Di negaranya, Jerman, ia dijuluki kembaran Geert Wilders: siapa lagi kalau bukan politikus sosial-demokrat dan pejabat Bank Sentral Jerman, Thilo Sarrazin.
Dalam bukunya yang baru diterbitkan, Sarrazin menyatakan, imigrasi kaum muslim mengancam budaya asli Jerman. Jelas, pernyataan ini membuat Jerman kalang kabut.
Senin (30/08) Thilo Sarrazin mempresentasikan bukunya Deutschland schafft sich ab (Jerman Merusak Diri Sendiri). Di samping pesan anti-islam, ia juga mengajukan teori genetis yang kontroversial.
Di depan gedung tempat Sarrazin mempresentasikan bukunya, ratusan orang berunjuk rasa. Sementara, ruangan presentasi dipenuhi jurnalis. Fotografer dan juru kamera memanjat kursi dan meja untuk mengambil gambar Sarrazin. Sendok dan garpu jatuh ke lantai. Sarrazin lalu membuka mulut.
Tenggelam
Thilo Sarrazin bukan pembicara berbakat. Sulit untuk tetap berkonsentrasi mendengarkannya. Padahal apa yang dikatakannya tak bisa dianggap enteng. Apalagi di Jerman yang - akibat kejahatan Nazi di masa lalu - selalu mencoba memperlakukan kaum minoritas sebaik mungkin.
Inti pesan Sarrazin: Jerman, negeri berbudaya, mulai tenggelam akibat imigrasi selama sepuluh tahun terakhir.
Sarrazin: "Rakyat dan negara Jerman sampai pada titik bersejarah di mana skala dan karakter Jerman mulai tidak jelas. Sejarah seribu tahun membuktikan, rakyat Jerman sedang merusak diri sendiri secara kuantitatif."
Pernyataan ini berdasar pada studi demografi yang menunjukkan bahwa orang Jerman asli berkurang dan kaum pendatang bertambah banyak. Dan Sarrazin yakin, kaum imigran tak akan jadi bagian dari budaya asli Jerman.
Masalah Terbesar
Ia juga membagi imigran ke dalam kelompok-kelompok berbeda. Kaum muslim tidak berintegrasi dan dengan demikian menimbulkan masalah terbesar:
"Etnis tidak jadi masalah dalam hal ini, yang jadi masalah adalah budaya islam. Tak ada masalah dengan semua imigran - kecuali imigran muslim. Pendatang non-muslim bisa menyesuaikan diri, jadi perbedaan dengan orang Jerman asli tak terlihat lagi."
Bukan itu saja. Sarrazin tidak hanya membicarakan perbedaan budaya, namun juga genetis. Menurutnya, gen orang Yahudi semuanya sama, begitu juga dengan orang Baskia yang punya gen seragam dengan sesamanya.
Perang
Dalam bukunya, Sarrazin mencitrakan diri sebagai wajah Jerman dalam gerakan anti-islam di Eropa. Walaupun bukan orang Jerman pertama yang menyerang islam, ia merupakan politikus penting pertama yang menyerang secara terbuka.
Pendapat Sarrazin mengenai kaum pendatang dan Yahudi sangat sensitif di negara yang dibayang-bayangi masa lalu Nazi. Sarrazin mengatakan, kita tidak perlu melupakan perang, namun masa lalu tak boleh memenjarakan kita dalam menyelesaikan masalah masa kini.
Wilders
Apakah Sarrazin, dengan ajaran anti-islamnya, bisa dibilang kembaran Geert Wilders? Pernyataannya mengenai islam memang persis Wilders, namun Wilders tak pernah menyinggung soal genetika. Sarrazin sendiri mengambil jarak dari Wilders.
"Sama seperti sebagian besar orang Belanda yang berotak, saya sangat menyayangkan perkembangan di negara kincir angin itu. Harusnya partai-partai besar di Belanda menyelesaikan masalah ini tepat waktu, sehingga keresahan Belanda tak perlu terlihat dalam hasil pemilu. Menurut saya, tendensi partai-partai kanan nasionalis-lah yang paling bahaya."
Sarrazin tak ingin membentuk partai sendiri, melainkan tetap berada di SPD. Dalam payung partai tersebut, ia ingin menarik perhatian mengenai masalah imigrasi, sekaligus penyelesaiannya. Nyatanya, partai SPD ingin menendangnya. Dan Bank Sentral Jerman telah mengundang Sarrazin untuk membicarakan kelanjutan kariernya di bank tersebut.





















