Dampak aksi militer Belanda di Papua, pada awal tahun 1960-an bertolak-belakang dengan tujuan operasi tersebut. Demikian kesimpulan Trouw, koran pagi yang terbit di Amsterdam.
Harian dari kalangan Protestan Belanda ini, menyimpulkan hal tersebut berdasarkan arsip dinas intelijen angkatan laut Belanda. Tumpukan dokumen ini terbuka bagi publik untuk diteliti, mulai Selasa 3 januari 2012, karena masa waktu untuk merahasiakan sudah habis.
Karel Doorman
Trouw menyorot kasus pengiriman kapal induk Karel Doorman, dan dua kapal selam yang menyertainya ke perairan Papua. Sejak saat pengakuan kedaulatan tahun 1949, pihak Indonesia sudah menyatakan bahwa Papua termasuk bagian wilayah RI.
Sementara pihak Belanda terus mengupayakan agar tetap bisa menguasai wilayah koloni yang tersisa ini.
Menurut dokumen dinas intelijen, tujuan pengiriman kapal induk tersebut sebenarnya sekedar untuk pamer kekuatan. Namun, ternyata pihak Indonesia memanfaatkan habis-habisan tindakan Belanda itu. Untuk ini Trouw antara lain mengutip berbagai pernyataan Menteri Luar Negeri RI saat itu, Soebandrio.
Serangan militer
Sebelumnya, Indonesia harus berjanji pada Amerika, tidak akan menggunakan senjata yang mereka beli dari Amerika, dalam kasus sengketa wilayah Papua. Karena Belanda mengirim kapal induk Karel Doorman, Indonesia merasa tidak lagi terikat pada janji tersebut dan secara terbuka mulai mempersiapkan serangan militer ke Papua. Demikian Trouw mengutip Soebandrio.
Sebenarnya, sejak akhir tahun 1950-an, pihak Indonesia secara diam-diam sudah melancarkan aksi perang gerilya di Papua. Aksi pihak Indonesia ini pula yang mendorong pihak Belanda mengirim satuan militer ke Papua. Selanjutnya, dalam rangka unjuk gigi, pengiriman kapal induk Karel Doorman.
Jengkel
Trouw menemukan berbagai dokumen yang menunjukkan kejengkelan dinas intelijen angkatan laut Belanda. Pihak Indonesia tidak pernah memenuhi janji mereka tidak melakukan aksi militer. Pengiriman kapal induk Karel Doorman menjadi alasan untuk membenarkan tindakan mereka, demikian kesimpulan intel Belanda.
Selanjutnya Trouw mengemukakan, di kalangan diplomasi internasional, pihak Indonesia menggunakan kasus pengiriman kapal induk ini untuk menyudutkan posisi Belanda. Sehingga akhirnya, Amerika berbalik sikap dan mendukung pengembalian Papua pada Indonesia.
Perang Dingin
Dalam hal perubahan sikap Amerika ini, mungkin Trouw terlalu Belanda sentris. Berbagai studi mengenai kebijakan politik luar negeri Amerika waktu itu menunjukkan pentingnya aspek Perang Dingin, dan perkembangan persaingan kekuatan politik di Indonesia.
Menyusul gagalnya pemberontakan PRRI/Permesta di Indonesia, Amerika mulai menyadari bahwa militer Indonesia, khususnya Angkatan Darat, harus mereka rangkul, dalam menghadapi pengaruh Partai Komunis Indonesia yang makin kuat.






















Bagaimanapun rakyat Papua telah memilih untuk tetap bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan PEPERA 1969. Saya cuma menyayangkan ada raja-raja kecil di Papua yang ingin berkuasa di balik polemik Papua. Faktanya, orang-orang Papua terdiri dari banyak suku dan mereka dipersatukan oleh bahasa persatuan Republik Indonesia, ada yang menyangkal kesaktian Indonesia?
Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI jelas dinyatakan secar resmi oleh PBB berstatus palsu dan ilegal. PBB (UNCI) tidak mengakui NKRI itu negara berdaulat, melainkan itu adalah gejolak peneyebaran berita berita dusta dan palsu oleh pemerintah NKRI dari Jakarta. NKRI bukanlah negara merdeka dan berdaulat, sekali kali tidak, melainkan NKRI adalah Negara Palsu dan Ilegal 4 ever.
Saudara Cenderwasi, coba anda pikir sejenak kenapa dari sebegitu luasnya wilayah NKRI dan sebegitu banyaknya suku dan etnis yang ada di NKRI salah satunya kalian lah yang paling BERISIK? Yang lainnya tetap bangga menjadi warga NKRI. Mungkin alasannya cuma satu, karena kalian TIDAK PERNAH MENIKMATI NKRI. Tidak ada larangan bagi siapapun jika ingin menjadi pengusaha, politikus, akademisi, tentara dll. Anda juga bebas tinggal dimanapun di wilayah NKRI karena itu semua MILIK KITA.
HAI,para bangsa papua kalian sprti manusia yg tidak bersukur,shrus y klian berpikir pa jdi y klo klian bukan bgian dari NKRI,KLIAN SPRTI bngsa aborigin yg cuma jd sjarah,sprti d australia,skrg klian bgian dri NKRI HRUS Bangga,tdak ada rasis dan brlndsan BHINEKA TUNGGAL IKA,kalian jg hrus brpikir jgn smpai keluguan dan kbodohan kalian gmpang dtumpangi,ntuk mnghncurkan negara kalian sndri NKRI...,FUCK...!!!!! UNTK PIHAK2 YG MAU MEMECAH BELAH BNGSA INDONESIA...,smoga TUHAN mmbri jalan atas smua mslah DI negara yg ku cinta ini....AMIN....
Selama kurung waktu 60an tanu berlalu, ysng selalu kita dengan hanya dari satu fihak saja yaitu Indonesia itu negara dari Sabang sampai ke Maroke. sekarang pada era coputer ini, baru kita dapat lihat dan tau bahwa, sesungguhnya, yang dimaksudkan dengan Indonesia itu, adalah terbail dan tidak benar. Malah ada yang bilang bahwa, NKRI itu negara palsu dan ilegal. Apakah ini berita sakit hati atau salah ataukah ini memangnya berita kebenaran? Menurut penelitianku dalam mempelajari segala yang diinformasikan menyangkut NKRI selama ini, yang benarnya jauh lebih terang dan transparan sedangkan yang hanya ingin membelanya, tidak ada dqasar dan bukti kuat untuk membuktikan bahwa NKRI itu negara berdaulat dari Sabang sampai ke Maroke. *
*
Belakang ini, banyak sekali orang memberikan perhatian terhadap NKRI. Yang menariknya ialah, Katanya, Sukaro mengganti Ris yang berdaulat dengan NKRI yang tidak merdeka dan berdaulat. Apakah itu benar ataukah tidak? Untuk aku, ada kebenarannya, karena yang mendapatkan kedaulatan dari Kerajaan belanda pada waktu itu, itulah Negara RIS dan bukan NKRI. Jadi kalau Sukarno benar benar menggantikan RIS menjadi NKRI, maka mau atau tidak mau NKRI itu negara Palsu dan Ilegal. Ini bukan aku yang bilang, hanya mau mengingatkan kita semua tentang NKRI itu sudah salah kapra. Apakah pemerintah pusat hanya berdiam saja? lalu bagaimana dengan Papua barat dan Maluku? Kalau TNI mencoba membuka langkah seakan mau memperlihatkan kekuatan TNI di Papua dan Maluku, perhitungkan dan pertimbangkan masak masak untung ruginya. Karena lebih mudah untuk NKRI dipersalahkan dan menjadi beban penanggungjawab mutlak Papua dan Maluku bahkan Atjeh dan mungkin judga Kalimantan, NTT dan NTB. Siapa tau, kalau kita salah tingkah bisa saja kita kehilangan semuanya. Ratno Minang.
