Jum'at 3 September dini hari jam 04.38 WIB gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara meletus lagi untuk ketiga kalinya sejak hari Minggu. Abu letusan gunung mencapai ketinggian 3 km.
Sampai jam 15.00 WIB puncak Sinabung masih tertutup kabut tebal. Tetapi abu letusan tidak sampai mencapai bandara Polonia Medan. Surono kepala pusat vulkanologi dan mitigasi Bandung yang berada di tempat lokasi berharap letusan ketiga dan terbesar ini merupakan letusan paripurna, terbesar dan terakhir.
"Sejak tadi malam tanggal 2 September 2010 pukul 19.30 terlihat tanda-tanda bahwa gunung Sinabung itu akan terjadi letusan besar."
Telpon
Sebagai penanggung jawab, Surono menelpun Kapolres dan Komandan Kodim serta sekretaris daerah kabupaten Karo untuk memverifikasi kembali apakah masih ada masyarakat yang berada dalam radius 6 km untuk segera diungsikan karena Sibanung akan meletus lagi yang lebih besar daripada letusan-letusan sebelumnya.
Anggota Polri yang masih berjaga-jaga di sekitar Sinabung, menjaga banyak rumah kosong, ternak dan sebagainya segera ditarik ke markas supaya selamat.
Pukul 04.38 WIB tanggal 3 September 2010 terjadi letusan. Kemudian pada jam 04.51 WIB letusan itu berhenti. Pada saat terjadi letusan getaran terasa sampai jarak 8 km dari puncak gunung Sinabung. Suara gemuruh juga terdengar pada jarak tersebut. Karena cuaca sangat gelap saat itu, kabut demikian tebal sehingga tidak bisa terlihat dengan jelas ke arah gunung.
"Kami hanya melihat dari 'instrument' saja bahwa saat itu sedang terjadi letusan dan saat hari mulai terang."
Abu
Ketinggian asap letusan mencapai 3.000 meter dari puncak gunung Sinabung. Surono melakukan pengecekan apakah ada abu yang sampai ke bandara Polonia Medan. Ternyata tidak ada abu yang sampai disana.
Bahaya letusan ini berupa abu letusan dan kerikil yang dilontarkan letusan gunung.
"Dalam waktu dekat ini kami akan melihat bagaimana gempanya. Apakah ada tanda-tanda penurunan atau gunung Sinabung sudah tidak 'menggelembung' akibat tekanan dari dalam. Andaikan itu tidak ada tentunya kami akan segera memberikan rekomendasi agar supaya masyarakat pulang ke rumah masing-masing."
Hingga pukul 15:00, gunung Sinabung masih tertutup kabut tebal. Yang terlihat hanya kaki gunung. Getaran-getaran akibat letusan masih terus terasa sejak pagi walaupun sudah jauh menurun.






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.