Atas komitmennya memperjuangkan HAM di Amerika Latin, jurnalis Radio Nederland José Zepeda menerima gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Autónoma van Ecarnación di Paraguay.
Menurut universitas ini, Zepeda - pemred redaksi Amerika Latin Radio Nederland - berperan penting dalam menyebarkan informasi. "Pekerjaannya membuatnya jadi pribadi yang unik. Ia sangat memperhatikan perkembangan dan keadaan negara kami. Ia berperan penting dalam menguatkan demokrasi kami."
Pada tahun tujuh puluhan José Zepeda, lahir tahun 1950, asal Cile, melarikan diri ke Belanda dari junta Augusto Pinochet di negeri kelahirannya. Ia langsung bekerja di redaksi Amerika Latin. Sampai sekarang, sudah bertahun-tahun ia memimpin redaksi tersebut.
Kritik
Dalam siaran-siarannya Radio Nederland mengedepankan HAM, kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan pers. Dulu, hal ini membuat Radio Nederland dihujani kritik pedas dari rezim-rezim diktator di Amerika Latin, karena radio internasional ini memberikan pemimpin oposisi kesempatan berbicara.
Karena itulah, Radio Nederland berulang kali memenangkan berbagai penghargaan dan penghormatan.
José Zepeda berhasil mewawancarai pemimpin politik seperti presiden Ekuador Rafael Correa dan presiden Bolivia Evo Morales. Zepeda juga memberi kuliah di berbagai universitas dan pusat-pusat pendidikan.
Pemimpin Redaksi Radio Nederland, Rik Rensen, mengisahkan: "Kami pernah mengadakan konferensi di Bogota yang dihadiri 60 mitra. Di sana ada seorang perempuan tua datang ke Zepeda, ia memeluk Zepeda lalu berkata, 'Ini suara yang menghubungkan desa saya dengan dunia.'"
Peran Penting
José Zepeda diberi gelar doktor Honoris Causa. Sejak kedatangannya di Belanda, banyak yang berubah di Amerika Latin. Rezim diktator dulu sudah digantikan demokrasi. Namun menurut Zepeda, Radio Nederland masih punya peran penting di wilayah tersebut: "Demokrasi di Amerika Latin sangat rapuh. Sebagian pemerintah neo-populistis di sana cenderung otoriter. Kebebasan pers di beberapa negara amat buruk. Di Meksiko banyak sekali jurnalis yang dibunuh oleh komplotan terorganisir karena mereka melakukan penelitian mengenai korupsi atau pembunuhan perempuan."
Masa depan
Tak lama lagi Radio Nederland akan menyorot masalah narkoba di Amerika Latin. Seksualitas juga jadi topik penting. Tak hanya berbahasa Spanyol, situs berbahasa Indonesia juga akan dilansir untuk penerangan seksual: Love Matters. 3 Mei mendatang, Radio Nederland bersama organisasi-organisasi nasional dan internasional akan menyelenggarakan perayaan Hari Kebebasan Mengeluarkan Pendapat.
Zepeda: "Penyair Kuba Ilse Bullit (86) mengirim kami kartu tahun baru dengan tulisan: 'Tiap hari saya mendengarkan kalian. Kalian adalah mata saya untuk melihat dunia. Dan itu adalah tanggung jawab besar."
Pemberian gelar doktor Honoris Causa akan disematkan pada 30 Mei di Paraguay.






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.