KEBIRI ABIS PAPUA MONYET KEBIRI ABIS PAPUA MONYET DISUNAT EUY POTONG KONTOLNA EUY
Kapal Induk Karel Doorman ini, membuktikan bahwa, baik Belanda maupun NKRI kedua duanya adalah penjahat perang. Kedua duanya Pembajak, Perapok, Pencuri, Penipu dan Pemalsu, serta pemutar balik fakta. Papua itu dimana dan miliknya siapa sesungguhnya? Apakah itu hak milik Belanda? Apakah itu hak milik Indonesia? Maluku itu dimana? Apakah itu hak milik Belanda? Apakah itu hak milik NKRI? Ini benar benar satu kenyataan kejahatan dan penipuan yang harus dituntut dimuka hakim sebagai penjahat dan perampok serta penipu dan pemalsu segala dokument bernegara. Ini kasta berkelakuan sadistis dan kanibal modern. Masakan Tanah bangsa papua dan Republik Maluku Selatan dibilang milik NKRI? Ini benar benar perampok sadistis dan kanibal abad ke XXI. Siapa yang mengakui NKRI mencakup Papua dan territorial integritas Republik Maluku Selatan? Itu namanya persekongkolan kejahatan berat international. NKRI negara palsu dan ilegal.
Siapapun dia, yang mengakui NKRI itu negara berdaulat, maka itu artinya persekongkolan kejahatan berat international. Siapapun dia yang mengakui bahwa, Papua barat itu bahagian dari NKRI, itu artinya persekongkolan kejahatan berat international. Siapapun dia yang mengakui 17 agustus itu hari kemerdekaan NKRI, itu artinya persekongkolan kejahatan berat international. Siapapun dia yang mengakui bahwa territorial integritas Republik Maluku Selatan (RMS) itu bahagian atau milik NKRI, itu artinya persekongkolan kejahatan berat international. Selain dari RIS yang telah diakui dalam persetujuan bersama dan dibubuhi penandatanganan bersama pada tanggal 27 december 1949 dan disaksikan oleh anggota PBB atau UNCI di Amsterdam Belanda itu, maka apapun dan bagaimanapun Indonesia itu, statusnya adalah palsu dan ilegal. Jadi yang dimaksudkan dengan NKRI buatan Sukarno diluar prosedur hukum international dan peraturan PBB pada tanggal 17 8 1950 di Jakarta itu, benar benar adalah berstatus "Staatenlos" atau negara palsu dan ilegal. NKRI = staatenlos. Dari BPPKRMS dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria" God Bless RMS amin. Standing still and let God move.
JELAS-JELAS YANG ILEGAL ITU negara rms mu, karena tidak ada satupun negara di dunia yang mengakui nya apalagi PBB.
Mas, mas, sakit hati ya? Makanya, jangan ingin menjadi kerbau yang hidungnya mau dicucuk begitu saja, tetapi belajar dan selalu berusaha untuk membela kebenaran dan jangan tipu daya dan palsu. oke? lama lama jadi jihat lagi.
he tmn2 sma jgn sling mecemooh qt lht kdepn jgn kblkng yg ptng asal qt gk neko2 jd hidup qt akn damai,tentram,aman dan sllu brsykur am pecipta qt yg diats. yg ptng qt krja klo gk krja qt gk mkn it sma ud d atur am pecipta qt.
WAHAI NEGARA-NEGARA YANG SUDAH MERDEKA DAN BERDAULAT....
INDONESIA, BELANDA DAN AMERIKA SERIKAT KALIAN SUDAH MERDEKA DAN BERDAULAT. KENAPA KALIAN BERTIGA MENGHALANGI KEMAUAN BANGSA PAPUA UNTUK MERDEKA DAN BERDAULAT DI ATAS TANAH PAPUA. APAKAH BANGSA PAPUA PERNAH MENJAJAH KALIAN ? APAKAH BANGSA PAPUA SEDANG MERUGIKAN DAN MENGORBANKAN KEPENTINGAN KALIAN ? APAKAH BANGSA PAPUA INI BANGSA PENJAHAT SEHINGGA KAMI BANGSA PAPUA KALIAN BERTIGA SALING MENJUAL ? SALING MELEMPARKAN KESALAHAN ? KAMI BANGSA PAPUA MAU MERDEKA SEPERTI KALIAN. AKUILAH KEDAULATAN BANGSA PAPUA WAHAI PARA PENJAJAH YANG SUDAH MERDEKA. JANGAN KALIAN LUPAKAN PERASAAN DAN PERJUANGAN SEJARAH BANGSAMU KETIKA DIJAJAH BANGSA LAIN.
