Kerusuhan pecah di Uruzgan Afganistan menyusul insiden perobekan Al-Quran oleh tentara internasional ISAF. Pusat Kota Tarin Kowt ditutup. Para saksi menyatakan pada Radio Nederland Wereldomroep para demonstran menuju pasar untuk berunjuk rasa.
Lebih dari tiga ratus orang berunjuk rasa menentang tentara internasional. Menurut seorang pemimpin masjid tentara ISAF merobek kita suci. Upaya beberapa orang untuk mengambil Al Quran yang dirobek-robek itu digagalkan oleh polisi.
Propaganda
Insiden ini bermula dari operasi militer yang digelar oleh NATO Rabu (28/7) di Lembah Mirabad. Menurut seorang jurnalis Afganistan, perobekan Al Quran terjadi setelah seorang warga melakukan perlawanan.
Menurut otoritas setempat, ini semua adalah 'propaganda Taliban' untuk merusak nama tentara internasional.
Juru bicara tentara Belanda membenarkan saat ini ada demonstrasi di Kota Tarin Kowt memprotes perobekan Al Quran oleh tentara ISAF. Namun, menurut juru bicara tersebut sampai saat ini belum ada bukti bahwa tentara internasional benar-benar terlibat.
"Tentu saja kami selalu menanggapi dengan serius insiden seperti itu. Kami sama sekali tidak mendukungnya."






















Bagaimana pula taliban bisa memakai pakaian ISAF ??????. Logika apa lagi yang harus dipakai jika ada taliban bisa berpakaian ISAF disebelah mereka. !!!!!!. Perantau yang memakai senjata di negeri orang. Bunyinya saja sudah tidak baik apa lagi hasilnya. Seperti belanda yang berbisnis di Indonesia dulu tetapi ada tentaranya.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.