Bukan hal aneh jika hampir semua surat kabar Belanda hari ini menulis tentang pertukaran tahanan antara Israel dan Palestina. Pertukaran dimulai Selasa (18/10) dengan pembebasan seorang tentara Israel yang disandera, Gilad Shalit.
Wajah sumringah Shalit menghiasi hampir sebagian besar halaman muka. Gilad yang tersenyum sambil menelepon keluarganya, ditambah foto senyuman dua warga Palestina, mengisi lembar depan harian de Volkskrant, misalnya.
Sementara harian pagi Trouw menampilkan gambar pemimpin Hamas, Haniya, berdiri tersenyum sambil melambaikan tangannya di samping warga Palestina yang dibebaskan. Gambar ditaruh bersisian dengan foto Perdana Menteri Netanyahu yang sumringah, sedang berjalan beriringan dengan Gilad.
Kontroversi
Semua surat kabar membahas kontroversi seputar pertukaran ini, terutama mengenai reaksi masyarakat Israel yang lebih suka jika warga Palestina tetap pada status asalnya: sebagai tahanan. "Ketidakseimbangan" pertukaran ini mungkin paling baik digambarkan oleh kartun pojok di halaman muka harian sore NRC Handelsblad. Kartun diawali dengan tulisan "1000 warga Palestina untuk satu orang Israel" lalu langsung disambung dengan gambar seorang pria yang berkomentar: "Pasti orang itu gemuk banget, deh!"
Trouw menurunkan sebuah editorial singkat yang dimulai dengan "Semoga ini bukanlah satu-satunya kesepakatan antara dua musuh" dan diakhiri dengan "Harapan yang terbersit adalah semoga saja Israel dari kesepakatan ini menarik kesimpulan bahwa - meskipun banyak orang memprotes - bahwa dialog dengan pihak Palestina sangat mungkin dilakukan. Jika kepentingan seorang prajurit dan 1027 tahanan bisa memulai hal itu, maka kenapa kepentingan perdamaian tidak bisa memicu dialog lainnya?" Demikian Trouw.






















coba tanya ke shalit, apa dia pernah diperlakukan tidak baik selama menjadi tawananan HAMAS....
dan coba tanya ke warga Palestina yang di tahan Israel, berapa kali mereka mendapat pelecehan selama di tawan...
Kenapa tidak seimbang ? Memang nyawa orang Israel sangat mahal, ini selalu terlihat dari tidakan balasan dari pihak Israel terhadap orang-orang Palestina. Jika satu orang warga Israel terbunuh oleh Pejuang Palestina, maka pihak Israel akan tidak henti-hentinya membalas dengan pengeboman sampai lebih dari seribu orang Arab Palestina mereka tewaskan, tanpa sedikitpun rasa kasihan yang ditunjukkan oleh pers Barat atas perbuatan-perbuatan kekejaman Zuionist tersebut.
Satu warga israel berharga seribu palestina. Luar biasa!!!.
Eropa, maupun amerika tidak mungkin menukar 1 orang tentara mereka dengan 1000 teroris.
Begitu mahalnya nyawa seorang Israel sehingga pemerintahnya berani berkorban dengan sedemikian besar.
Ini pelajaran moral bagi bangsa lain, jangan anggap remeh nyawa satu orang.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.