Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Sabtu 11 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Redaksi Indonesia
Map
Bontang, Indonesia
Bontang, Indonesia

Kehidupan Masyarakat Pesisir Bontang

Diterbitkan : 9 Agustus 2010 - 12:35pm | Oleh Redaksi Indonesia (Foto: Arief Widagdo Soetarno )
Diarsip dalam:

Rangkaian foto yang menggambarkan sub-tema, pengrajin terasi zaman sekarang menggapai cita-cita proklamasi. Kali ini digambarkan dengan esei 4 foto menyorot  perikehidupan masyarakat pesisir Bontang/Kalimantan Timur dalam 4 foto.

Yang ingin disampaikan dalam foto:
1.Kondisi Bontang Kuala : perumahan masyarakat Bontang Kuala berada di atas air laut. Mayoritas profesi masyarakatnya adalah nelayan. Salah satu  hasil laut yang paling banyak adalah udang-rebon, yang merupakan bahan baku utama  pembuatan terasi.

2.Kehidupan perekonomian : Pemerintah Kota Kontang melihat potensi sumber daya laut yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan memberi pelatihan antara lain pembuatan terasi.

3.Apakah mereka merasa sudah tergapai cita-cita kemerdekaan ? Cita-cita kemerdekaan, untuk mencapai masyarakat adil makmur tidak bisa disamaratakan, sehingga adil dan makmur bagi masyarakat golongan tertentu tidak akan sama dengan masyarakat golongan lain, karena perbedaan nilai terhadap adil dan makmur. Bagi masyarakat Bontang Kuala, secara ekonomis cita-cita kemerdekaan secara relatif sudah tercapai.

*Klik foto untuk melihat dalam ukuran sebenarnya*

Oleh: Arief Widagdo Soetarno  

Artikel/rangkaian foto ini diikutsertakan dalam sayembara Cita-cita Proklamasi. Demi menjaga keaslian, artikel/rangkaian foto diterbitkan tanpa proses editing dari redaksi. Dalam beberapa kasus, Ranesi hanya mengubah judul untuk keperluan teknis. Isi dan format di luar tanggung jawab Ranesi.


  • pesisir bontangkuala<br>&copy; Arief WS
  • profesi pembuat terasi<br>&copy; Arief WS
  • pengolahan terasi<br>&copy; Arief WS
  • hasil produksi terasi<br>&copy; Arief WS

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET