Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 24 Mei  
Avatar Redaksi Indonesia
Map
Aceh, Indonesia
Aceh, Indonesia

Ke Mana Aceh akan Dibawa oleh Zaini dan Muzakir?

Diterbitkan : 25 Juni 2012 - 12:00pm | Oleh Redaksi Indonesia (Foto: FAS FM Aceh)
Diarsip dalam:

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2012-2017 Zaini Abdulah dan Muzakir Manaf, dipastikan akan berlangsung pada tanggal 25 juni mendatang, setelah adanya kepastian tentang keputusan Presiden (Kepres) tentang pengangkatan pemimpin Aceh yang baru. Laporan Lola Alfira, Radio FAS FM Meulaboh.

Berjuta harapan masyarakat Aceh kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih Zaini dan Muzakir disampaikan secara suka cita. Mulai dari permintaan soal kesejahteraan sampai jaminan keamanan terlontar dari mulut warga.

Menurut Kaidir, rakyat Aceh berharap satu saja yaitu soal kesejahteraan. Jika hal itu tidak terpenuhi, maka itu akan merusak kepercayaan terakhir yang diberikan kepada Partai Aceh untuk memimpin Aceh. Akibatnya, tambah Kaidir, dunia international tidak akan percaya lagi dengan pemerintahan saat ini.

Lain lagi pendapat Via, seorang ibu rumah tangga. Ia berharap adanya keamanan di Aceh. Kalau keamanan baik, tuturnya, tentu ekonomi bisa berjalan dan kehidupan ekonomi masyarakat di Aceh akan semakin membaik.

Sementara itu sejarah masa lalu menjadi isu sentral, tutur Rahmat. Pelanggaran HAM di masa konflik belum ada penyelesaiannya hingga saat ini.

Warga lainnya, Safril mengatakan: "Saya sebagai pemuda Aceh berharap agar kepemimpinan Zaini-Muzakir nantinya bisa menuntaskan kasus-kasus yang terjadi di aceh seperti korupsi, kekerasan terhadap masyarakat, dan semoga Muzakir dapat membuka lapangan pekerjaan, memberi pendidikan dan kesehatan gratis."

Meraup suara terbesar
Zaini Abdulah dan Muzakir Manaf merupakan pasangan yang diusung Partai Aceh, dan telah meraup suara terbesar dalam Pilkada Aceh 9 April lalu. Pasangan ini memperoleh 55,90 % suara mengalahkan pasangan Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan dari jalur independen yang hanya memperoleh 28,66 % suara.

Pemerhati masalah sosial di Aceh barat, Sudarman Alwi menjelaskan kemenangan pasangan tersebut merupakan sejarah kedua Aceh yang dipimpin oleh mantan petinggi GAM. Tugasnya adalah membenahi pekerjaan rumah menyangkut penyelesaian konflik intern di tubuh Partai Aceh sendiri.

Saat ini Partai Aceh menguasai kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), otomatis segala keputusan yang diambil untuk menentukan arah pembangunan dan keinginan bersumber dari satu pintu. Termasuk keinginan mempunyai bendera Aceh sendiri, apakah keinginan tersebut masih menjadi tujuan para peminpin Aceh.

Bendera Aceh
Sofyan Sawang mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari Partai Persatuan Pembangunan (P3 ) mengatakan "Sah-sah saja keinginan mempunyai bendera Aceh, asal bendera Aceh nanti harus berdampingan dengan bendera merah putih itu tidak menjadi masalah. Itu amanah Undang Undang Pemerintahan Aceh (UUPA)."

Zaini Abdulah dan Muzakir Manaf telah mendapat kepercayaan rakyat, dunia internasional juga akan melihat bagaimana pasangan ini nantinya membawa Aceh ke arah lebih baik atau malah sebaliknya.

Diskusi

Junaidi Beuransah 25 Juni 2012 - 6:02pm / Denmark

Pelantikan Gub dan Wagub Aceh hari ini,Senin(25/6), merupakan lembaran sejarah pasca MoU Helsinki ditandatangani 15 agustus 2005 silam, sekaligus mengakhiri pergulatan Aceh-Jakarta selama tiga dekade.
Rasa optimis terus mengalir pada pasangan Zaini-Muzakkir sebagai pemimpin Aceh yang baru untuk membawa perubahan secara menyeluruh bagi rakyat Serambi Mekkah. Kedua mantan petinggi GAM yang kini menjabat sebagai Aceh 1 dan Aceh 2 ini menjadi sorotan dan harapan banyak kalangan. Isu Pekerjaan Rumah(PR) menyangkut pembenahan sistem dan birokrasi Pemerintahan Aceh yang tidak sehat adalah fokus utama.
Penulis yakin iklim sehat bakal tercipta di Aceh seiring sepadannya ayunan langkah antara Eksekutiv dan Legislativ yang-notaben dua lembaga ini sebagai representativ rakyat Aceh. Semoga!

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...