Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Kamis 23 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
wartawan Indonesia
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Indeks Kebebasan Pers, Indonesia Turun Drastis

Diterbitkan : 27 Januari 2012 - 10:23am | Oleh Marco Hochgemuth (Foto: ニコール)
Diarsip dalam:

Kebebasan pers di Indonesia lagi-lagi memperlihatkan perkembangan negatif. Indeks tahunan untuk kebebasan pers yang dikeluarkan Reporter Nir Batas menunjukkan posisi Indonesia turun drastis dari peringkat 117 tahun 2010 ke peringkat 146 tahun ini.

Penurunan Indeks Kebebasan pers di Indonesia ini sudah berlangsung sejak 2009. Tahun itu Indonesia menduduki posisi 100. Penurunan ini terutama akibat kasus pembunuhan, penculikan dan penyerangan di Papua Barat tahun lalu. 

Reporter Nir Batas atau Reporters sans Frontières (RSF) menunjuk pada penindasan rakyat Papua Barat oleh tentara yang menewaskan sedikitnya dua wartawan. Lima wartawan diculik dan 18 wartawan diserang tahun 2011. 

Suriah
Juga kebebasan pers di Suriah, Bahrein dan Yaman turun tajam tahun terakhir. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Eritrea, Korea Utara dan Turkmenistan mengenal pers paling tidak bebas di dunia adalah. RSF menggambarkan negara-negara ini sebagai "diktatur absolut tanpa kebebasan warga".

Revolusi di negara-negara Arab menyebabkan perubahan posisi besar-besaran dalam daftar indeks tahunan. Suriah turun ke peringkat 176 dari 179 negara. Menurut RSF pemerintah Suriah menghalangi kebebasan para wartawan dengan sensor besar-besaran, kekerasan dan manipulasi.

Bahrain dan Yaman, di mana oposisi ditekan dengan kekerasan, juga turun drastis dalam indeks kebebasan pers.

Sementara itu Tunisia, negara di mana revolusi Arab bermula, mengalami kemajuan. Namun demikian, menurut laporan RSF, pers yang bebas dan netral belum terbentuk di sana. Situasi di Mesir juga mengkhawatirkan di mana "penguasa militer meneruskan praktek-praktek diktatorial yang dulu diterapkan Presiden Hosni Mubarak".

Belanda
Posisi teratas Indeks Kebebasan Pers seperti biasa diduduki negara-negara Eropa. Finlandia dan Norwegia bersama-sama menduduki peringkat pertama. Peringkat tiga dibagi antara Belanda dan Islandia.

Super power dunia
Tahun ini kritik juga dilancarkan terhadap negara-negara kuat di dunia. Cina turun ke posisi lima terbawah. Pemerintah Cina tahun lalu semakin meningkatkan kontrol terhadap pers dan informasi dan juga sensor internet.

Amerika Serikat turun ke peringkat 47 karena banyaknya penahanan terhadap jurnalis yang memberitakan aksi Occupy Wall Street. Rusia juga semakin turun dan menempati peringkat 142.

Afrika
Kebebasan pers di Afrika tahun lalu juga mengalami kemunduran. Eritrea tetap berada di posisi paling bawah dan pengekangan pers di Uganda semakin merajalela. Namun demikian, RSF cukup positif terhadap perkembangan di Sudan Selatan yang tahun lalu pisah dari Sudan.

Negara baru tersebut masuk dalam daftar dan langsung menempati peringkat 111, posisi yang cukup bagus.

Amerika Latin
Sementara itu di Latin Amerika posisi Cile turun drastis ke peringkat 80. Menurut RSF, aparat keamanan di negara itu mengekang pers dalam pemberitaan tentang protes mahasiswa. Posisi terbawah di wilayah ini tetap diduduki oleh Kuba (167). Sementara Jamaika dan Costa Rica berada di posisi paling atas.
 

10 Posisi Teratas Indeks Kebebasan Pers RSF
 1. Finlandia dan Norwegia
 3. Estonia dan Belanda
 5. Austria
 6. Islandia dan Luxembourg
 8. Swiss
 9. Tanjung Verde
10. Kanada dan Denmark
10 Posisi Terbawah Indeks Kebebasan Pers RSF
 1. Eritrea
 2. Korea Utara
 3. Turkmenistan
 4. Suriah
 5. Iran
 6. Cina
 7. Bahrain
 8. Vietnam
 9. Yaman
10. Sudan

Diskusi

Ben Noor 28 Januari 2012 - 6:05am

Nggak papa memang wartawan sesekali perlu di tertibkan, rekrutment mereka nggak jelas, tanggung jawab mereka kepada siapa nggak ada, orentasi mereka selalu Duit ( amplop), Proyek, meras. Kalau ada yang di culik dan dibunuh mintah saja tanggung jawab yang menugaskan... O.K!!!?

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Restoran Korea Utara Pertama di Negara Barat
Walaupun Korea Utara adalah sebuah negara terkucil, tapi dapurnya terbuka...
Tak Sudi Lihat Langsung Makam Westerling
Yayasan K.U.K.B. tengah mempersiapkan proses hukum terhadap negara Belanda...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET