Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Gunung Berapi Islandia Meletus

Diterbitkan 21 Maret 2010 - 8:34pm
Diarsip dalam:

Pemerintah Islandia memberlakukan keadaan darurat bagi wilayah selatan negeri ini. Menyusul ledakan gunung berapi, pemerintah mengkhawatirkan es di gletser akan mencair, dan selanjutnya timbul banjir.

Sejauh ini sekitar 500 orang penduduk sudah diungsikan. Di dekat desa-desa yang dikosongkan, dibangun beberapa pusat penampungan. Pemerintah menutup sepenuhnya jalan-jalan menuju lokasi ledakan.

Sementara itu, karena gangguan abu, semua lalulintas udara dari dan menuju bandara internasional, Reykjavik, dihentikan.

Penerbangan antara Eropa dan Amerika Utara serta Kanada, yang melintasi wilayah Islandia, kini mengambil rute lebih ke arah utara, untuk menghindari abu.

Gunung berapi ini terletak sekitar 120 kilometer ke arah selatan, dari Reykjavik, dan tercatat, terakhir aktif sekitar 200 tahun silam.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET