Gambar-gambar organ tubuh manusia; instalasi yang menunjukkan bagaimana cara mendaur ulang manusia atau bagaimana menggunakan manusia sebagai bahan produk.
Seniman Joep van Lieshout membuat patung-patung besar, yang mendapat perhatian internasional. Sekarang karyanya dapat dilihat dalam skala besar di gudang pelabuhan di Rotterdam.
Sebuah gedung perusahaan besar di tepi laut. Sekarang masih dalam pengerjaan. Di dalamnya seorang pria berdiri di atas dermaga, bersanding dengan instalasi tong-tong besar dan selang. Dia mengikat selang itu pada tong. Dialah Joep van Lieshout, berdiri di karya instalasinya The Technocrat. Beberapa hari lagi pameran hasil karyanya akan dibuka.
"Ya, ruangan yang indah. Lima ribu meter persegi, amat besar. Namun bukan luasnya yang menjadi luar biasa, tapi tingginya. 35 meter! Bisa dibilang katedralnya ruang industri!."
Perusahaan pelabuhan Rotterdam meminta Museum Boijmans van Beuningen untuk andil dalam penyelenggaraan pameran. Hasil karya Joep van Lieshout yang mahsyur dan atelirnya memang butuh ruangan yang besar.
Sistem
Satu contoh karyanya: semacam sosis ungu, tingginya dua meter, dengan ekor sepanjang satu meter. Di bawah sosis raksasa itu figur-figur manusia yang hancur.
"Patung ini berjudul Darwin," jelas Joep van Lieshout. "Ini adalah pembesaran ribuan kali sel sperma. Laki-laki remuk yang ada di bawahnya menunjukkan bahwa dari 150 juta sel sperma hanya satu yang berhasil dibuahi. Survival of the fittest. Jika Anda mengambil ide itu dalam masyarakat. Anda akan merujuk pada teori übermensch, yang berhubungan dengan sistem totaliter seperti fasisme."
Biogas
Dua puluh meter di dekatnya ada semacam dermaga - semacam meja-meja yang disusun - di sana ditaruh banyak boneka. Mulut boneka itu dimasukkan selang. Dalam selang-selang makanan dan alkohol disalurkan. Selang berakhir di ujung anggota tubuh boneka, ujung saluran pencernaan manusia. Ini adalah The Technocrat, proyek Van Lieshout yang rampung di tahun 2004.
"Tujuan akhirnya adalah membuat energi. Manusianya terbaring bertumpukan secara efisien. Memang dibuat untuk ribuan manusia. Ini memang dibutuhkan untuk bahan-bahan instalasi biogas."
Van Lieshout tertawa sedikit, tapi dia mengakui ada banyak ide dalam pikirannya.
"Manusia itu hanya barang, hanya sementara. Pada akhirnya kamu juga tidak tahu apa inti dari kehidupan ini. Kamu tidak tahu kenapa kamu dilahirkan dan kemana kamu pergi nanti ketika mati. Namun yang pasti adalah: kamu pasti mati."
Daging konsumsi
Dari ide yang sama - manusia, sementara dan akan mati - Joep van Lieshout mengajak kita ke satu instalasinya yang terbaru, 'Cradle to Cradle' ('Buaian Demi Buaian'). Kepala tanpa wajah, perut yang terbelah. Bahan-bahannya hanya warna putih: busa, potongan kertas dan pernis. Di atasnya gambar-gambar organ tubuh manusia di meja operasi.
"Saya ingin memperlihatkan ada beberapa cara bagaimana mendaur ulang manusia. Dengan organ tubuh kamu bisa selamatkan orang lain. Lalu kamu juga bisa lihat, bagian daging yang masih bisa digunakan untuk konsumsi. Sisanya akan dicincang dalam mesin dan akhirnya akan digunakan untuk biogas ato kompos. Jadi tidak ada satu pun yang tidak digunakan."
Gelisah
Seni karya Joep van Lieshout tampaknya akan menggelisahkan penontonnya. Namun Museum Boijmans van Beuningen memang sudah lama mengumpulkan karya seni Van Lieshout, demikian konservator Saskia van Kampen.
"Karya seninya memicu reaksi dari banyak orang. Atelir Van Lieshout bisa menyajikan patung-patung yang sangat indah dan ditampilkan dengan nada ringan. Namun ada lapisan arti yang terselubung dan Anda juga bisa lihat itu sebagai sesuatu yang spektakuler. Van Lieshout adalah salah satu seniman paling ekspresif di dunia. Ketika kami harus mempersiapkan pameran ini, dia, yang kala itu sedang berada di belahan dunia lain, langsung menghubungi kami. Nah, itu sudah cukup jelas kan?"
Kisah yang lain
Jika karya Anda jadi terkenal dan ditampilkan di banyak museum, harus ada yang lebih dari sekedar fantasi gila. Joep van Lieshout tertawa beberapa kali sebelum akhirnya membuat saya mengerti maksudnya. Pada akhirnya dia pun memberi penjelasan.
"Ini tentang moralitas, tentang baik dan buruk. Biogas contohnya. Itu memang ramah lingkungan, tapi contoh lain lagi, instalasi ini misalnya. Tumpukan manusia."
Van Lieshout mengakui pemerhati seninya merasa tidak nyaman melihat karyanya.
"Pekerjaan saya, sebagai seniman, mengajak penonton melihat kisah yang lain. Membuat mereka bimbang. Lalu mereka akan mengatakan: Apa arti kerja, hidup, dan saya? Di sanalah saya akan berperan lebih dari seniman lain."
Situs Pameran cek di bawah ini:
www.boijmans.nl <http://www.boijmans.nl> Nederlandstalig
www.onderzeebootloods.nl <http://www.onderzeebootloods.nl> Nederlandstalig
www.ateliervanlieshout.com <http://www.ateliervanlieshout.com> Engelstalig






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.