Presiden Venezuela, Hugo Chavez, menyatakan negaranya berada dalam kondisi kelangkaan listrik. Negara ini dilanda kekeringan dan kali ini mencapai rekor terparah dalam 100 tahun terakhir.
PLTA di bendungan Guri, dekat sungai Orinoco airnya menyurut drastis. PLTA mensuplai 70 persen pasokan listrik di Venezuela. Kelangkaan mendorong keputusan menambah produksi listrik, misalnya dengan menambah investasi di PLTA baru.
Bulan lalu Chavez memutuskan untuk mematikan listrik secara bergilir tiap harinya, tapi rakyat Venezuela marah besar sehingga dia harus segera menghentikan kebijakan tersebut.
Chavez mengumumkan kondisi kelangkaan listrik dalam program radio terbarunya. Program itu berjudul "Tiba-tiba ada Chavez," karena program ini selalu muncul tiba-tiba, kalau Chavez sedang ingin siaran saja.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.