Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Jendral Amerika Tolak Kelompok Homo

Diterbitkan 19 Maret 2010 - 9:26am
Diarsip dalam:

Menurut John Sheehan , jendral purnawirawan korps marinir Amerika, penyebab jatuhnya kantung Srebrenica adalah kehadiran kelompok homo seksual di lingkungan tentara Belanda.

Jendral John Sheehan menyatakan hal ini di muka sidang dengar pendapat Kongres Amerika di Washington DC, yang sedang membahas usul Presiden Barack Obama, untuk membuka dinas militer bagi orang-orang yang secara terbuka mengaku homo seksual.

"Tentara Belanda juga terbuka bagi kalangan homo," kata sang jendral. "Dan kita semua tahu apa yang terjadi di Srebrenica,' simpulnya.

Selanjutnya Jendral John Sheehan menambahkan, adanya keluhan seorang pejabat tinggi militer Belanda mengenai dampak negatif kehadiran kelompok homo bagi militer. Jendral John Sheehan tidak menyebut nama pejabat tinggi Belanda tersebut.

Departemen Pertahanan Belanda menyatakan pendapat Jendral John Sheehan ngawur dan menyebalkan.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET