Lagi-lagi FPI turun ke jalan, kali ini memprotes festival film gay yang digelar di Indonesia. Festival sudah berlangsung empat hari sebelum puluhan anggota FPI protes antara lain di depan Erasmushuis dan Goethe Institut, dua dari tujuh lokasi festival.
Selasa (28/09) FPI menggelar aksi protes terhadap festival film gay. Yang protes hanya puluhan anggota FPI saja, dan protesnya pun terlambat karena festival film gay sudah berlangsung empat hari.
Ultimatum
Penyelenggara sengaja tidak mempromosikan festival film ini secara besar-besaran. Demikian koresponden Michel Maas melaporkan dari Jakarta.
FPI memberikan ultimatum 24 jam untuk membubarkan festival film yang berlangsung sampai hari Minggu (03/10). Andaikata tidak FPI mengancam akan membakar gedung lokasi film. Erasmushuis untuk sementara masih tetap melanjutkan pemutaran film. Keadaan ini bisa merepotkan Erasmushuis.
Belanda
Karena kalau menyerah kepada ancaman FPI, masalah ini bisa menimbulkan protes di Belanda, di mana partai anti Islam pimpinan Geert Wilders turut berunding dalam pembentukan kabinet baru.
Pelbagai pihak berupaya mencegah terjadinya eskalasi dan menjaga ketenangan.






















Faktanya tidak ada pembakaran dan FPI telah melaporkan festival ini ke Polda Metro Jaya dgn mencantumkan pasal2 dalam hukum Indonesia yg dilanggar. Letak barbarnya dimana ? Sok jagoannya dimana ? Justru FPI perduli dgn moral bangsa. Kalau tidak ada FPI 'bablas' itu kemaksiatan di Jakarta terutama.
saya setuju basmi manusia yg bikin maksiat di bumi allah yg ga setuju kafir itu maksiat yg bikin orang belanda yg benci islam klo mau ngadain festival di belanda aja
untuk
Xenophanes Parmenides :
FPI ya FPI... saya sangat tidak setuju... cara mereka terlalu barbar saya setuju.. tapi mereka g ikutin ideologi arab.. anda berfikir terlalu sempit, cobalah buka hati dan mata anda..
FPI (Front Pembela Islam) ini merupakan gang bandit-bandit pengangguran, yang dikendalikan oleh kambing-kambing tua berjenggot dan para politisi muslim...untuk merongrong, mengganggu, mengintimidasi, menteror, mengobrak-abrik cafe-cafe, bahkan gereja-gereja dan tempat ibadah lainnya. Para penyelenggara negara ini sebagian dikendalikan oleh orang-orang yang hidupnya penuh dengan kontradiksi, disatu pihak mereka harus mengatur negara sekuler (demokrasi) dilain pihak mereka teriikat, terbelenggu oleh ideologi Arab yang tidak terbuka, primitip, hidup dalam ilusi superioritas moral padang pasir gersang dan barbar.!!!
Gimana Negara bisa maju...., kalo tiap hari ngurusin yang gini-gini doank...
Negara orang, udah mikirin hal2 yg jauh kedepan,kita masih berkutat ngurusin hukum2 abad ke tujuh....
Capeeee deh...... !!!
Ngomong-ngomong....negara kita masih ada yg ngurus ngga ya..????
Aloooo...Alooooo.....ada orang ngga..???
Bubarkan FPI
aduh FPI ancam bakar... emang gedung nenek moyang lo.. seperti kaya lila dll cari makan buat anak istri gak usah ngurusin Film gay..; goblok
FPI adalah organisasi yang buruk.....sok suci.....mending cari duit buat makan anak dan istri....tak usah sok jagoan...ini kan negara Indonesia bukan negara FPI.
justru FPI lah yg harus dibubarkn, ormas apa itu? sok jagoan, tunggu waktu aja mereka nenteng senjata.
Aduuuuh kok sibuk2 nya ngurusi kehidupan gay.Kalau tdk setuju.yaaa tdk udah main bakar.Emang dgn berbuat beg
itu dpt pahala?Mendingan cari kerja untuk anak istri.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.