Dumai punya satu lagi bangunan kebanggaan. Tugu berbentuk kapal ini menjadi simbol kota Dumai sebagai kota jasa dan industri yang agamis dan berbudaya Melayu.
Tugu yang diresmikan pada 25 Februari 2010 ini diharapkan bisa memberi nilai sejarah bagi pembangunan kota Dumai di masa depan. Seperti dilaporkan Iwan Gading, reporter radio Malaka FM di Dumai Riau.
Bentuk Kapal
Monumen berbentuk kapal dengan tiga layar Merah, Kuning dan Hijau itu terletak di jalan Jendral Sudirman dan memiliki lima tonggak berjajar dengan ketinggian sekitar 17 meter.
Di dalam bangunan itu terdapat benda-benda bersejarah dan prasasti yang ditujukan untuk masyarakat umum. Selain sebagai obyek wisata monumen ini diharapkan bisa menjadi tempat untuk melihat kembali sejarah kota Dumai. Tugu ini diharapkan menjadi icon kota Dumai yang ingin mengembangkan diri sebagai kota jasa dan industri.
Budaya Melayu
Pembangunan yang menelan beaya sekitar 1,2 milyar rupiah itu akan dikembangkan lagi dengan renovasi dan penambahan bangunan di sekitar yang berkaitan dengan budaya Melayu.
Peresmian dilakukan walikota Dumai, Drs H. Zulkifli AS dengan membubuhkan tandatangan prasasti serta pengguntingan pita oleh Ny. Hajah Haslinar, istri walikota Zulkifli. Hadir pada peresmian itu berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Malaka FM Dumai
Masyarakat dan para pelajar sekolah di Dumai juga menyaksikan upacara peresmian itu. Reporter Radio Malaka FM itu menangkap antusiasme tinggi masyarakat. Beberapa mengatakan kagum dengan bangunan seperti itu. "Kami belum pernah menyaksikan tugu semacam ini." kata Iwan Gading menirukan ungkapan seorang warga.






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.