Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Hans de Vreij
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Kamera Televisi di Ruang Pengadilan Belanda

Diterbitkan : 8 November 2011 - 3:21pm | Oleh Hans de Vreij (Foto: D. Reichardt)
Diarsip dalam:

Sebagian besar proses pengadilan anggota parlemen Geert Wilders ditayangkan lewat televisi. Kini, sebuah komisi menganjurkan, agar itu lebih sering dilakukan. Di Zwolle, Belanda tengah, dibangun ruang pengadilan pertama, lengkap dengan kamera televisi. Tapi para hakim keberatan dengan penayangan proses pengadilan lewat televisi.

Proses terhadap Geert Wilders menimbulkan banyak kehebohan. Perhatian besar publik menjadi alasan untuk menayangkan proses lewat televisi.

Dipotong
Walau begitu, komisi menegaskan tidak semua proses pengadilan layak ditayangkan langsung. Seharusnya dipertimbangkan untuk menayangkan beberapa bagian dari proses, atau setelah selang waktu setengah jam, sehingga ungkapan-ungkapan sensitif, bisa dipotong. 

Hakim Katja Mans, anggota komisi penasihat berpendapat seorang hakim punya pertanggungjawaban atas orang-orang yang terlibat proses. Mereka juga termasuk para korban yang tidak terlibat langsung. Mereka harus dijamin keamanan dan privasinya.

Isi perkara
"Sebagai hakim, anda juga harus selalu melihat apakah anda bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Maksudnya, sidang harus berlangsung sedemikian rupa sehingga isi perkara juga dibahas. Semua itu harus dipertimbangkan seorang hakim. Berdasarkan itu, hakim akhirnya memilih bentuk keterbukaan seperti apa yang akan diperbolehkan."

Komisi selanjutnya menuntut penambahan informasi soal prosedur pengadilan sewaktu berlangsungnya proses. Untuk orang awam, beberapa prosedur tertentu sulit diikuti.

"Semakin banyak yang ditayangkan, semakin banyak pula keterangan yang harus diberikan. Kebanyakan pemirsa Belanda terbiasa menonton serial televisi Amerika, dan tidak begitu paham sistem peradilan di negeri sendiri. Beberapa hal tidak selalu dipaham pemirsa. Salah satu anjuran kami adalah harus ada satu penjelasan, sehingga pemirsa bisa mengikuti dengan baik apa yang terjadi."

Kesenjangan
Filsuf Belanda, Hans Schnitzler, menentang keras keberadaan kamera televisi di ruang pengadilan. Menurutnya kepercayaan dalam pengadilan Belanda tidak otomatis meningkat dengan adanya lebih banyak keterbukaan.

Hakim mengalami krisis kewenangan. Menurut Schnitzler itu adalah gejala kesenjangan antara warga dan pemerintah. Ia juga cemas adanya pengaruh langsung publik (televisi) dikarenakan misalnya peran pengacara dalam proses.

"Seorang pengacara pidana, apalagi pengacara unggulan Belanda, sangat mampu merayu publik dan mempengaruhi opini publik tanpa perlu langsung mengarah kepada para pemirsa. Contoh yang bagus adalah proses Wilders. Begitu proses ramai disorot media, upayanya meleset dari sasaran."

Tindakan setengah-setengah
Penjelasan dan keterangan tentang apa yang terjadi sewaktu proses pengadilan, seperti anjuran komisi penasihat, menurut Schnitzler, adalah tindakan yang setengah-setengah.

"Kalau demikian, maka juga menarik mengikuti musyawarah antara para hakim, untuk melihat bagaimana mereka akhirnya mengambil suatu keputusan."

 

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET