Kamis ini Irfan untuk pertama kalinya berlatih bersama tim Persib Senior. Dan untuk sementara yang terakhir. Mulai Jum'at ia latihan seminggu di Persija Jakarta.
Hari Kamis ini juga dijadwalkan pertemuan dengan petinggi Persib, antara lain Umuh Muhtar. Poin penting pada pembicaraan itu adalah masa depan Irfan bersama Maung Bandung. Tentu saja urusan kontrak dan hal-hal yang menyangkut aktivitas sepakbola."Irfan hanya ingin bermain bola dengan senang, sebab itu adalah hidupnya." kata Hester, ibunda Irfan lewat telepon pada Radio Nederland.
Standar Pemain Asing
Ditanya soal tingginya 'tuntutan' pembayaran yang Irfan minta pada Persib dan Persija, Noval ayahnya mengatakan bahwa mereka tidak menuntut berlebihan. "Kami tahu dan sadar, harga pasaran pemain asing di Indonesia. Tidak lebih dari itu." tegas Noval Bachdim.
Persija
Mulai Jum'at ini Irfan akan memulai serangkaian latihan bersama Persija Senior di Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu meminta Irfan menetap di mess pemain selama sepekan agar bisa menjajal kemahiran bersama Bambang Pamungkas dkk. Mereka ingin juga tahu skill pemuda kelahiran 11 Agustus 1988 itu.
"Setelah itu segalanya harus menjadi jelas," kata Hester Bachdim yang setiap hari selalu menelpon Noval dan Irfan lewat HP. Bulmus (Bule Muslimah) yang mukim di Mijdrecht dekat Amsterdam itu memang selalu mengikuti perkembangan putranya.
Tidak Jadi?
Masa depan Irfan Bachdim di Indonesia akan ditentukan dalam satu setengan pekan ini. Ketika ditanya langkah kedepan bila Persib atau Persija tidak minati Irfan, ibu empat anak itu menjawab tegas. "Ya dia akan ikut pulang dengan ayahnya ke Belanda pada 30 Januari. Fardy, kakaknya akan mencarikan klub di Italia atau mungkin di negara lain."
Irfan sendiri tampaknya ingin sekali bermain di Indonesia. Bahkan dia mengatakan belum dihinggapi rasa kangen. Masih merasa betah dan tidak merasa stres. Tapi memang dia ingin mendapat kepastian sebelum ayahnya balik ke Belanda. "Saya suka disini, paling kalau kangen ya sama Wynona, cewek saya."
Pulang Lagi
"Kami harap, ada kontrak konkrit sebelum ayahnya pulang ke Belanda. Kami tidak bisa meninggalkan Irfan sendiri di Indonesia dengan nasib yang belum menentu. Kalau soal di lapangan kami tidak khawatir. Dia punya kwalitas. Dan orang yang faham sepak bola bisa langsung melihat itu." Ungkap Hester Bachdim mengakhiri bincang telepon dengan wartawan Radio Nederland.






















cuma ganteng saja tidak jago lebih baik c.gonsales
Banyak striker berkualitas di Indonesia tapi keliatannya gak berkualitas. kenapa kyk gitu?? menurut saya, karena sektor tengah dari tiap tim yang belum mumpuni sehingga pasokan bola ke striker kurang akurat. sedangkan lini tengah merupakan nyawa team. So, jangan cuma berharap sama 1 pemain.
munurut saya persija akan lebih berbahaya dengan datangnya gelandang blasteran belanda indonesia ini.
Kalo saran saya coba di Arema indonesia!!
arema indonesia dilatih robert rene albert asal belanda dan menggunakan pola 4-2-3-1 yg saya kira cocok untuk irfan..
untuk mas tanjung kalo bs tolong di investigasi lagi pemain2 muda belanda yg punya darah indonesia dan masih di mungkin kan untuk main buat timnas indonesia.
terima kasih
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.