Pemerintah Islandia memberlakukan keadaan darurat bagi wilayah selatan negeri ini. Menyusul ledakan gunung berapi, pemerintah mengkhawatirkan es di gletser akan mencair, dan selanjutnya timbul banjir.
Sejauh ini sekitar 500 orang penduduk sudah diungsikan. Di dekat desa-desa yang dikosongkan, dibangun beberapa pusat penampungan. Pemerintah menutup sepenuhnya jalan-jalan menuju lokasi ledakan.
Sementara itu, karena gangguan abu, semua lalulintas udara dari dan menuju bandara internasional, Reykjavik, dihentikan.
Penerbangan antara Eropa dan Amerika Utara serta Kanada, yang melintasi wilayah Islandia, kini mengambil rute lebih ke arah utara, untuk menghindari abu.
Gunung berapi ini terletak sekitar 120 kilometer ke arah selatan, dari Reykjavik, dan tercatat, terakhir aktif sekitar 200 tahun silam.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.