Kami Prihatin karena Baik Belanda, Indonesia dan Amerika Serikat telah menjual tanah dan negeri kami karena sebuah kepentingan terselubung. Lantaran Papua Barat kini terus terkurung dalam perangkap nasionalisme sempit yang hanya mengartikan identitas politik suatu bangsa diukur dari sebuah konstitusi penjajah dengan label negara boneka Indonesia yang membubarkan negara boneka Belanda di Papua. Silahkan saja Indonesia, Belanda membuat negara boneka. Tapi kami Papua tetap mengatakan Papua Merdeka tidak seperti negara boneka yang ada di dalam benak Soekarno dan Belanda.Amerika juga patut paham bahwa negara Indonesia dan negara yang dibuat Belanda adalah negara BONEKA.
Indonesia Belanda adalah bangsa bangsa kriminal international. kalau berbicara tentang Maluku dan Papua maka Indonesia dan belanda adalah manusia manusia bejat dan tidak bermoral. Penipu, pencuri, perampok, pembunuh, adalah Belanda dan Indonesia ditanah milik orang Papua dan Maluku. Bagaimana mungkin, Tanah Bangsa Papua dibilang itu miliknya INDONESIA terkutuk itu? Bagaimana mungkin, Maluku itu tananh milik Rakyat Bangsa Maluku dibilang itu milik Indonesia terkutuk itu? Pemerintah Indonesia benar benar adalah pemerintah pencuri, perampok, perampas milik orang dan memalsukan semua dokument PBB dan negaranya sendiri. Indonesia negara KEPALSUAN dan ilegal. Indonesia negara maling dan pembunuh rakyat Papua dan Maluku. KUHPRI 1958 dan UUD 1945 benar benar adalah hukum kepalsuan dan undang undang kriminal yang terlarang digunakan. Indonesia bukanlah negara berdaulat, melainkan negara kepalsuan dan ilegal. Pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah pencuri, perampok dan pembunuh secara melawan hukum. Indonesia harus keluar dari bumi dan territorial integritas Papua barat dan Republik Maluku Selatan. Karena NKRI bukanlah satu negara merdeka dan berdaulat. Itu negara palsu dan ilegal. Untuk itu harus keluar dari Territorial integritas RMS dan Papua barat. Pemerintah NKRI harus kelauar dan menjauhi Papua dan RMS. NKRI bukanlah negara dan bukan negara. Itu pernyataan kepalsuan dan intimidasi TNI dan POLRI dan itu artinya kriminal international.
Indonesia, Amerika, Belanda, Australia..adalah negara-negara yang bersekutu untuk merampas, mencuri kekayaan di Tanah Asli Orang Papua. Mereka harus bertanggungjawab. Masyarakat Internasional yang beradab harus memberikan dukungan penuh kepada upaya Pembebasan Tanah Papua dari Penjajahan Indonesia dan Konco-konconya.
INDONESIA (NKRI) dan Belanda merampok hak milik Rakyat Bangsa papua barat. Mereka harus kembalikan Hak Rakyat bangsa papua barat dengan teratur dan bukan dengan jalan politi manipulasi. Pemerintah NKRI harus tau dimana tanah asal mereka dan negara mereka dan haruslah kembali keasalnya dan Papua barat, Republik Maluku selatan harus juga kembali kepada hak aslinya masing masing. Territorial Papua Barat Dan Republik Maluku Selatan adalah Tanah dan negara bangsa maluku Selatan dan Papua barat yang dirampok dan dirampas secara melawan hukum atau ilegal oleh Penguasa NKRI dan sekarang haruslah dikembalikan kepada pemiliknya masing masing. Indonesia harus kembali kepada asalnya, dan Papua barat dan Republik Maluku Selatan harus pula kembali kepada aslinya. Indonesia bukanlah satu negara merdeka dan berdaulat. Sekali kali tidak, itu adalah fatanya dari penipuan dan kepalsuan pemerintah Indonesia itu sendiri. NKRI benar benar adalah negara palsu dan ilegal.
Bahasa orang indian,mauri,indian amerika yang selalu mengatakan tanah mereka. Perinsip orang barat yang samapai saat ini adalah entah kapan dia punya tanah itu sedangkan dia pindahan dari daerah lainnya. Seperti orang israel yg mengatakan tanah mereka yg menurut sejarah datang dari negeri palestina. Sama dengan orang asli papua,ambon yang selalu mengatakan tanah mereka sedang dia juga pendatang. Jadi tanah asli mereka adalah kepulauan pasifik sana karena asal usul mereka dari sana.!!! Orang yang mengatakan tanah mereka di komentar kolom ini orang yang tidak tahu sejarah.!!!
saudara Jansen van houten, kalau anda memangnya seorang yang pandai sejarah, maka keterangan anda diatas ini, menunjukan pendidikan anda dalam dunia sejarah kabur dan gelap. Contoh, bagaimana anda bisa katakan bahwa, Orang Papua itu bukan tanahnya dan orang Maluku itu bukan tanahnya? Coba anda membayangkan cara kepintaran anda itu lalu pikir dahulu. Kalau belanda ini, benar benar bukan aslinya tanah ini, itu pendatang dari Denmark, dan Vikim dan lain lain. Tapi apabila anda berbicara tentang Papua dan maluku, 350 tahun sebelum adanya struktur ketatanegaraan belanda seperti sekarang, ini, Belandapun belum juga ada. Tapi setibanya mereka dikepulauan maluku, sistem pemerintahan yang teratur dan berbudaya tinggi telah terjalin lama sebelumnya. Para perampok dan penjahat manusia seutuhnya dari Belanda pada waktu itu, harus berhadapan langsung dengan Tentara Nasional Maluku dalam pertempuran selama kurung waktu 350 tahun sampai angkat kakinya dari Maluku. Moyangku asalahnya dari Tanah Maluku dan bukan dari manapun. Sejarah belajarnya anda itulah anda, tapi hak asli tanah bangsa maluku atau Papua, bukannya dari sana dan sini melainkan itu aslinya kami ditanah kami dan bukan seperti di belanda. ternyata sejarah yang anda pelajari itu, namanya sejarah penipu dan omongkosong. Terimaksaih.
Lord Jesus Protect & Help Your People Papuan.
Yo ayo rek, Kita kebiri si papua monyet mari berjihad yo ayo rek bikin posko serbu papua, KEBIRI ABIS PAUA MONYET haram, sekalian papua new gini itu harus masuk nkri, sopo berani lawan pateni
Anda adalah orang yg cuma membuat situasi semakin kisruh, seorang maniac, rasis. Saya yakin mayoritas masyarakat Indonesia tidak seperti anda.
BELANDA SUDAH MENGKHIANATI PAPUA BARAT. SEKARANG SOK PURA-PURA MAU MEMBELA HAM BANGSA PAPUA BARAT ? SKENARIO APALAGI YANG AKAN DIMAINKAN BELANDA ? HANYA BANGSA PAPUA BARAT SENDIRI YANG BISA MENENTUKAN NASIB BANGSANYA. BUKAN BELANDA, BUKAN INGGRIS, BUKAN VANUATU, BUKAN AUSTRALIA, BUKAN AMERIKA DAN BUKAN PULA INDONESIA.
Semua oarang2 atu organisasi2 dan negara2 manapun yg tak menghormati hak2 memilik tanah dan bangsa sesama manusia di bumi ini harus di kutut di pengadilan internasional tanpa ragu2 lagi oleh yg memilik tanahnya yg juga menpunyai hak mutlak utk tinggal di tanah air itu dan ingin menperkembangan dg kemanpuang sampai mana pun itu adalah memiliknya sejarah juridish dan historis tak ada orang atau institusinya manapun berhak utk merampas dan mencuri dg segala cara kemunafikan terhadap Rakyat miskin dan kecil di tanah air setempat seperti Papua...Oleh karena itu, masyarakat sedunia yg menpunyai prinsip cinta kasih dan kedamaia antara semau bangsa2 dan negara2 di bumi ini harus tetap bersatu dan dg prinsip berteguh di dlm kasus2 tersebut utk memberikan solidaritas kpd sdr dan sdri dari Papua utk mengabaikan Bangsa dan Nagaranya Papua dan mereka lah yg harus memilik tanah Papua itu dan bukan orang atau institusi na negara mana pun yg ingin menipu, merampas dan mencuri hak2nya saudara dan saauadari kta di Papua Barat yg pd saat ini memilik KNRI.
Disinilah, terlihat bagaimana sikap penjahat dan penipu dipertontonkan. Ini bukan lagi kuat atau pintar, melainkan "kejahatan dan penipuan" memperlihatkan kebolehannya masing masing secara tak menentu. Papua itu miliknya siapa? Indonesia? Belanda? Amerika? taikucing voor kamorang hai penipu dan penjahat. Papua itu milik Rakyat dan bangsa Papua. Belanda punya pantagayang, Amerika punya pantagayang, Indonesia punya pantagayang. Pencuri, perampok, penipu, penjahat perang, Papua itu hak milik Rakyat bangsa papua dan bukan yang lain. Ini sekarang baru tampak dengan jelas tentang merampok hak milik orang lain dan dijadikan milik orang lain pula. Ini namaya penipuan dan perampokan serta kejahatan perang. Belanda dan Indonesia termasuk Amerika, adalah penipu, perampok dan penjahat perang. "Papua Itu Milik Rakyat bangsa Papua" lain tidak. Kembalikanlah hak Milik Rakyat bangsa papua kepada mereka dan bukan kepada Indonesia pencuri, pemalsu semua dokument PBB dan negaranya sendiri dan Belanda. Belanda dan Indonesia adalah dua penjahat perang, perampok dan penipu international yang harus digugat kepangadilan international sebagai penipu, dan perampok hak milik Rakyat Bangsa Papua dan dijadikan milik mereka secara intimidasi dan penipuan dan kejahatan perang. Indonesia negara ilegal, pencuri dan penjahat perang, belanda juga negara penjajah jahat dan penjahat perang. Ini manusia manusi kriminal international.
Terimakasih bung buat keterangannya. Indonesia dengan belanda merampok kita punya Tanah Papua. Mereka sekarang harus kembalikan Tanah milik Orang Papua kepada pemerintahnya. Indonesia harus kaluar dari kita punya Tanah Papua. Tanah papua bukan milik Indonesia atau belanda, melainkan Tanah papua adalah milik orang Papa sendiri. Jadi sekarang terbukti bahwa, setelah belanda rampok kita punya Tanah, sekarang Indonesia lagi rampok kita punya tanah. Ini betul betul pemerintah perampok, pencuri dan intimidasi rakyat Papua untuk merapok tanah milik bangsa Papua. Pemerintah Indonesia harus kaluar dari kita punya Tanah Papua. Karena itu bukan milik Indonesia dan NKRI. Ini namanya pencuri dan perampok milik orang. Papua bukanlah milik NKRI. Itu tipu dan kejahatan internasional. Indonesia merapas dan merampok tanah kita bangsa Papua dan bikin salah kita ditan kita sendiri. Itu paling jahat pemerintah Indonesia itu. Indonesia harus kaluar dari Tanah bangsa papua. Dan harus membayar semua kerugian selama ini, karena merampok dan mencuri kita punya tanah Papua. Untuk itu, kepada OPM dan semua rakyat Papua, jangan diam dan jangan undur, kita harus usir pencuri dan perampok dari kita punya tanah leluhur ini. Sekian dan terimakasih Cenderwasi.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.