kultur suatu negri amat sangat dipengaruhi oleh agama. Sekarang lihat dgn kepala jernih, negara paling korup tapi beragama itu negara2 dgn mayoritas penduduk beragama apa?
lihat lagi kenyataan. Imigrasi manusia dari negara berpenduduk beragama apa ke negara berpenduduk mayoritas beragama apa?
nah, kalo sdh bisa melihat, tak usah berkomentar lagi bhw agama "saya" adalah berkah bagi semesta alam. wakakaka....
seharusnya bapak ini belajar dulu tentang sejarah , faktanya kehadiran islam dinegara jerman akibat migrasi penduduk turki dan negara afrika lainnya, yang notabene merupakan negara jajahan jerman dan negara eropa lainnya, jika mereka menyalahkan islam yang jumlahnya meningkat di negaranya seharusnya mereka juga menyalahkan para pemimpin negara mereka di masa lalu kenapa mereka menjajah negara islam, padahal jika anda mau belajar eropa tanpa islam masih mungkin berada pada jaman kegelapan. banyak penemu-penemu islam yang akhirnya menginspirasi pelajar eropa untuk mencipta, contoh ibnu sina (avicenna). jadi konyol rasanya menyalahkan islam karena takut budaya mereka rusak. seharusnya Dia berkaca bahwa islam dapat menjadi aset budaya dan memperkaya budaya. bukan memandang sebagai musuh. saya rasa bapak perlu belajar lagi... agara lebih pintar , toleran dan tidak rasis
Ramadan mubarok i love islam
Sejatinya agama2 samawi itu sama mengakui bahwa Tuhan itu Esa. Namun Yahudi dan Nasrani dalam perjalanannya banyak dikontaminasi oleh pikiran manusia , jadilah agama2 tsb kemudian mensekutukan tuhan. Disinilah yg memjadikan perbedaan tsb. Di Islam jelas dan tegas Bahwa Tuhan itu mahaEsa dan para Nabi dan Rasul adalah Manusia Yg DitunjukNYA untuk menyampaikan ajaranNYA. Sadarlah ajaran2 Yahudi dan Nasrani sekarang berlawanan dgn ajaran2 Yang Aslinya.
Pak Sally, muslim radikal memang berbahaya, tapi mereka cuman kelompok kecil di kalangan umat Islam. Mayoritas muslim nggak radikal dan Islam bukan agama radikal, tapi agama damai dan berkah bagi umat manusia semua.
Islam adalah merupakan cara Muhammad cs untuk mengikat kesetiaan para pengikutnya sekaligus membuat dan mempergunakan para pengikutnya sebagai mesin perang yang agresif dan ekspansif dengan janji kenikmatan sesudah kematian. Ini sangat membahayakan kehidupan manusia secara umum. Muslim radikal abad ini merupakan teroris dan pembunuh yang paling produktif dan berbahaya saat ini. Umat manusia sudah semestinya cepat menyadari bahaya ini.
Islam adalah merupakan cara Muhammad cs untuk mengikat kesetiaan para pengikutnya sekaligus membuat dan mempergunakan para pengikutnya sebagai mesin perang yang agresif dan ekspansif dengan janji kenikmatan sesudah kematian. Ini sangat membahayakan kehidupan manusia secara umum. Muslim radikal abad ini merupakan teroris dan pembunuh yang paling produktif dan berbahaya saat ini. Umat manusia sudah semestinya cepat menyadari bahaya ini.
Dr. Sarrazin sebagai mantan senator keuangan di Senat Berlin dan sekarang mengjadi anggota ketua Deutsche Bank mendapat kritik bukan saja dari ketua dan sekjen partai sosial Jerman tetapi juga dari semua partai lainnya termasuk partai kristen Jerman. Sejak sebagai pejabat Senat keuangan sering mengeluarkan kritik terhadap golongan migrant Arab dan Turki. Dr. Sarrazin hanya melihat segi negatip golongan migrant.Tetapi tidak melihat hasil kerja pekerja pendatang di Jerman sejak awal tahun 1960-han yg berdatangan di Jerman dan turut berpastisipasi membangun ekonomi Jerman. Dr. Sarrazin menulis buku dengan melihat data statistik Jerman yg telah dikumpulkannya dan bahkan beberapa tulisan ditiru dari penulis Inggris. Dr. Sarrazin memberikan segi negatip migrant dari segi pendidikan. Tidak sadar bahwa kebanyakan pekerja pendatang ber-asal dari bahagian pedesaan. Dan sekarang migrant dalam generasi ke tiga. Tidak jujur melihat betapa banyaknya jumlah akademiker dng leluhur asing yg bekerja di perusahaan besar termasuk di perguruan tinggi Jerman. Jerman dapat mengcapai standar hidup begitu tinggi juga akibat partisipasi tenaga kerja migrant baik sebagai akademis maun non akademis. Betapa banyaknya akdemis migrant harus bekerja sbg pengemudi taxi atau kerja berat lainnya karena nilai mereka tidak diakui. Kemunduran pendidikan generasi migrant di Jerman adalah kesalahan atau kelalaian dari politikus Jerman sendiri. Kita bisa membandingkan di negara lain terutama di Canada dan Sweden. Dr. Sarrazin memberikan data statistik demi kepentingan popularitas belaka. Dan tidak sadar bahwa these Dr. Sarrazin tidak lain berbentuk rasis.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.