Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 24 Mei  
Avatar John Tyler
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Kapten Belanda Pimpin Misi Anti-Bajak Laut Uni Eropa

Diterbitkan : 19 Mei 2012 - 11:37am | Oleh John Tyler (Foto: EU press office)
Diarsip dalam:

"Mereka menghanguskan barang-barang kami menjadi abu. Tempat ini adalah salah satu pusat pasokan kami yang paling penting." Hal itu diungkapkan komandan bajak laut Bile Husein kepada reporter The Assosiated Press terkait pemboman yang dilancarkan Uni Eropa di sepanjang pesisir pantai Somalia pekan lalu.

"Bahan bakar yang ada semakin mengobarkan api dan menambah parah kerusakan. Tidak ada yang tersisa." Speed boat, stasiun-stasiun pengisian bahan bakar dan sebuah toko senjata hancur dalam serangan tersebut. Namun tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban.

Pertama kali
Inilah pertama kalinya pasukan Uni Eropa menjalankan mandat yang baru untuk menyerang pangkalan-pangkalan bajak laut di daerah pesisir. Operasi penyerangan pun berjalan sesuai rencana.

Kapten angkatan laut Van der Linde, Direktur Pusat Operasi Anti-Bajak Laut Uni Eropa yang baru,  mengatakan kepada Radio Nederland memang inilah yang seharusnya dilakukan terkait mandat dari Uni Eropa. Van der Linde yakin, mengejar target di sepanjang pesisir dapat membuahkan hasil gemilang dalam upaya memerangi pembajakan di laut.

Kapten Van der Linde mengatakan, “Kita dapat mengejar para pembajak setelah mereka meninggalkan kapal dan mulai memasuki lautan lepas. Kebijakan kami adalah untuk membuat mereka sedekat mungkin dengan wilayah pantai. Jadi, kami bermaksud mengambil semua pasokan mereka sebelum mereka sempat menggunakannya.”

Pasukan Uni Eropa dan NATO telah lama ingin membom pangkalan bajak laut di sepanjang pesisir pantai. Pada bulan Maret 2012, Komisi Uni Eropa di Brussel akhirnya menyetujui keinginan tersebut dan mengizinkan rencana penyerangannya.

Bukan hanya militer
Para pemimpin Uni Eropa tahu bahwa penyelesaian masalah pembajakan tidak hanya sebatas aksi militer. Karena itulah Komisi Uni Eropa mengembangkan Metode Komprehensif kepada Somalia. Kapten angkatan laut Belanda Van der Linde memimpin Pusat Operasi dan bertugas mengkoordinasi berbagai aspek kebijakan Uni Eropa kepada Somalia. Dua operasi militer yang tengah berjalan akan digabungkan tahun ini dalam sebuah misi pelatihan warga sipil.

Setelah empat tahun, upaya militer dalam memerangi pembajakan di lepas pantai Somalia telah membuahkan beberapa hasil. Tentu saja hal itu tidak mengejutkan lagi. Uni Eropa, NATO, Amerika Serikat, Cina, Rusia, India dan Malaysia bersama-sama telah menghabiskan hampir 2 miliar euro per tahun demi memberantas para bajak laut.

Stabilkan situasi di Somalia
Pesisir Somalia terbentang sepanjang 3.000 km dan setiap tahunnya dipadati lalu lintas sekitar 16.000 kapal. Seorang pakar militer seperti Van der Linde bahkan berpendapat bahwa solusi militer tidak bisa mengatasi masalah pembajakan tersebut.

"Anda tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan mengerahkan angkatan laut. Somalia harus stabil terlebih dahulu, pastikan adanya pemerintahan supaya mereka bisa berperan besar, punya pasukan kepolisian, pasukan di pesisir, sistem hukum dan penjara. Itulah satu-satunya jalan memerangi bajak laut."

Van der Linde yakin Uni Eropa dapat membantu menstabilkan situasi di Somalia. Menurutnya, Uni Eropa adalah sebuah organisasi yang unik.

Van der Linde menjelaskan: "Uni Eropa memiliki berbagai kapasitas berbeda: politik, ekonomi dan militer. Uni Eropa pun bisa menyelesaikan masalah dalam bidang-bidang tersebut. Itulah alasan kenapa Uni Eropa menjadi organisasi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan semacam ini."

Tugas yang pelik
Menemukan solusi yang dapat menyelesaikan masalah bajak laut hingga ke akarnya adalah hal yang sulit. Pemerintah federal Somalia belum diakui secara luas oleh kalangan internasional.

Kini kasus bajak laut memang telah berkurang: tercatat 43 serangan dalam tiga bulan terakhir tahun 2012, menurun dibandingkan 97 serangan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun para bajak laut semakin professional dan terus menggunakan kekerasan.

Seperti pada akhir Mei silam. Menurut seorang petugas pengawas maritim, para bajak laut yang diduga dari Somalia menahan 15 kapal dengan 253 anak buah kapal, ditambah 49 anak buah kapal ekstra di darat.  

Pelarian panjang
Kehidupan para bajak laut seperti Bile Hussein mungkin akan bertambah sulit  dengan adanya mandat Uni Eropa untuk mengejar target di daerah pesisir pantai. Namun pembajakan akan terus merajalela jika pemerintah Somalia tidak berfungsi dengan baik.

Van der Linde mau melakukan apa saja untuk membantu Somalia membangun kembali negaranya. Namun ia memperingatkan, hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun.

"Tapi kita harus melakukannya. Kita harus menyelesaikan masalah ini hingga ke akar-akarnya. Kalau tidak, kita harus terus-menerus melawan bajak laut demi melindungi sumber energi kita. Stabilkan kondisi di Somalia, itulah satu-satunya solusi masalah ini."

Keterlibatan pihak militer Belanda dalam memerangi pembajakan di laut
 
- Van Amstel: Kapal perang multi fungsi yang dikerahkan dalam Operasi Atlanta Uni Eropa. Kapal ini direncanakan kembali ke Belanda pada bulan Juni.
 
- Evertsen: Kapal perang yang dilengkapi helikopter Lynx, masuk dalam program NATO Ocean Shield. Kini dalam perjalanan menuju Somalia dan dikerahkan untuk periode Juni-Agustus. 

- Rotterdam: Kapal perang yang akhir tahun ini juga dikerahkan dalam program Ocean Shield, dilengkapi dua helikopter Cougar sebuah pesawat kendali jarak jauh.

- Sebuah kapal selam sebagai bagian program NATO Ocean Shield. 

Diskusi

bisman silaban 22 Agustus 2012 - 2:01pm / indonesia

hebaty

bisman silaban 22 Agustus 2012 - 2:00pm / indonesia

bgusy

mudah'' aku bsa krja dsni

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...