mikro,” demikian Fischer Lethanh. “Itu berarti investasi antara 5000 hingga 100.000 euro. Kami juga menjadi mitra perusahaan yang kami bantu. Setelah kira-kira lima tahun, kami menarik diri. Nah, saat itu, pemilik perusahaan boleh membeli saham kami, yang semoga nilainya sudah semakin tinggi.”

 
Konsultan
Tapi penawaran FinanCités yang paling penting mungkin bukan uang. Organisasi itu juga menawarkan seorang konsultan.

Jadi kami mendapat suntikan modal, sekaligus dibimbing oleh semacam konsultan perusahaan,” demikian Haziza dari Dopad Media. “Dengan itu, tidak saja kami bisa membeli mesin fotokopi, kami juga bisa berkembang. Konsultan ikut sumbang pikiran dalam rencana bisnis kami, seberapa jauh kami bisa berkembang, apa yang harus kami lakukan. Ini tidak dilakukan penanam modal lain: mereka cuma ingin memetik keuntungan dari investasinya.”

Tanggung risiko
Haziza puas dengan hasilnya. “Kami berpikir untuk go international, misalnya memperluas usaha ke Spanyol, Belgia dan Belanda. Kenapa tidak? Ini kan ide hebat. Mahasiswa bisa gratis fotokopi, yang artinya menghemat banyak uang, dan perusahaan bisa beriklan. Universitas juga dapat jaminan: jika tidak ada yang beriklan, kami jamin mesin tetap jalan. Yah kami tanggung risiko itu. Tapi sejauh ini, jumlah pengiklan masih lebih dari cukup.”
 

Link:

Copy Campus
FinanCités

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET